Pemandu lagu 25 sept 2016 Ibadah Sore Kren

ibadah kren hkbp kramat jati,

PL Minggu pagi : Kantoria

PL Minggu siang :  Kantoria

PL Mingggu sore : Ibadah Kren

25 sept 2016 Ibadah Sore (Kren)

IBADAH KREATIF DAN INOVATIF HKBP KRAMAT JATI

  • TOPIK MINGGU
    IBADAH YANG BENAR DIHADAPAN TUHAN

    Kramat Jati
    MINGGU, 25 SEPTEMBER 2016

    Panggilan beribadah
    L : Terpujilah Tuhan yang Maha Kuasa, yang tlah menganugerahkan sukacita di dalam hidup kita. Tak terbilang besar Kasih SetiaNya dalam hidup kita, Dia senantiasa melawat hidup kita hingga saat ini! Dan di hari yang Kudus ini, Tuhan masih berkenan melayakkan kita untuk bersekutu di RumahNya yang Kudus ini, untuk melimpahkan segala syukur kita bagiNya! Mari kita menyambut HadiratNya di dalam hati dan pikiran kita! Buka hati, buang segala rasa gundahmu, dan mendekatlah padaNya! Serukanlah suara kerinduanmu, sebab Dia akan menyendengkan telingaNya, dan akan setia untuk menyambut kita. Marilah kita saat teduh sejenak untuk memusatkan hati dan pikiran kita padaNya, sehingga Ibadah kita ini berjalan dengan hikmat, dan menjadi Persembahan yang harum di hadapanNya!

  • (Diiringi Lagu “Mengejar HadirMu”, Oleh Song Leader/Pemandu Lagu)
    Dekat padaMu itu rinduku, Setiap kataku Kau pun menunggu,
    Tak kusangka kutemukan, Satu kasih abadi. Kini ku datang, Dan membawa hidupku
    Reff: Memandang wajahMu, Mengikuti kebenaranMu
    Mengejar hadirMu, Dalam hidupku…. Oh
    Membawa sembahku, Menyatakan kebesaranMu
    Mengejar hadirMu, di dalam hidupku
    L : Tuhan adalah kasih, ia peduli kepada orang yang berseru kepadaNya dan yang selalu menuruti perintahNya!
    J : Aku hendak bersyukur kepadaMu; aku Hendak memuji Engkau dengan seluruh Tubuhku! Engkaulah benteng kekuatanku, Engkaulah pegangan hidupku! Karena aku yakin dan percaya, sebab bagiMu tidak ada yang mustahil!
    L : Marilah kita bernyanyi untuk memuji Tuhan yang Maha Kasih, dengan segenap hati dan jiwa kita, mari Puji Tuhan dengan nyanyian “ Nothing is Impossible”
    S : (Menyanyikan Lagu) ”Nothing is Impossible”
    Nothing is Impossible Through You, I can do anything, I can do all things,
    For it’s you who give me strength. Nothing is Impossible Through You,, Blind eyes are opened,
    Strongholds are broken, I am living by faith, Nothing is Impossible!
    I’m not gonna live by what I see, I’m not gonna live by what I feel.
    Reff: Deep down I know that you’re here with me.
    I knonw that, you can do anything.
    I believe, I Believe, I believe, I believe in You..

    Votum –Introitus

    Sambutan akan kuasa hukum Taurat-Nya
    L : Hiduplah sebagai anak – anak Allah, yang senantiasa mengucap syukur dalam segala hal!
    J : Ya Tuhan, ajarlah aku untuk senantiasa mengucap syukur di dalam hidupku! Jangan biarkan hidupku dikuasai oleh roh dunia ini, tetapi biarlah Rohmu mengajar aku, untuk senantiasa mensyukuri setiap pemberianMu.
    L : Kuduskanlah hidupmu, janganlah berjalan di jalan orang fasik, sebab setiap orang yang mencari Kerajaan Allah akan memperoleh sukacita di dalam hidupnya. Tuhan akan berkarya di dalam hidup kita, sehingga kita akan beroleh berkat dan anugerah yang tak terbilang. Mari kita puji Tuhan, dengan lagu pujian yang berjudul ”BejanaMu”.
    S : (Menyanyikan lagu) ”BejanaMu”
    Kekuatan di jiwaku, ketenangan di batinku,
    ada dalam hadiratMu. kumenyembahMu.
    Tersungkur ‘ku di kakiMu, Rasakan hadiratMu.
    Takkan ‘ku melepaskanMu, Kau Cahya bagiku
    Reff: MengiringMu seumur hidupku, masuk dalam rencanaMu Bapa.
    Pikiranku, kehendakku kuserahkan hanya di dalamMu.
    Ku kan teguh bersamaMu Tuhan, Jadikanku bejanaMu untuk memuliakanMu!

    Hukum Taurat

    Prolog : Pengakuan Dosa dan janji Tuhan akan dosa-dosa kita
    L : Ya Tuhan… inilah kami umatMu, datang bersembah sujud dihadapanMu. Tak satupun dari pikiran, perkataan, dan perbuatan serta langkah kami yang tersembunyi di hadapanMu. Engkau sungguh mengetahui di kala kami duduk atau berdiri, diam atau berjalan, tidur atau bangun. Kasihanilah kami ya Tuhan dan janganlah menghukum kami karena dosa-dosa kami.
    J : Kami datang kepadaMu Ya Kristus, Tuhan Kami! Betapa kami hina di hadapanMu orang-orang berdosa ini. Bila kami renungkan hidup kami dalam satu Minggu ini, betapa banyak dosa yang kami lakukan. Dalam perjalanan hidup ini, kami masih dan hanya mementingkan diri kami sendiri. Ya Tuhan kasihanilah kami dan ampunilah segala dosa-dosa kami.
    L : Ditempat ini, di baitMu yang kudus ini, kami dengan sepenuh hati mengaku akan segala dosa-dosa kami. Kuatkan dan teguhkanlah hati kami supaya kami tidak mudah diombang-ambingkan oleh situasi yang cepat berubah ini. Kasihanilah kami umatMu yang rapuh dan yang ringkih ini! Mari kita bernyanyi dari PKJ No. 37 ”Bila Kurenungkan Dosaku”
    S : (Menyanyikan Lagu) ”Bila Kurenungkan Dosaku”
    Bila kurenung dosaku padaMu, Tuhan,
    yang berulang kulakukan di hadapanMu,
    Reff: Kasih sayangMu perlindunganku. Di bawah naungan sayapMu damai hatiku.
    Kasih sayangMu pengharapanku. Usapan kasih setiaMu s’lalu kurindu.
    Rasa angkuh dan sombongku masih menggoda,
    iri hati dan benciku kadang menjelma.

    Pengakuan dosa

    Prolog panggilan untuk pembacaan Epistel
    L : Ketahuilah bahwa Tuhan kita adalah Tuhan Yang Maha Adil, yang akan membalaskan setiap pelanggaran kita. Tuhan akan membalaskan segala kejahatan yang kita perbuat bagi mereka yang miskin lemah, dan Tuhan akan murka atas keserakahan kita!
    J : Ya Tuhan Allah, kuduskan dan tahirkanlah aku, sehingga aku kudus dan senantiasa hidup di dalam KasihMu! Ajarlah aku untuk hidup di dalam kerendahan, dan biarlah jiwaku bersorak-sorai memuji KeadilanMu!
    L : Mari kita puji Tuhan, Raja Yang Maha Adil, yang telah mengubah hidup kita untuk lebih berkenan dihadapanNya, melalui lagu pujian yang berjudul “Jangan Lelah”.
    S : (Menyanyikan Lagu) ”Jangan lelah”
    Jangan lelah bekerja di ladangNya Tuhan, Roh Kudus yang b’ri kekuatan,
    Yang mengajar dan menopang. Tiada lelah bekerja bersamaMu Tuhan, Yang selalu mencukupkan akan segalanya.
    Reff : {Ratakan tanah bergelombang. Timbunlah tanah yang berlubang.
    Menjadi siap dibangun di atas dasar iman} 2x

    Pembacaan Epistel: Amos 6: 1a, 4 – 7

    Kesaksian Pujian

    Prolog menyambut Pengakuan Iman
    L : Tuhan adalah Maha adil, yang akan senantiasa adil dalam setiap perkara kita! Di dalam Yesus Kristus, PuteraNya Yang Tunggal, telah dinyatakan bahwa kita adalah satu, seperti Dia satu dengan Bapa. Dan melalui Roh KudusNya, kita telah dipersatukan di dalam persekutuan orang-orang benar, yang akan membawa kita ke dalam Persekutuan yang kekal.
    J : KeadilanNya telah menuntun dan mengajak aku untuk hidup di dalam KasihNya, dan oleh bilur-bilur kasihNya aku diselamatkan, dan tuntunan RohNya memulihkan jiwaku!
    L : Bersoraklah bagi Dia, sebab untuk selama – lamanya Kasih setiaNya! Mari kita Puji Tuhan, dengan nyanyian KJ No. 257: 1 – 3 ”Aku Gereja, Kaupun Gereja”
    S : (Menyanyikan KJ No. 257: 1 – 3) ”Aku Gereja, Kaupun Gereja”
    Aku Gereja, kau pun Gereja, kita sama-sama Gereja dan
    pengikut Yesus di seluruh dunia kita sama-sama Gereja.
    Gereja bukanlah gedungnya, dan bukan pula menaranya;
    Bukalah pintunya, lihat di dalamnya, Gereja adalah orangnya.
    Aku Gereja, kau pun Gereja, kita sama-sama Gereja dan
    pengikut Yesus di seluruh dunia kita sama-sama Gereja.
    Berbagai macam manusia, terdiri dari bangsa-bangsa,
    lain bahasanya dan warna kulitnya, tempatnya pun berbeda juga.
    Aku Gereja, kau pun Gereja, kita sama-sama Gereja dan
    pengikut Yesus di seluruh dunia kita sama-sama Gereja.
    Di waktu hari Pentakosta Roh Kudus turunlah ke dunia;
    G’reja disuruhNya membawa berita kepada umat manusia.

    Pengakuan Iman Rasuli

    Warta Jemaat

    Kesaksian Pujian

    Prolog menyambut Persembahan IA dan IB
    L : Tuhan memberikan segala apa yang kita perlu, Dia juga memberkati setiap orang yang hidup di dalam rasa syukur, dan KasihNya tidak akan beranjak daripadanya, sekalipun gunung-gunung bergoyah dan gelombang bergemuruh.
    J : Tuhan tinggi mengatasi segala bangsa, kemulianNya mengatasi segala langit. Siapakah Tuhan seperti Tuhan allah kita?
    L : Tuhan adalah sumber berkat, Dia senantiasa menyediakan apa yang kita perlukan! Dengan apakah kita membalasnya? Mari kita Puji Tuhan dari PKJ No. 264: 1 – 3 ”Apalah Arti IbadahMu”
    S : (Menyanyikan PKJ No. 264: 1 – 3) ”Apalah Arti IbadahMu”
    Apalah arti ibadahmu kepada Tuhan, bila tiada rela sujud dan sungkur?
    Apalah arti ibadahmu kepada Tuhan, bila tiada hati tulus dan syukur?
    Reff: Ibadah sejati, jadikanlah persembahan. Ibadah sejati: kasihilah sesamamu!
    Ibadah sejati yang berkenan bagi Tuhan, jujur dan tulus ibadah murni bagi Tuhan.

    Marilah ikut melayani orang berkeluh, agar iman tetap kuat serta teguh.
    Itulah tugas pelayanan, juga panggilan, persembahan yang berkenan bagi Tuhan.
    Reff…..
    Berbahagia orang yang hidup beribadah, yang melayani orang susah dan lemah
    dan penuh kasih menolong orang yang terbeban; itulah tanggung jawab orang beriman.
    Reff……

    Khotbah : 1 Timotius 6: 6 – 19
    Prolog dan nyanyian Respon Khotbah
    Pdt : Usahankanlah agar hidupmu kudus di dalam Tuhan, dan jangan biarkan kenikmatan dunia ini menyesatkan hati dan hidupmu. Jagalah Ibadahmu agar tetap teguh di dalam kebenaranNya. Dan kejarlah keadilan, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan. Sebab semuanya itu akan memberikan anugerah dan berkat di dalam hidup kita, yang jauh melebihi segala nikmat dunia ini. Allah kita adalah Allah yang peduli, yang akan berlaku adil bagi setiap kehiupan kita. Untuk meresponi berkat dan anugerah Tuhan yang telah kita terima, mari kita puji Tuhan dengan Lagu pujian ”Allah Peduli”
    S : (Menyanyikan Lagu) ”Allah Peduli”
    Banyak perkara yang tak dapat kumengerti, mengapakah harus terjadi, di dalam kehidupan ini. Satu perkara yang kusimpan dalam hati, tiada satupun kan terjadi, tanpa Allah perduli.
    Reff: Allah mengerti, Alalh peduli segala persoalan yang kita hadapi.
    Tak akan pernah dibiarkanNya, ku bergumul sendiri sbab Allah peduli.

    Prolog menyambut Persembahan II
    Pdt : Haleluya! Hatiku bersorak-sorai, sebab Firman Tuhan telah meneguhkan aku. FirmanNya telah membukakan mataku, membukakan mata hatiku, sehingga kini aku mengerti, bahwa Ibadah yang sejati kepada Allah tidak dilihat dari pelaksanaannya yang formal, tetapi ”mendengar” dan ”melaksanakan” kehendak Allah. Aku akan hidup di dalam rasa syukur atas apa yang kuterima, hidup di dalam keadilan, di dalam kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan. Dan aku akan senantiasa berjuang dalam pertandingan iman yang benar dan merebut hidup yang kekal. Karena untuk itulah aku telah dipanggil dan telah kuikrarkan ikrar yang benar di depan banyak saksi! Mari kita persiapkan hidup kita untuk itu, sembari kita Puji Tuhan dengan Nyanyian BE. No. 672: 1 – 3 ”Tung Godang Situtu”
    S : (Menyanyikan BE. No. 672: 1 – 3) ”Tung Godang Situtu”
    Tung godang situtu ulaonmu antong Dipasahat Tuhanta tu ho.
    Ndang adong be tingkim marnalemba tahe,ngolumi bahen tiruan tongtong
    Reff: Sai patupa ma i ala ni Tuhan i so mangkirim balosna tu ho.
    Debata do marnida na niulami, Manang na adong parbue ni i.
    Ai lambok do soara ni Tuhanta i, Ro ma ho las ma nang rohami,
    Sai taingot tongtong hata ni Tuhan i, Mangarahon jolma tu Tuhan i.
    Reff: ………
    Alanii boan ma, sondang na tiur i, Boan ma hata ni Tuhan i,
    Sai urupi na pogos na mardangol i, Asa ro tu Jesus Tuhanta i.
    Reff: ………

    Doa dan Penutup Berkat
    Seluruh parhalado HKBP Kramat Jati mengucapkan :
    “Selamat beribadah, Tuhan memberkati saudara”

 

Posted in Acara dan Kegiatan, Kebaktian Minggu