Meminta Maaf

Ada seorang murid bertanya kepada Gurunya. ”Guru, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku
jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?””Bukan! Aku berkata kepadamu:
Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali,” jawab Sang Guru.Intinya, kita sebagai manusia, bersaudara antara satu dan yang lainnya. Dan kita diberi kewajiban untuk bisa
memaafkan secara tulus, tanpa syarat, tanpa batas.
Tujuh puluh kali tujuh kali bukan berarti memaafkan sejumlah 490 kali.
Mana ada orang yang sempat mencatat mengkalkulasi “meminta maaf”.Perihal memaafkan rupanya multidimensi. Kadang simpel, Sering ruwet, maaf-memaafkan selalu terbungkus dalam situasi
kondisi yang bervariasi. Terlepas dari kompleksitas relasi dan konflik antarmanusia, memaafkan adalah pekerjaan mutlak.
Ya mutlak, sebab kita sendiri pun diberi maaf dan ampunan tiada batas oleh Sang Khalik. Masa iya kita tidak memaafkan,
kok sombong amat?Anyway, memaafkan itu bagaimana sih?Ada yang berpendapat, memaafkan itu proses bersama putaran waktu, seiring waktu yang berlalu,
kesalahan kemarin terlupakan dan itu artinya sudah memaafkan.
Kita memercayakan proses memaafkan pada waktu. Asal tak diungkit-ungkit, asal kita fokus pada hal-hal lain,
kasus kemarin clear. ”Biar waktu menghapus jejakmu,”begitu kata Peter Pan. Betulkah?

Ada pula yang bilang kalau memaafkan itu merelakan setiap kerugian (baik moril mau pun materi) yang dialami
gara-gara perbuatan seseorang pada masa lalu. Kemudian diikuti dengan memasang stategi dan antisipasi terhadap orang
yang sama agar kita tak lagi dibuat rugi. Secara gamblang, kita pasang kecurigaan dan prasangka jahat kepada orang tersebut.
Begitukah?

Lain lagi berargumen, memaafkan itu menganggap apa yang terjadi pada masa lalu tidak pernah ada dan menatap masa depan
dengan pikiran positif terhadap orang yang sama. ”Mulai dari nol,” seperti yang diucapkan petugas di SPBU.
Tidak ada prasangka, tidak ada kepahitan. Iyakah?

Ketika kita disakiti, ibaratnya kulit kita disayat pisau. Dan pekerjaan memaafkan adalah untuk merawat
dan menyembuhkan luka itu. Kalau hanya dibiarkan, luka bisa saja infeksi. Kalau dirawat seadanya, bisa sembuh,
tetapi berbekas. Kalau dirawat serius, lukanya sembuh, bekasnya juga hilang.

Memaafkan memang butuh waktu, tetapi tak bergantung pada waktu.
Memaafkan itu keputusan aktif. Terkadang bukan hal yg mudah. Butuh banyak syarat dan perjuangan ekstra.
Kelapangan hati. Kerendahan hati. Ketelatenan diri. And so many more.
Untuk bisa menyentuh level termurni dari memaafkan, semua hal baik dalam diri kita mesti di-upgrade.

Bagaimana? Mari tetap belajar untuk bisa memaafkan, memaafkan juga sama halnya untuk memulihkan kehidupan juga.

Arsip: Shan-Mosdy


 


Maaf merupakan bahagian dari “Kasih” yang hilang atau bahkan lupa dalam penerapan kehidupan sehari-hari, lah kog bisa lupa ? iya pastinya manusia tidak luput dengan gaya ketidak sempurnaannya maka dari itu keluarga, sahabat, dan temanlah yang bisa sama-sama saling mengerti mengingatkan hal itu kepada seseorang atau beberapa ortang yang sedang bermasalah, tentu dengan cara-cara kasih juga. memaafkan sebagai pemulihan hidup yang benar Meminta maaf bukan barang mahal, tapi banyak juga yang meminta maaf tanpa sadar kemudian hari membuka borok lama Maaf berarti pemulihan hidup dalam kondisi baru, tanpa mengingat kembali akan kesalahan masa lampau apapun bentuknya saat setelah kata saling memaafkan itu benar adanya.


PANDANGAN DALAM KASIH (ALKITAB / BIBLE) . . . “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.” ~ Matius 22:34-40 Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu, bahwa kita menuruti perintah-perintah-Nya. Perintah-perintah-Nya itu tidak berat ~ 1 Yohanes 5:3 Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing. Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna. Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikitpun tidak ada faedahnya bagiku. ~ 1 Korintus 13:1-3 Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap. ~ 1 Korintus 13:8 Sebab itu haruslah kauketahui, bahwa TUHAN, Allahmu, Dialah Allah, Allah yang setia, yang memegang perjanjian dan kasih setia-Nya terhadap orang yang kasih kepada-Nya dan berpegang pada perintah-Nya, sampai kepada beribu-ribu keturunan, ~ Ulangan: 7:9 Langkah kaki orang-orang yang dikasihi-Nya dilindungi-Nya, tetapi orang-orang fasik akan mati binasa dalam kegelapan, sebab bukan oleh karena kekuatannya sendiri seseorang berkuasa. ~ Samuel 2:9 Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya. ~ 1 Tawarikh 16:34 Siapa menahan kasih sayang terhadap sesamanya, melalaikan takut akan Yang Mahakuasa. ~ Ayub 6:14 Segala jalan TUHAN adalah kasih setia dan kebenaran bagi orang yang berpegang pada perjanjian-Nya dan peringatan-peringatan-Nya. ~ Mazmur 25:10 Kasihilah TUHAN, hai semua orang yang dikasihi-Nya! TUHAN menjaga orang-orang yang setiawan, tetapi orang-orang yang berbuat congkak diganjar-Nya dengan tidak tanggung-tanggung. ~ Mazmur 31:23 Banyak kesakitan diderita orang fasik, tetapi orang percaya kepada TUHAN dikelilingi-Nya dengan kasih setia. ~ Mazmur 32:10 Sesungguhnya, mata TUHAN tertuju kepada mereka yang takut akan Dia, kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya, ~ Mazmur 33:18 sebab TUHAN mencintai hukum, dan Ia tidak meninggalkan orang-orang yang dikasihi-Nya. Sampai selama-lamanya mereka akan terpelihara, tetapi anak cucu orang-orang fasik akan dilenyapkan. ~ Mazmur 37:28 Sebab TUHAN Allah adalah matahari dan perisai; kasih dan kemuliaan Ia berikan; Ia tidak menahan kebaikan dari orang yang hidup tidak bercela. ~ Mazmur 84:11 Hai orang-orang yang mengasihi TUHAN, bencilah kejahatan! Dia, yang memelihara nyawa orang-orang yang dikasihi-Nya, akan melepaskan mereka dari tangan orang-orang fasik. ~ Mazmur 97:10 Sebab TUHAN itu baik, kasih setia-Nya untuk selama-lamanya, dan kesetiaan-Nya tetap turun-temurun. ~ Mazmur 100:5 TUHAN adalah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih setia. ~ Mazmur 103:8 Tetapi kasih setia TUHAN dari selama-lamanya sampai selama-lamanya atas orang-orang yang takut akan Dia, dan keadilan-Nya bagi anak cucu, ~ Mazmur 103:17 Berharga di mata TUHAN kematian semua orang yang dikasihi-Nya. ~ Mazmur 116:15 Kutuk TUHAN ada di dalam rumah orang fasik, tetapi tempat kediaman orang benar diberkati-Nya. Apabila Ia menghadapi pencemooh, maka Iapun mencemooh, tetapi orang yang rendah hati dikasihani-Nya. ~ Amsal 3:33-34 Kebencian menimbulkan pertengkaran, tetapi kasih menutupi segala pelanggaran. ~ Amsal 10:12 Siapa menghina sesamanya berbuat dosa, tetapi berbahagialah orang yang menaruh belas kasihan kepada orang yang menderita. ~ Amsal 14:21 Tidak sesatkah orang yang merencanakan kejahatan? Tetapi yang merencanakan hal yang baik memperoleh kasih dan setia. ~ Amsal 14:22 Siapa menindas orang yang lemah, menghina Penciptanya, tetapi siapa menaruh belas kasihan kepada orang miskin, memuliakan Dia. ~ Amsal 14:31 Lebih baik sepiring sayur dengan kasih dari pada lembu tambun dengan kebencian. ~ Amsal 15:17 Dengan kasih dan kesetiaan, kesalahan diampuni, karena takut akan TUHAN orang menjauhi kejahatan. ~ Amsal 16:6 Siapa menutupi pelanggaran, mengejar kasih, tetapi siapa membangkit-bangki perkara, menceraikan sahabat yang karib. ~ Amsal 17:9 Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran. ~ Amsal 17:17 Siapa menaruh belas kasihan kepada orang yang lemah, memiutangi TUHAN, yang akan membalas perbuatannya itu. ~ Amsal 19:17 Siapa mengejar kebenaran dan kasih akan memperoleh kehidupan, kebenaran dan kehormatan. ~ Amsal 21:21 Nama baik lebih berharga dari pada kekayaan besar, dikasihi orang lebih baik dari pada perak dan emas. ~ Amsal 22:1 Lebih baik teguran yang nyata-nyata dari pada kasih yang tersembunyi. ~ Amsal 27:5 Orang yang memperbanyak hartanya dengan riba dan bunga uang, mengumpulkan itu untuk orang-orang yang mempunyai belas kasihan kepada orang-orang lemah. ~ Amsal 28:8 Nikmatilah hidup dengan isteri yang kaukasihi seumur hidupmu yang sia-sia, yang dikaruniakan TUHAN kepadamu di bawah matahari, karena itulah bahagianmu dalam hidup dan dalam usaha yang engkau lakukan dengan jerih payah di bawah matahari. ~ Pengkhotbah 9:9 “Engkau ini harus berbalik kepada Allahmu, peliharalah kasih setia dan hukum, dan nantikanlah Allahmu senantiasa.” ~ Hosea 12:6 Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik. ~ Roma 12:9 Kasih tidak berbuat jahat terhadap sesama manusia, karena itu kasih adalah kegenapan hukum Taurat. ~ Roma 13:10 Dan jikalau kamu meminjamkan sesuatu kepada orang, karena kamu berharap akan menerima sesuatu dari padanya, apakah jasamu? Orang-orang berdosapun meminjamkan kepada orang-orang berdosa, supaya mereka menerima kembali sama banyak. Tetapi kamu, kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu akan besar dan kamu akan menjadi anak-anak Allah Yang Mahatinggi, sebab Ia baik terhadap orang-orang yang tidak tahu berterima kasih dan terhadap orang-orang jahat ~ Lukas 6:34-35 Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya ~ Efesus 5:25 Bagaimanapun juga, bagi kamu masing-masing berlaku: kasihilah isterimu seperti dirimu sendiri dan isteri hendaklah menghormati suaminya. ~ Efesus 5:33 Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian. Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan ~ Kolose 3:13-14 Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih, jangan hambar, sehingga kamu tahu, bagaimana kamu harus memberi jawab kepada setiap orang. ~ Kolose 4:6 Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka. Tetapi engkau hai manusia Allah, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan. ~ 1 Timotius 6:10-11 Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik. ~ Ibrani 10:24 Sebab penghakiman yang tak berbelas kasihan akan berlaku atas orang yang tidak berbelas kasihan. Tetapi belas kasihan akan menang atas penghakiman. ~ Yakobus 2:13 Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa. Tetapi yang terutama: kasihilah sungguh-sungguh seorang akan yang lain, sebab kasih menutupi banyak sekali dosa. ~ 1 Petrus 4:7-8 Justru karena itu kamu harus dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada imanmu kebajikan, dan kepada kebajikan pengetahuan, dan kepada pengetahuan penguasaan diri, kepada penguasaan diri ketekunan, dan kepada ketekunan kesalehan, dan kepada kesalehan kasih akan saudara-saudara, dan kepada kasih akan saudara-saudara kasih akan semua orang. ~ 2 Petrus 1:5-7 Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu. ~ 1 Yohanes 2:15 Setiap orang yang membenci saudaranya, adalah seorang pembunuh manusia. Dan kamu tahu, bahwa tidak ada seorang pembunuh yang tetap memiliki hidup yang kekal di dalam dirinya. Demikianlah kita ketahui kasih Kristus, yaitu bahwa Ia telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita; jadi kitapun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita. Barangsiapa mempunyai harta duniawi dan melihat saudaranya menderita kekurangan tetapi menutup pintu hatinya terhadap saudaranya itu, bagaimanakah kasih Allah dapat tetap di dalam dirinya? ~ 1 Yohanes 3:15-17 Saudara-saudaraku yang kekasih, marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah. Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih. ~ 1 Yohanes 4:7-8 Dan inilah kasih itu, yaitu bahwa kita harus hidup menurut perintah-Nya. Dan inilah perintah itu, yaitu bahwa kamu harus hidup di dalam kasih, sebagaimana telah kamu dengar dari mulanya. ~ 2 Yohanes 1:6 Peliharalah dirimu demikian dalam kasih Allah sambil menantikan rahmat Tuhan kita, Yesus Kristus, untuk hidup yang kekal. ~ Yudas 1:21 Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu ~ 1 Korintus 13:4-7 Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu. Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu ~ Matius 5:43-44 Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. ~ Yohanes 15:13 Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih. ~ Korintus 13:13 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. ~ Yohanes 3:16 link arsip from: ayat/ ayat alkitab tentang kasih


 


memaafkan sesama KASIH TERHADAP SESAMA MANUSIA DALAM ALKITAB, Syalom..sebagai orang kristen kita harus mengasihi sesama manusia seperti yang diajarkan Tuhan kita YESUS KRISTUS. Sebagai anak Tuhan kita mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah,yang bertolak dari Iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis”Orang benar akan hidup oleh iman. Dalam Alkitab terdapat 3 definisi kasih. 1.Kasih terhadap sesama yaitu philia. 2.Kasih terhadap Tuhan, yaitu agape. 3.Kasih yang didasarkan hawa nafsu, yaitu eros. Berikut sedikit ayat- ayat yang terdapat di dalam Alkitab yang bisa kita jadikan contoh dalam kehidupan kita sehari – hari yang mencermin kasih terhadap sesama seperti yang diajarkan Tuhan kita YESUS KRISTUS : Lukas 6:31 “Dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka” Lukas 6:32 Dan jikalau kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah jasamu? Karena orang-orang berdosapun mengasihi juga orang-orang yang mengasihi mereka. Matius 19:19.Hormatilah ayahmu dan ibumu dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Matius 5:37.Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat. Matius 5:38 Kamu telah mendengar firman: Mata ganti mata dan gigi ganti gigi. Matius 5:39 Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapa pun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu. Matius 5:40 Dan kepada orang yang hendak mengadukan engkau karena mengingini bajumu, serahkanlah juga jubahmu. Matius 5:41 Dan siapa pun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil. Matius 5:42 Berilah kepada orang yang meminta kepadamu dan janganlah menolak orang yang mau meminjam dari padamu. Matius 5:47. Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudaramu saja, apakah lebihnya dari pada perbuatan orang lain? Bukankah orang yang tidak mengenal Allah pun berbuat demikian? Amsal 25:21 “Jikalau seterumu lapar, berilah dia makan roti, dan jikalau ia dahaga, berilah dia minum air. Amsal 25:22 .Karena engkau akan menimbun bara api di atas kepalanya, dan TUHAN akan membalas itu kepadamu” Roma 12:19-21. “Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan. Roma 12:20. Tetapi, jika seterumu lapar, berilah dia makan; jika ia haus, berilah dia minum! Dengan berbuat demikian kamu menumpukkan bara api di atas kepalanya. Roma 12:21. Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalah kanlah kejahatan dengan kebaikan! Markus 9:40 Barang siapa tidak melawan kita, ia ada di pihak kita. Imamat 19:18 Janganlah engkau menuntut balas, dan janganlah menaruh dendam terhadap orang- orang sebangsamu, melainkan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri; Akulah TUHAN. Yoh 4:7 Saudara-saudaraku yang kekasih, marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah. Yoh 4:8 Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih. Yoh4:12 Tidak ada seorangpun yang pernah melihat Allah. Jika kita saling mengasihi, Allah tetap di dalam kita, dan kasih-Nya sempurna di dalam kita. Yoh 4:20 Jikalau seorang berkata: “Aku mengasihi Allah,” dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barang siapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya. Yoh4:21 Dan perintah ini kita terima dari Dia: Barangsiapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudaranya. MATIUS 5:43. Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu. MATIUS 5:44 .Tetapi aku berkata kepadamu : Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. MATIUS 22:39 Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Matius 22:40 Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi ROMA 13:9 Karena firman: jangan berzinah, jangan membunuh, jangan mencuri, jangan mengingini dan firman lain manapun juga, sudah tersimpul dalam firman ini, yaitu: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri! YAKOBUS 2:8. Akan tetapi, jikalau kamu menjalankan hukum utama yang tertulis dalam Kitab Suci : “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri”, kamu berbuat baik. MATIUS 18:21 Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada Yesus: “Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?” Matius 18:22. Yesus berkata kepadanya: “Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali. Matius 6:14 Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Matius 6:15 Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu.” Efesus 4:32 Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu. Matius 5:16:Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga. link arsip from: gudang-pm www.hkbpkramatjati.com/ibadah-minggu/

The Lord Yesus 

taught us to forgive!
Posted in Artikel