Jumat Agung 2018 Hkbp Kramat Jati

JUMAT AGUNG – TATA IBADAH
PERINGATAN HARI KEMATIAN TUHAN YESUS

LIHAT DAN PERCAYALAH KEPADA
YESUS YANG DISALIBKAN
(Yohanes 19:28-37)

HKBP DISTRIK VIII DKI JAKARTA
30 Maret 2018

01. PANGGILAN BERIBADAH (L:liturgis; J:jemaat)
L : Jemaat yang dikasihi Tuhan! Hari ini kita bersukacita merayakan pengorbanan Yesus untuk menebus kita dari dosa dan maut melalui penderitaan dan kematianNya di kayu salib.
J : Terpujilah Tuhan, atas kasih-Nya dan keajaiban yang dilakukan-Nya terhadap umat manusia
L : Yesuslah sumber kehidupan dan Juruselamat kita. Karena itu marilah kita memasuki pelataranNya dengan hati yang tertuju kepada-Nya, menyanyikan “Yesus sumber kehidupan”
J : (menyanyikan) BN.No. 81:1-3 “Yesus Sumber Kehidupan”
1. Yesus sumber kehidupan, Juruslamat jiwaku. Kau kalahkan kematian musuh kehidupanku. Kau disalib sampai mati agar hidupku abadi. Puji syukur tak henti kepadaMu kuberi.
2. Penghinaan dan cercaan, diludahi didera. Fitnah tali dan tamparan, Kau terima semua. Agar aku tak binasa dalam dosa dan neraka. Puji syukur tak henti kepadaMu kuberi.
. ————–jemaat berdiri————
3. Satu luka di punggungMu, didera penyiksaMu. Maka jiwaku terhidur luka hatiku sembuh. Engkau mati disalibkan aku dapat kehidupan. Puji syukur tak henti kepadaMu kuberi.

2. VOTUM INTROITUS COLLECTA
L : Di dalam nama Allah Bapa, dan nama AnakNya Tuhan Yesus Kristus, dan nama Roh Kudus yang menciptakan langit dan bumi. Amin. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya sendiri, dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu Salib. Di manakah sengatmu hai maut? Di manakah tenaga pembinasamu hai dunia orang mati? Haleluya
J : (menyanyikan) Haleluya, Haleluya, Haleluya
L : Marilah kita berdoa!Ya Tuhan Yesus Anak domba Allah yang menghapus dosa kami. Kami berdiri di hadapanMu mengingat Engkau yang mati dan tergantung di salib. Kami merasakan betapa beratnya sengsara dan penderitaanMu di Golgata. Kami menundukkan kepala kami mengingat segala dosa kami yang mengakibatkan kematianMu. Kasihani dan tolonglah kami, agar kami menjadi upah dari segala penderitaanMu, Amin.

——-jemaat duduk—–

3. Nyanyian BN. No. 76:2 “Hanya Satu Hal” BL. 199
Hanya satu hal yang kuinginkan dalam dunia yang fana. Pasti hidupku bersukacita, bila ku mendapatnya. Akan ku kenang slama hidupku pengorbanan Yesus kepadaku. Yesus mati bagiku, ditebusNya dosaku

4. HUKUM TAURAT:
L : Dengarlah hukum Tuhan yang tertulis dalam Ibrani 12:2 ”Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan tahta Allah.” Marilah kita memohon kekuatan dari Tuhan untuk melakukan yang sesuai dengan hukumNya

J : Ya Tuhan Allah, kuatkanlah kami melakukan yang sesuai dengan hukumMu. Amin.

5. Nyanyian BN 82:1-2 “Ya Yesusku” BL. 21
Ya Yesusku aku sujud pada kaki salibMu. Kau kupuji Kau yang suci, Kau sembuhkan jiwaku.
—————jemaat berdiri———-
Di kakiMu ku bertelut kusesali diriku. Kuratapi deritaMu karna kejahatanku

6. PENGAKUAN DOSA
L : Marilah kita merendahkan hati untuk mengaku dosa kita, marilah kita berdoa :
Ya Tuhan kami yang Mahakasih dan Mahakudus, Bapa kami di dalam Yesus Kristus! Kami datang ke hadapanMu tidak mengandalkan kebenaran kami, melainkan karena kasihMu yang besar.
J : Kasihanilah kami, karena menyimpang dari jalanMu yang benar itu.
L : Ingatkanlah kami atas pengorbananMu kepada kami, supaya kami terhibur dan datang memanggil Engkau, dan agar segala perbuatan dan kelakuan serta pikiran kami menjadi kemuliaan bagi namaMu yang kudus itu. Amin.
——(saat teduh….instrumen…..BN. 81, satu ayat)——-
L Janji Tuhan tentang pengampunan dosa kita! Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuatNya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah. Kemuliaan bagi Allah di tempat yang Mahatinggi!
L + J : Amin
—————-jemaat duduk————-

7. Nyanyian BN. 84: 2 “ Andai terukir di hatiku ” BL. 195
Sambutlah aku ya Tuhanku sebagai upah bagiMu. Akan kuukir di hatiku semua pengorbananMu. Menebus aku yang berduka didorong kasih setiaMu. Sehingga aku bergembira sampai ku masuk rumahMu.

8. EPISTEL:
L : Firman Tuhan yang ditetapkan pada peringatan hari kematian Tuhan Yesus hari ini, tertulis dalam Kitab Mazmur 22:1-9: Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Rusa di kala fajar. Mazmur Daud.
R : Allahku , Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku ? Aku berseru, tetapi Engkau tetap jauh dan tidak menolong aku.
L : Allahku, aku berseru-seru pada waktu siang, tetapi Engkau tidak menjawab dan pada waktu malam, tetapi tidak juga aku tenang.
R : Padahal Engkaulah Yang Kudus b yang bersemayam di atas puji-pujian c orang Israel.
L : Kepada-Mu nenek moyang kami percaya; mereka percaya, dan Engkau meluputkan mereka.
R : Kepada-Mu mereka berseru-seru, e dan mereka terluput; kepada-Mu mereka percaya, f dan mereka tidak mendapat malu
L : Tetapi aku ini ulat h dan bukan orang, cela bagi manusia, i dihina j oleh orang banyak.
R : Semua yang melihat aku mengolok-olok aku, k mereka mencibirkan l bibirnya, menggelengkan kepalanya
L : “Ia menyerah kepada TUHAN ;biarlah Dia yang meluputkannya, biarlah Dia yang melepaskannya. Bukankah Dia berkenan kepadanya?”Demikian Firman Tuhan. Berbahagialah orang yang mendengar Firman Allah serta memeliharanya, Amin.

09. Nyanyian BN 86:3,5 “ Kayu Salib yang Kudus” BL. 67
Aku datang padaMu kasihani hambaMu. Kau korbankan nyawaMu karna kasih setiaMu. Sambut aku Tuhanku dan lindungi jiwaku.
—————————jemaat berdiri————
Kayu salib yang kudus, Kaulah Perlindunganku. Jika habis kuatku dan matakupun redup. Dalam pergumulanku Kaulah perlindunganku

10. PENGAKUAN IMAN
L : Marilah kita mengaku iman kepercayaan kita, sebagaimana saudara-saudara seiman di seluruh dunia, kita bersama-sama mengucapkannya.
L&J : Aku percaya……dst……………..Amin
——–duduk——-

11. KOOR:

12. INFORMASI:

13. KOOR:

14. MENGENANG TUHAN YESUS YANG MATI DI KAYU SALIB
L : Jemaat Tuhan yang kekasih di dalam Yesus Kristus!Kematian di kayu salib merupakan aib dan kutuk. Yesus rela menanggung itu, bukan karena dosaNya, melainkan karena kasihNya yang besar bagi kita orang berdosa.
J : Ia tidak melakukan dosa dan tipu daya tidak ada di dalam mulutNya.
L : Hendaklah terpatri di hati kita ungkapan Yesus di kayu Salib. Ungkapan pertama adalah, mendoakan orang yang menganiaya diriNya: Ya Bapa, Ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.
J : Kiranya kasih Tuhan Yesus memenuhi dan memurnikan hati dan pikiranku, dan merangkulku di dalam naungan kasihNya
L : Kedua, Yesus menyampaikan kabar baik bagi orang yang memohon pengasihanNya, demikian: Hari ini engkau bersama-sama dengan Aku di Firdaus. Inilah Firman yang menyejukkan hati dan membangkitkan pengharapan, bahwa bagi setiap orang berdosa telah terbuka jalan untuk menerima kasih dan pengampunan dari Tuhan

J : (menyanyikan) BN.176:3 “Terbukalah Surga”BL. 3
Jiwaku datanglah pada Tuhanmu. HatiNya gembira menyambut engkau. Hatinya gembira menyambut engkau.

L : Dengan Firman-Nya, Yesus memulihkan hubungan baik di antara sesama manusia khususnya para muridNya. Dengan suara yang lembut Ia mengatakan:”ibu inilah anakmu”, dan kepada muridNya yang berada di dekat salibNya ia berkata: inilah ibumu.
J : Sesungguhnya salib Yesus adalah Pendamaian, pendamaian antara manusia dengan Allah, dan antara manusia dengan sesamanya.
L : Selanjutnya ada ungkapan rasa ketersisihan dan menahan penderitaan akibat dosa manusia, Ia berkata: Allahku,Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku?Yesus menggantikan kita menyerukannya, agar perasaan ketersisihan dari hadapan Tuhan tidak lagi membayang-bayangi pikiran dan hati kita.—Di tengah rasa sakit dan penderitaan di kayu salib, Yesus berkata:”Aku haus”

J : Di dalam Yesus kita memperoleh air kehidupan, dan barang siapa yang menerima itu, ia tidak akan haus sampai selama-lamanya.

L : Menjelang akhir pengorbananNya, yang terdengar bukan kata-kat penyesalan dari Yesus atas penderitaan itu, tetapi suara kemenangan. Ia mengatakan: Sudah selesai”, sebab ketaatanNya atas pekerjaan penebusan itu telah sempurna, dan Ia telah menang atas penderitaan itu. Kemudian Ia berseru dengan suara nyaring: Ya Bapa, kedalam tanganMu kuserahkan nyawaKu”. Sesudah Ia mengatakan itu, Yesus mati.
Marilah kita berdiri

(lonceng gereja dibunyikan 7 kali, diiringi instrument: BN.449: Setelah lonceng usai dibunyikan, jemaat menyanyikan BN. 449:1,3)
J : (menyanyikan) BN.No. 449:3-4 “ Yesus Aku berteduh” BL. 300
3. Dekatkanlah diriku kepada salibMu. Agar jangan ku sesat pegang aku Tuhan. Ref: SalibMu salibMu kupuja selalu. Hingga tiba ajalku itu nyanyianku.

4. Pada kaki salibMu aku kan menunggu panggilanMu padaku masuk ke rumahMu. Ref: SalibMu…dst..
jemaat duduk…

15. KOOR:

16. Nyanyian BN. 83 : 1… “Lihatlah domba” (persembahan Ia,Ib)
Lihatlah domba yang kudus memikul dosa dunia.
Rela dan tabah menebus hutang dosa manusia.
Jalan sengsara ditempuh, disiksa tanpa mengeluh
nyawanya diserahkan, Dia dihina di cerca
mati di salib Golgata. Dengan tulus dan iklas.

..instrument…

Domba setia dan kudus itulah sahabtku.
Dia diutus allahku membebaskan jiwaku.
KataNya pada AnakNya: bebaskanlah manusia,
dari belenggu dosa. Terimalah di pundakMu
kutukan dan amarahKu, dengan korban darahMu.

..instrument…

Bapa ku taat padaMu, dengan seg’nap hatiku.
Melaksanakan titahMu, itulah kehendakKu.
Alangkah ajaib kasihNya, apakah ada taranya
kasihNya untuk dunia.
PutraNya pun dibrikanNya menanggung dosa dunia, dengan kemurahannya.

..instrument…

Selama ada nafasku Ku ingat Kau ya Yesus.
Firman dan printah kasihMu kuingat kulakukan.
Engkau tumpuan kasihku akau mengikut langkahMu
di jalan kehidupan. Kaulah yang punya diriku
baik hidup atau matipun, Kau Tuhan dan Rajaku

..instrument…

Di waktu pagi malampun, kasihMu kunyanyikan.
Kan kuserahkan diriku menjadi persembahan.
Ya Tuhan tolong trimalah, pujian syukur dan sembah,
bagi kemuliaanMu. Bawalah aku hambaMu
masuk ke dalam rumahMu, dan tinggal di sisisMu.

..instrument……

17. KOTBAH: Yohanes 19:28-37

18. Nyanyian BN. No. 413:1
“ Kutau Tempatku Berteduh” (Persembahan II)
Kutau tempatku berteduh di kaki salib Tuhanku. Aku bernyanyi selalu karna kasihNya padaku. SalibMu Yesus Tuhanku tempat naunganku. SalibMu Yesus Tuhanku kurasakan teduh.

..instrument…

Semua orang beriman bersukacita slamanya. Damai yang diberikanNya di kaki salib Golgata. SalibMu Yesus Tuhanku tempat naunganku. SalibMu Yesus Tuhanku kurasakan teduh.

..instrument…

Salib Yesus mendamaikan Tuhan Allah dan umatNya. Si iblis t’lah dikalahkan oleh kebangkitan Yesus. SalibMu Yesus Tuhanku tempat naunganku. SalibMu Yesus Tuhanku kurasakan teduh.

..instrument…

Beratpun pergumulanku bersukacita hatiku. Kudimenangkan Tuhanku penebus semua dosaku.asakan SalibMu Yesus Tuhanku tempat naunganku. SalibMu Yesus Tuhanku kurasakan teduh.

..instrument…

19. DOA : Persembahan, Kematian Yesus, Bapa Kami, Berkat

(Bagi gereja yang melakukan perjamuan kudus di dalam ibadah, sesudah persembahan kedua dapat melanjutkan ke acara di bawah ini)

==============================================

PERJAMUAN KUDUS

Pdt : Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus. Kita akan melaksanakan Perjamuan Kudus, sebagaimana diperintahkan Tuhan Yesus sebelum Ia ditangkap dan disalibkan. Marilah kita mempersiapkan hati dan pikiran kita untuk menerima Perjamuan Kudus itu, kita bernyanyi “Di sana ada mata air”

1. Nyanyian BN. No. 152:1 “ Yesus yang menanggung”
Yesus yang menanggung, dosa umat manusia, slamatkan kami
Yesus yang menanggung, dosa umat manusia, slamatkan kami
Yesus yang menanggung, dosa sluruh dunia, brilah kami damai
Amin, amin, amin.

2. Agenda
3. Nyanyian BN.No.153:1 “O Anak domba Allah”
O anak domba Allah yang mati disalibkan. HatiMu tetap tabah di saat menderita. Kami berhutang nyawa, Kau yang menanggung dosa, kasihi kami O Yesus.

4. Agenda: Persiapan Perjamuan

5. Menerima Perjamuan Kudus (diiringi nyanyian jemaat)
a. BN.No. 702:1—“Trimalah, makanlah”
Trimalah, makanlah, roti tubuh Tuhanku Yesus
Minumlah darahNya, yang dicurahkan bagimu.

Makanlah, minumlah, agar imanmu makin kuat
Trimalah cawanNya, trimalah hidup yang kekal.

BN. No. 155:1—“ Kemarilah Wahai jiwaku”
Kemarilah wahai jiwaku, bawa dahaga laparmu. Terimalah rahmat Tuhanmu yang disediakan bagimu. Di dalam roti ini juga Yesus membirkan tubuhNya. Di dalam anggur ini juga Yesus membrikan darahNya.

Jikalau aku tiap hari dibasuh oleh darahNya. Serta memanggilku tiap hari, agar dekat kepadaNya. Aku selalu merindukan makan Perjamuan Tuhan. Yang menghentikan pertikaian serta membri kedamaian.

Ya Yesus kasihani aku, berkati aku hambaMu. FirmanMulah yang aku turut, makan jamuan yang kudus. Terangi jugalah hatiku, mengingat kasih setiaMu. Kau tanggung hukuman dosaku dengan tebusan darahMu

Teguhkan iman percayaku, akan hapusnya dosaku. Dan itu jadi peganganku, kurban darahMu yang kudus. Ya Tuhan lawatlah umatMu, masuklah dalam hatiku. Jadikan hatiku BaitMu, jadilah aku milikMu.

c. BN No. 176:1—“Terbukalah sorga”
Terbukalah sorga, sebab apakah. Sbab Yesus tlah datang membukakannya. Sbab Yesus tlah datang membukakannya

Dia sudah menanggung mau di Golgata. Menebus dosamu dengan darahNya, menebus dosaMu dengan darahNya.

Jiwaku datanglah pada Tuhanmu. HatiNya gembira menyambut engkau. HatiNya gembira menyambut engkau

Bagaikan kesumba merah dosamu, darahNya tercurah menguduskanmu. DarahNya tercurah menguduskanmu

Di kala jiwamu letih dan lesu, serahkan padaNya pergumulanmu, serahkan padaNya pergumulanmu

Derita dan lara disembuhkanNya. Langkahmu dibimbing ke surga baka, langkahmu dibimbing ke surga baka

Ya Yesus Engkaulah warisan kekal. Beri sukacita damai yang kekal, beri sukacita damai yang kekal.

6. Nyanyian Pujian: BN. No. 9:1 “ Kupuji Kasih setiaMu” (jemaat berdiri)
Kupuji kasih setiaMu Ya Yesus Tuhan Rajaku.
Jiwaku kini kuserahkan Kupersembahkan padaMu.
Diriku tiada kuandalkan hanya kasihMu kuagungkan.

7. Doa

P : Pujilah Tuhan hai jiwaku, pujilah namaNya yang kudus. Pujilah Tuhan hai jiwaku dan janganlah lupakan segala kebaikanNya
J : Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu.
P : Dia yang menebus hidupmu dari lobang kubur, yang memahkotai engkau dengan kasih setia dan rahmat
J : Tuhan Allah penuh kasih karunia dan rahmat. Tidak dilakukanNya kepada kita setimpal dengan dosa kita, dan tidak dibalasNya kepada kita setimpal dengan kejahatan kita
P : Seperti bapa sayang kepada anak- anaknya, demikian Tuhan mengasihi orang-orang yang takut akan Dia
J : Telah dinyatakan kepada kita kasih Allah melalui kematian Yesus untuk menyelamatkan kita, ketika kita masih berdosa. Bukankah kita telah bebas dari murkaNya, setelah kita dibernarkan di dalam darahNya. Karena itu, mulutku dan jiwaku akan memuji Tuhan, sekarang sampai selama-lamanya, Amin.

8. Berkat

Posted in Jumat AgungTagged ,