ibadah Jumat Agung

TATA IBADAH JUMAT AGUNG,

MARKUS 15:22-41

HKBP KRAMAT JATI

PANGGILAN BERIBADAH (L:liturgis; J:jemaat)

L         : Jemaat yang dikasihi Tuhan! Hari ini kita bersukacita merayakan pengorbanan Yesus untuk menebus kita dari dosa dan maut melalui penderitaan dan kematianNya di kayu salib.

J          :   Terpujilah  Tuhan, atas kasih-Nya dan keajaiban yang dilakukan-Nya terhadap umat manusia

L         : Tak terbilang limpah rahmatNya pada kita, tak terhitung anugerahNya, betapa agung dan mulia. Karena itu marilah kita memasuki pelataranNya dengan  hati yang tertuju kepada-Nya, menyanyikan “Apa Kidung Pujianku”

J          :   (menyanyikan) BN.No. 11:1-3 “Apa Kidung Pujianku

  1. Apa kidung pujianku memuliakan namaMu.

Ya Tuhanku ya Allahku, brilah hikmat bagiku.

                      S’ribu syair tiada cukup menjelaskan anugrahMu, Kau kupuji Tuhanku sampai akhir hidupku

  1. Kobarkanlah roh jiwaku, menyanyikan kuasaMu. Juga kasih setia-Mu juga kebaikan-Mu.

                      Harta milik dan hidupku, hanyalah anugerah-Mu. Kau kupuji Rajaku sampai akhir hidupku.

                .               ————–jemaat berdiri————

  1. Bila aku merenungkan dosa kesalahanku.

                      Aku takjub sungguh heran, akan kemurahanMu.

                      O betapa kasih Tuhan, menebusku yang terhina.

                      Kau kupuji Rajaku sampai akhir hidupku.

 VOTUM INTROITUS COLLECTA

L         :  Di dalam nama Allah Bapa, dan nama AnakNya Tuhan Yesus Kristus, dan nama Roh Kudus yang menciptakan langit dan bumi. Amin. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya sendiri, dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu Salib.  Di manakah sengatmu hai maut? Di manakah tenaga pembinasamu hai dunia orang mati?  Haleluya

J          :  (menyanyikan) Haleluya, Haleluya, Haleluya

L         : Marilah kita berdoa!Ya Tuhan Yesus Anak domba Allah yang menghapus dosa kami. Kami berdiri di hadapanMu mengingat Engkau yang mati dan tergantung di salib. Kami merasakan betapa beratnya sengsara dan penderitaanMu di Golgata. Kami menundukkan kepala kami mengingat segala dosa kami yang mengakibatkan kematianMu. Kasihani dan tolonglah kami, agar kami menjadi upah dari segala penderitaanMu, Amin.                  ——-jemaat duduk—–

Nyanyian BN. No. 84:1 “Andai terukir di hatiku

      Andai terukir di hatiku, wajahMu pada salibMu.

      Andai kuingat Kau selalu pengorbananMu padaku.

      Kau sudah s’lamatkan diriku, Kau tanggung kutuk dosaku. Kau menyembuhkan penyakitku, damai bagahia hidupku.

 HUKUM TAURAT:

L         : Dengarlah hukum Tuhan yang tertulis dalam Roma 8:13 ”Sebab jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikanperbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup.” Marilah kita memohon kekuatan dari Tuhan untuk melakukan yang sesuai dengan hukumNya

 

J          :   Ya Tuhan Allah, kuatkanlah kami melakukan yang sesuai dengan hukumMu. Amin.

 

Nyanyian BN 78:1,3Kepala yang berdarah

  1. Kepala yang berdarah yang luka disesah.

Tertunduk di sengsara dan sakit siksanya.

Walau mahkota duri mempermalukanMu.

Kami tetap memuji menyembah diriMu

                      —————jemaat berdiri———–

  • SengsaraMu ya Tuhan semua salahku.

Engkau menjadi korban karena dosaku.

Ku menyesal dan malu di kaki salibMu.

Ampunilah hambaMu curahkan kasihMu.

 

PENGAKUAN DOSA

L         : Marilah kita merendahkan hati untuk mengaku dosa kita,  maarilah kita berdoa :

Ya Tuhan kami yang Mahakasih dan Mahakudus, Bapa kami di dalam Yesus Kristus! Kami datang ke hadapanMu tidak mengandalkan kebenaran kami, melainkan karena kasihMu yang besar.

J          : Kasihanilah  kami, karena menyimpang dari jalanMu yang benar itu.

L         : Tetapkanlah anugerahMu bagi kami dengan kesaksian dan kuasa Roh Kudus, supaya kami terhibur dan datang memanggil Engkau, dan agar segala perbuatan dan kelakuan serta pikiran kami menjadi kemuliaan bagi namaMu yang kudus itu. Amin.

——(saat teduh…..instrumen…..BN. 78 satu ayat)——-

L             Janji Tuhan tentang pengampunan dosa kita! Marilah kepadaKu, semua yang letih lesu dan berbeban berat, aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah kepadaKu, karena Aku lemah lebut dan rendah hati, dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan bebanKu pun ringan.  Kemuliaan bagi Allah di tempat yang Mahatinggi!

L + J   :  Amin

—————-jemaat duduk————-

Nyanyian 81:1-2 “ Yesus Sumber Kehidupan

Yesus sumber kehidupan Juru’slamat jiwaku.

Kau kalahkan kematian musuh kehidupanku.

Kau disalib sampai mati, agar hidupku abadi.

Puji syukur tak henti kepadaMu kuberi.

 

Penghinaan dan cercaan, diludahi didera.

Fitnah tali dan tamparan, Kau terima semua.

Agar aku tak binasa, dalam dosa dan neraka.

Puji syukur tak henti kepadaMu kuberi.

  1. EPISTEL:

L         :   Firman Tuhan yang ditetapkan pada peringatan hari kematian Tuhan Yesus hari ini, tertulis dalam Kitab Yesaya 53:1-9: Siapakah yang percaya kepada berita yang kami dengar, dan kepada siapakah tangan kekuasaan TUHAN dinyatakan?

J          :   Sebagai taruk ia tumbuh di hadapan TUHAN dan sebagai tunas dari tanah kering. Ia tidak tampan dan semaraknyapun tidak ada sehingga kita memandang dia, dan rupapun tidak, sehingga kita menginginkannya.

L         :   Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi kitapun dia tidak masuk hitungan.

J          :   Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah.

L         :   Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.

J          :   Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian.

 

L         :   Dia dianiaya, tetapi dia membiarkan diri ditindas dan tidak membuka mulutnya seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian; seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, ia tidak membuka mulutnya.

 

J          :   Sesudah penahanan dan penghukuman ia terambil, dan tentang nasibnya siapakah yang memikirkannya? Sungguh, ia terputus dari negeri orang-orang hidup, dan karena pemberontakan umat-Ku ia kena tulah.

L         :   Orang menempatkan kuburnya di antara orang-orang fasik, dan dalam matinya ia ada di antara penjahat-penjahat, sekalipun ia tidak berbuat kekerasan dan tipu tidak ada dalam mulutnya.
Demikian Firman Tuhan. Berbahagialah orang yang mendengar Firman Allah serta memeliharanya, Amin.

 

  1. Nyanyian BN 86:1-2Kayu Salib yang Kudus
  2. Kayu salib yang kudus, Kaulah perlindunganku. Menghadapi dosaku, saat putus harapku.

Dalam pergumulanku Kaulah perlindunganku

—————————jemaat berdiri————

  • Walau banyak amalku, dan menangis tersedu.

Walau aku bertekun, tak menghapus dosaku.

Hanya kemurahanMu yang menlong hambaMu

 

  1. PENGAKUAN IMAN

L          :  Marilah kita mengaku iman kepercayaan kita, sebagaimana saudara-saudara seiman di seluruh dunia, kita bersama-sama mengucapkannya.

L&J     :  Aku percaya……dst……………..Amin

——–duduk——-

KOOR: ….

MENGENANG TUHAN YESUS YANG MATI DI KAYU SALIB

L         :   Jemaat Tuhan yang kekasih di dalam Yesus Kristus! Kematian di kayu salib merupakan aib dan kutuk. Tetapi Yesus tergantung di kayu salib, bukan karena dosaNya, melainkan dosa kitalah yang ditanggungnya.

J          :   Ia tidak melakukan dosa dan tipu daya tidak ada di dalam mulutNya.

L         :   Dia malah mendoakan orang yang menganiaya diriNya, demikian: Ya Bapa, Ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.

J          :   Kiranya kasih Tuhan Yesus memenuhi dan memurnikan hati dan pikiranku, dan merangkulku di dalam naungan kasihNya

L         :  Dari Salib itu Yesus menyapaikan kabar baik bagi orang yang memohon pengasihanNya, demikian: Hari ini engkau bersama-sama dengan Aku di Firdaus. Inilah Firman yang menyejukkan hati dan membangkitkan pengharapan, bahwa bagi setiap orang berdosa telah terbuka jalan untuk menerima kasih dan pengampunan dari Tuhan

 

J          :  (menyanyikan) BN. No. 82:2Ya Yesusku

Di kakiMu ku bertelut kusesali diriku.

                Ku ratapi deritaMu karna kejahatanku.

 

L         :   Dari Salibnya, Yesus memulihkan hubungan baik di antara sesama manusia khususnya para pengikutNya. Dengan suara yang lembut Ia mengatakan:”ibu inilah anakmu”, dan kepada muridNya yang berada di dekat salibNya ia berkata: inilah ibumu.

J          :   Sesungguhnya salib Yesus adalah Pendamaian, pendamaian antara manusia dengan Allah, dan antara manusia dengan sesamanya.

L         :   Ungkapan rasa ketersisihan dan  menahan penderitaan akibat dosa manusia, Ia berkata: Allahku,Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku? Yesus menggantikan kita menyerukannya, agar perasaan ketersisihan dari hadapan Tuhan tidak lagi membayang-bayangi pikiran dan hati kita.—Di tengah rasa sakit dan penderitaan di kayu salib, Yesus  berkata:”Aku haus”

 

J          :  Di dalam Yesus kita memperoleh air kehidupan, dan barang siapa yang menerima itu, ia tidak akan haus sampai selama-lamanya.

 

L         :   Menjelang akhir pengorbananNya Ia mengatakan: Sudah selesai”, sebab ketaatanNya atas pekerjaan penebusan itu telah sempurna, dan Ia telah menang atas penderitaan itu. Kemudian Ia berseru dengan suara nyaring: Ya Bapa, kedalam tanganMu kuserahkan nyawaKu”. Sesudah Ia mengatakan itu, Yesus mati.

————-Marilah kita berdiri————

               (lonceng gereja dibunyikan 7 kali, diiringi instrument: BN.449: Setelah lonceng usai dibunyikan, jemaat menyanyikan BN. 449:1,3)

J          : (menyanyikan) BN.No. 449:1,3 “ Yesus Aku berteduh

  1. Yesus aku berteduh di dekat salibMu.

                      Air hidup dariMu melegakan aku.

                      Salibmu salibMu Kupuja selalu.

                      Hingga tiba ajalku itu nyanyianku

 

  1. Dekatkanlah diriku kepada salibMu.

                      Agar jangan kusesat, pegang aku Tuhan.

                      Salibmu..dst…

L         :   Setelah kita merenungkan ulang penderitaan dan kematian Yesus di kayu salib, kita selayaknya mengaku dan menyaksikan, bahwa Yesus sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuhNya di kayu salib, supaya kita yang mati terhadap dosa, hidup oleh kebenaran. Oleh bilur-bilurNya kita menjadi sembuh.                            ——————–jemaat duduk————-

KOOR:

PEMBERITAHUAN:

KOOR:

Nyanyian BN. 83 : 1… “Lihatlah domba” (persembahan Ia,Ib)

Lihatlah domba yang kudus memikul dosa dunia.

Rela dan tabah menebus hutang dosa manusia.

Jalan sengsara ditempuh, disiksa tanpa mengeluh

nyawanya diserahkan, Dia dihina di cerca

mati di salib Golgata. Dengan tulus dan iklas.

 ———————–musik/electon———–

Domba setia dan kudus itulah sahabtku.

Dia diutus allahku membebaskan jiwaku.

KataNya pada AnakNya: bebaskanlah manusia,

dari belenggu dosa. Terimalah di pundakMu

kutukan dan amarahKu, dengan korban darahMu.

———————–musik/electon————-

Bapa ku taat padaMu, dengan seg’nap hatiku.

 Melaksanakan titahMu, itulah kehendakKu.

Alangkah ajaib kasihNya, apakah ada taranya

kasihNya untuk dunia. PutraNya pun dibrikanNya menanggung dosa dunia, dengan kemurahannya.

———————musik/electon—————-

Selama ada nafasku Ku ingat Kau ya Yesus.

Firman dan printah kasihMu kuingat kulakukan.

Engkau tumpuan kasihku akau mengikut langkahMu

di jalan kehidupan. Kaulah yang punya diriku

baik hidup atau matipun, Kau Tuhan dan Rajaku

——————-musik/elekton——

Di waktu pagi malampun, kasihMu kunyanyikan.

Kan kuserahkan diriku menjadi persembahan.

Ya Tuhan tolong trimalah, pujian syukur dan sembah,

bagi kemuliaanMu. Bawalah aku hambaMu

masuk ke dalam rumahMu, dan tinggal di sisisMu.

———————musik/elekton——

 

  1. KOTBAH: Markus 15:22-41

 

  1. Nyanyian BN. No. 412:1—“ Lihat jauh di bukit” (Persembahan II)

Lihat jauh di bukit, ada salib Tuhan, berlumur darah dan peluh. Yesus disalibkan untuk kesembuhan duka dan derita hatimu.

Reff : Aku sungguh cinta salibNya, salib Tuhanku di Golgota. Kudekatkan diri padaNya sampai akhir nanti  aku di Surga

SalibNya ditolak, dikecam dihina bagiku ajaib mulia. Walau banyak dosa, ditebus olehNya dengan tercurahnya darahNya. Ref: Aku sungguh…….

Drei salib itu mengalir darahNya menghapus dosaku semua. Sungguh deritaNya tiada taraNya jadi keselamatan dunia. Ref: Aku sungguh…..

Walau ku dihina, Ku mengikut Dia selama hidup di dunia. Kelak kuterima mahkota dariNya, dengan Yesus ku bahagia. Ref: aku sungguh….

                                                DOA : Persembahan, Kematian Yesus, Bapa Kami, Berkat

 

(Bagi gereja yang melakukan perjamuan kudus di dalam ibadah, sesudah persembahan kedua dapat melanjutkan ke acara di bawah ini)

 

PERJAMUAN KUDUS

 

perjamuan kudus

Pdt :      Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus. Kita akan melaksanakan Perjamuan Kudus, sebagaimana diperintahkan Tuhan Yesus sebelum Ia ditangkap dan disalibkan. Marilah kita mempersiapkan hati dan pikiran kita untuk menerima Perjamuan Kudus itu, kita bernyanyi “Di sana ada mata air”

 

  1. Nyanyian BN. No. 152:1 “ Yesus yang menanggung

Yesus yang menanggung, dosa umat manusia, slamatkan kami

Yesus yang menanggung, dosa umat manusia, slamatkan kami

Yesus yang menanggung, dosa sluruh dunia, brilah kami damai

Amin, amin, amin.

 

  1. Agenda
  2. Nyanyian BN.No.153:1 “O Anak domba Allah

              O anak domba Allah yang mati disalibkan. HatiMu tetap tabah di saat menderita. Kami berhutang nyawa, Kau yang menanggung dosa, kasihi kami O Yesus.

 

  1. Agenda: Persiapan Perjamuan

 

  1. Menerima Perjamuan Kudus (diiringi nyanyian jemaat)
  2. BN.No. 702:1—“Trimalah, makanlah

              Trimalah, makanlah, roti tubuh Tuhanku Yesus

              Minumlah darahNya, yang dicurahkan bagimu.

 

              Makanlah, minumlah, agar imanmu makin kuat

              Trimalah cawanNya, trimalah hidup yang kekal.

  1. BN. No. 155:1—“ Kemarilah Wahai jiwaku

Kemarilah wahai jiwaku, bawa dahaga laparmu. Terimalah rahmat Tuhanmu yang disediakan bagimu. Di dalam roti ini juga Yesus membirkan tubuhNya. Di dalam anggur ini juga Yesus membrikan darahNya.

                                    

Jikalau aku tiap hari dibasuh oleh darahNya. Serta memanggilku tiap hari, agar dekat kepadaNya. Aku selalu merindukan makan Perjamuan Tuhan. Yang menghentikan pertikaian serta membri kedamaian.

                    

Ya Yesus kasihani aku, berkati aku hambaMu. FirmanMulah yang aku turut, makan jamuan yang kudus. Terangi jugalah hatiku, mengingat kasih setiaMu. Kau tanggung hukuman dosaku dengan tebusan darahMu

                    

Teguhkan iman percayaku, akan hapusnya dosaku. Dan itu jadi peganganku, kurban darahMu yang kudus. Ya Tuhan lawatlah umatMu, masuklah dalam hatiku. Jadikan hatiku BaitMu, jadilah aku milikMu.

 

  1. BN No. 176:1—“Terbukalah sorga”

     Terbukalah sorga, sebab apakah. Sbab Yesus tlah datang membukakannya. Sbab Yesus tlah datang membukakannya

                                         

     Dia sudah menanggung mau di Golgata. Menebus dosamu dengan darahNya, menebus dosaMu dengan darahNya.

                                         

     Jiwaku datanglah pada Tuhanmu. HatiNya gembira menyambut engkau. HatiNya gembira menyambut engkau

                         

     Bagaikan kesumba merah dosamu, darahNya tercurah menguduskanmu. DarahNya tercurah menguduskanmu

 

     Di kala jiwamu letih dan lesu, serahkan padaNya pergumulanmu, serahkan padaNya pergumulanmu

                                         

     Derita dan lara disembuhkanNya. Langkahmu dibimbing ke surga baka, langkahmu dibimbing ke surga baka

 

     Ya  Yesus Engkaulah warisan kekal. Beri sukacita damai yang kekal, beri sukacita damai yang kekal.

    

  1. Nyanyian Pujian: BN. No. 9:1 “ Kupuji Kasih setiaMu (jemaat berdiri)

Kupuji kasih setiaMu Ya Yesus Tuhan Rajaku.

Jiwaku kini kuserahkan Kupersembahkan padaMu.

Diriku tiada kuandalkan hanya kasihMu kuagungkan.

 

  1. Doa           

          P         : Pujilah Tuhan hai jiwaku, pujilah namaNya yang kudus. Pujilah Tuhan hai jiwaku dan janganlah lupakan segala kebaikanNya

J           : Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu.

P         : Dia yang menebus hidupmu dari lobang kubur, yang memahkotai engkau dengan kasih setia dan rahmat

J           : Tuhan Allah penuh kasih karunia dan rahmat. Tidak dilakukanNya kepada kita setimpal dengan dosa kita, dan tidak dibalasNya kepada kita setimpal dengan kejahatan kita

P         : Seperti bapa  sayang  kepada  anak- anaknya, demikian Tuhan mengasihi orang-orang yang takut akan Dia

J           : Telah dinyatakan kepada kita kasih Allah melalui kematian Yesus untuk menyelamatkan kita, ketika kita masih berdosa. Bukankah kita telah bebas dari murkaNya, setelah kita dibernarkan di dalam darahNya. Karena itu, mulutku dan jiwaku akan memuji Tuhan, sekarang sampai selama-lamanya, Amin.

  1. Berkat

 Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, dan Seluruh Pelayan Penuh Waktu

 Menyampaikan:

 Selamat Merayakan  Jumat Agung

Posted in Acara dan Kegiatan, Buku Acara, Jumat Agung, lirik nyanyian pujianTagged ,