Advent 1, 27 nov 2016 hkbp kramat jati

Musik mengalunkan BN. 593

  1. Panggilan Beribadah: (L: Liturgis; J: Jemaat)

L:    Saudara/i seiman di dalam Kristus Yesus. Hari ini kita telah memasuki Tahun Baru Gerejawi. Sudah selayaknyalah kita menyampaikan pujian dan syukur terhadap Tuhan Allah kita, atas penyertaannya dalam hidup kita pada tahun gerejawi yang baru kita jalani.

 

J:     Pujilah Tuhan yang telah menghantar kita ke dalam Tahun Baru Gerejawi ini.

 

L:    Seiring dengan itu, dalam Minggu ini juga kita memasuki Advent yang pertama, yaitu masa menyambut peringatan akan kelahiran Tuhan Yesus dan menantikan kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali.

 

J:     Pujilah Tuhan yang telah menghantar kita ke dalam Minggu Advent ini.

 

L:    Sesungguhnya, keselamatanmu datang; sesungguhnya, mereka yang menjadi upah jerih payah-Nya ada bersama-sama Dia dan mereka yang diperoleh-Nya berjalan di hadapan-Nya.

J:     Kepada-Mu, ya TUHAN, kuangkat jiwaku; Allahku, kepada-Mu aku percaya.

L:    Bernyanyilah bagi Allah, mazmurkanlah nama-Nya, buatlah jalan bagi Dia.

J:     Kepada-Mu, ya TUHAN, kuangkat jiwaku; Allahku, kepada-Mu aku percaya.

L:    Marilah kita bersuka cita menyambut kedatangan Raja Kemuliaan. (sambil menyalakan lilin) Saya menyalakan lilin ini sebagai lambang kesediaan hati kita untuk menyambut kedatangan Raja Kemuliaan yang membawa terang ke dalam dunia ini. Mari kita persiapkan hati dan pikiran kita untuk bersekutu dengan-Nya dalam firman-Nya. Datanglah dengan suka cita untuk memuji Dia. Mari kita bernyanyi!

  1. Bernyanyi BN. 44:1–3 “Hai orang Kristen sambutlah”  (Hamuna na porsea i)         206  

Hai orang Kristen sambutlah, Sang Jurus’lamat manusia dengan hati ceria. Dan pesta raya t’lah dekat bagi seluruh umat-Nya, yaitu hari Natal. Mari, bangkit persiapkan perayaan bagi Tuhan. Yesus Jurus’lamat kita.

Semua orang bergemar, bersorak-sorai bagi-Nya, dengan hati ceria. Hai umat Kristen yang kudus, pengikut Yesus Penebus, berbakti dengan tulus. Puji Tuhan, haleluya, Jurus’lamat manusia, yang menebus dosa kita.

— musik —-    (berdiri)

Teliti isi hatimu, akui semua dosamu, datanglah pada Yesus. Jauh dari Surga datang-Nya, yang meninggalkan tahta-Nya, untuk menebus dosa. T’rima firman kehidupan, yang terindah dari Tuhan. Muliakanlah nama-Nya.

  1. Votum – Introitus – Doa

L :       Di dalam Nama Allah Bapa, dan Nama Anak-Nya Tuhan Yesus Kristus dan Nama Roh Kudus, yang menciptakan langit dan bumi.

L+J:   Amin               

L :       Kepada-Mu, ya Tuhan, kuangkat jiwaku; Allahku, kepada-Mu aku percaya; janganlah kiranya aku mendapat malu; janganlah musuh-musuhku beria-ria atas aku.

J :        Ya, semua orang yang menantikan Engkau takkan malu; yang mendapat malu ialah mereka yang berbuat hianat dengan tidak ada alasannya. Beritahukanlah jalan-jalan-Mu kepadaku, ya Tuhan, tunjukkanlah itu kepadaku.

L:                    Pada hari ini Tuhan itu akan datang, untuk hadir di dalam bait-Nya, mari sujud kepada-Nya.

J  :       Bersorak-sorak dan bersukacitalah, hai putri Sion.

L :       Lihatlah, Aku akan bersemayam di antara kamu, sabda Tuhan Allah. Haleluya!

J  :       (Menyanyikan) Haleluya, Haleluya, Haleluya

L:        Mari kita berdoa! Ya Tuhan Allah yang Maha Kuasa, pencipta langit dan bumi. Hanya karena kasih setia-Mu, ya Tuhan, kami dapat memasuki tahun Gereja yang baru ini. Berilah Roh Kudus dan Roh Hikmat kepada jemaat-Mu, supaya kerajaan-Mu semakin berkembang di tengah-tengah kami. Berilah hamba-Mu semangat untuk memberitakan Firman-Mu, sehingga jemaat-Mu semakin sempurna. Kuatkanlah kami mengikuti Engkau dalam iman, agar kami bertekun sampai selama-lamanya, oleh karena Anak-Mu Yesus Kristus, Tuhan kami. Amin.

(duduk)

  1. Bernyanyi 590 : 1+2    “Advent“       (Advent)           BL. 590

Advent, menanti datang-Nya, Advent, panggilan yang bergema

Bersiaplah pengantinnya menantikan mempelainya

Advent, Advent, Tuhan seg’ra datang, persiapkanlah

 

Advent, bersorak-sorailah, angkasa raya bernyanyilah

Menyambut kedatangan-Nya, melawat umat yang setia

Advent, Advent, Tuhan seg’ra datang, persiapkanlah

 

  1. Hukum Taurat:

L:          Dengarlah Hukum Tuhan yang diambil dari Filipi 1 : 27-28, demikian bunyinya: 27)Hanya, hendaklah hidupmu berpadanan dengan Injil Kristus, supaya, apabila aku datang, aku melihat dan apabila aku tidak datang, aku mendengar, bahwa kamu teguh berdiri dalam satu roh, dan sehati sejiwa berjuang untuk iman yang timbul dari berita Injil, 28)dengan tiada digentarkan sedikitpun oleh lawanmu. Bagi mereka semuanya itu adalah tanda kebinasaan, tetapi bagi kamu tanda keselamatan, dan itu datangnya dari Allah.

L:        Marilah kita memohon kekuatan dari Tuhan untuk melakukan Hukum-Nya

 L+J:    Ya, Tuhan Allah, kuatkanlah kami melakukan yang sesuai dengan Hukum-Mu.

 

  1. Bernyanyi BN. 39 : 6 + 8 “’Ku harus bagaimana” (Beha ma Panjalongku)        156                                                

Hai kamu yang berduka, kuatkan hatimu

Dengar berita Surga, Penghibur hatimu

Sang Jurus’lamat dunia, t’lah datang padamu

Memb’ri damai sejaht’ra, bahagia bagimu

—– berdiri —-

Dia kan kembali nanti, menghukum dunia

Mengutuk orang fasik, menyambut umat-Nya

Semua yang dibenarkan, hatinya bergemar

Menyanyikan pujian, kepada Tuhannya

 

  1. Pengakuan dan Pengampunan Dosa

L:          Saudara/i yang terkasih dalam Yesus Kristus! Dalam kerendahan hati marilah mengaku dosa-dosa kita dan memohon penghapusan atas dosa-dosa yang kita lakukan, kita berdoa:

 

              Ya Tuhan Allah kami di dalam kekudusan-Mu. Kasih setia-Mu sajalah yang senantiasa menyertai kami. Tetapi jiwa kami sering tergoda oleh perilaku yang tidak seturut dengan kehendak-Mu. Kami hanya lebih mementingkan kesenangan dan kenyamanan kami sendiri dan ikut akan perilaku di dunia ini.

 

J:           Sungguh kami bergelimang dosa dan kami merasa sangat hina di hadapan-Mu ya Tuhan oleh karena perbuatan kami.

 

L:          Kami telah menajiskan diri kami yang telah Engkau selamatkan. Hanya kepada kasih setia Tuhan kami menghadap dan memohon keampunan dosa.

 

J:         (Menyanyikan) BN. 683:1  “Di hadapan-Mu Yesus” (Di adopanMu Jesus)         BL. 683                    

              Di hadapan-Mu Yesus, betapa hina diriku

              Kar’na banyaknya dosaku, di hadapan-Mu Yesus

 

L:          Ya Tuhan dalam hidup kami ini, kami sering menghakimi, kami iri dan menghina sesama kami. Sehingga damai yang dari pada-Mu tidak berdiam di antara kami.

J:           Sering juga terjadi perilaku yang menyakiti hati sesama kami, dan tidak melakukan kehendak Tuhan. Kata dan perbuatan kami membuat sesama kami terluka.

 

L:          kami juga sering kurang menghargai sesama manusia, sehingga hidup kami jauh dari kehidupan  saling mengasihi seperti yang Tuhan kehendaki.

 

J:           Ya Tuhan Allah kami, Engkaulah Pengasih yang benar. Kasih-Mu penuh sampai selama-lamanya. Kasihanilah kami manusia yang hina ini.

 

L:          Kiranya janganlah mengingat segala dosa dan pelanggaran kami. Kami sering berdosa terhadap Tuhan karena tidak melakukan hukum-Mu. Berikanlah kasih sayang-Mu kepada kami dan kuatkanlah kami. Ya Tuhan sumber kekuatan kami, lupakanlah segala pelanggaran kami dalam Nama Anak-Mu Tuhan Yesus Kristus Tuhan kami. Amin

 

(saat teduh, diiringi musik dengan halus: BN. 683)

 

L:          Marilah kita mendengar janji Tuhan tentang pengampunan dosa kita: Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang Tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Kemuliaan bagi Allah di tempat yang Maha tinggi! Amin

(duduk)

 

  1. Bernyanyi BN. 42 : 3 – 4 “Hai kamu yang dikutuk Musa”  (Hamu sude naung tinoruan)     216

Rajamu akan seg’ra datang, terimalah di hatimu

Kemuliaan-Nya ditinggalkan, menanggung kutuk dosamu

Bersujudlah menyembah Dia, sebagai umat yang setia

Yang sudah dis’lamatkan-Nya, ikrarkan iman percayamu

Tinggalkan semua dosamu, taati Tuhan Allahmu

 

 

Kekayaanmu tak ternilai, di dalam Yesus Tuhanmu

Dan hitunglah dengan teliti, anug’rah Tuhan padamu

Sekarang harus kau putuskan, untuk memilih jalan Tuhan

Ke surga hidup yang baka, sekarang saat paling indah

Kristus t’lah hadir bagi kita, sambutlah Yesus Tuhanmu

 

  1. Epistel :

L:         Marilah kita mendengar Firman Tuhan yang ditetapkan untuk Minggu ini, dari  Matius 24: 36 – 44, kita membacanya dengan responsoria:

Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa sendiri.

 

    J:         Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula kelak pada kedatangan Anak Manusia.

 

L:        Sebab sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu makan dan minum, kawin dan mengawinkan, sampai pada hari Nuh masuk ke dalam bahtera,

 

    J:         dan mereka tidak tahu akan sesuatu, sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia.

 

L:        Pada waktu itu kalau ada dua orang di ladang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan,

 

J:          kalau ada dua orang perempuan sedang memutar batu kilangan, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan.

 

L:         Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang.

 

    J:         Tetapi ketahuilah ini: Jika tuan rumah tahu pada waktu mana pada malam hari pencuri akan datang, sudahlah pasti ia berjaga-jaga, dan tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar.

 

L:        Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga.

Demikian Firman Tuhan. ”Berbahagialah orang yang mendengar Firman Allah serta memeliharanya”

L+J:       Amen.

 

  1. Bernyanyi BN. 45 : 5 + 7 “Hosianna Anak Daud” (Hosianna Anak ni)   73                                 

Hosianna, nyatalah, kegenapan janji Allah

Kemuliaan-Mu Tuhan, belum nyata bagi dunia

Hanya orang beriman, yang percaya kuasa-Mu

 

——-Musik——  (berdiri)

 

Hosiana Engkaulah, Allah jadi manusia

Dengan Roh-Mu pimpinlah, umat-Mu tetap setia

Memuliakan Nama-Mu, s’lalu dan selamanya

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. Pengakuan Iman

L:            Marilah kita bersama-sama mengaku iman kepercayaan kita, sebagaimana saudara-saudara seiman di seluruh dunia.  Kita bersama-sama mengucapkannya:

L+J:        Aku percaya kepada Allah, Bapa………

(duduk)

  1. Koor
  2. Warta Jemaat
  3. Koor :
  4. Marende BN. 539:1— “’Ku Nantikan Kau Tuhanku” (Sai hutagam do Tuhanku”   371                           Persembahan Ia + Ib-

‘Ku nantikan Kau Tuhanku, aku merindukan-Mu

Datanglah Engkau Tuhanku, memenuhi janji-Mu

Dengan suara sorak-sorak, umat-Mu menantikan

Datanglah seg’ra ya Tuhan, amin datanglah seg’ra

 

Kesukaan yang ceria, memenuhi hatiku

Mendengar suara-Nya, saat datang Tuhanku

Dengan suara sorak-sorak, umat-Mu menantikan

Datanglah seg’ra ya Tuhan, amin datanglah seg’ra

—–musik—–

Jiwaku jangan terlena, dengar yang memanggilmu

Jauh tinggi di angkasa, Tuhanmu menyambutmu

Dengan suara sorak-sorak, umat-Mu menantikan

Datanglah seg’ra ya Tuhan, amin datanglah seg’ra

 

Bila nanti Tuhan datang, jangan meninggalkanku

Jangan sampai terlewatkan, bawa aku serta-Mu

Dengan suara sorak-sorak, umat-Mu menantikan

Datanglah seg’ra ya Tuhan, amin datanglah seg’ra

 

  1. Kotbah: Yesaya 2 : 1 – 5
  2. Bernyanyi BN. 591 : 1— “Putri Sion” (Boru Sion)     591

       Persembahan II untuk keperluan Pelayanan Distrik

Putri Sion, bergemar, soraklah Yerusalem

Seg’ra datang, Rajamu, Raja damai sambutlah

Putri Sion, bergemar, soraklah Yerusalem
Hosiana, Putra Daud, umat-Mu berkat-Mu
Kerajaan-Mu, damai t’rus, bahagia s’lamanya

Hosiana, Putra Daud, umat-Mu berkat-Mu

—- musik —-

Hosiana, Putra Daud, masuklah di hatiku
B’ri jiwaku damai-Mu, ‘Ku menyambut datang-Mu
Hosiana, Putra Daud, masuklah di hatiku

 

  1. Pengutusan (P: Pengkotbah; J: Jemaat)

P:        Curahkanlah Roh Kudus-Mu dan hikmat-Mu kepada jemaat-Mu, supaya kerajaan-Mu semakin menyebar di dunia ini.

 

J:         Tunjukkanlah kepada kami jalan kehidupan, supaya hidup kami dinaungi oleh damai dan suka cita di hadapan-Mu, disebelah kanan-Mulah orang-orang yang berkenaan kepada-Mu, selama-lamanya.

 

P:        Bangkitkan dan berikan kerajinan kepada kami untuk senantiasa dalam doa, supaya kami diam dalam suka cita untuk menantikan kedatangan-Mu, dan kami menerima kehidupan yang kekal yang telah Engkau sediakan bagi kami.

P+J:  (Menyanyikan) BN. 43 : 4  “Hai orang bijaksana”  (Padiri rohamuna) BL .154

                   Dengarkanlah doaku, Ya Yesus Tuhanku

             Sucikanlah hatiku, Ya Jurus’lamatku

             Diami hatiku, jadikanlah rumah-Mu

             Jiwaku dan mulutku, s’lalu memuji-Mu

 Doa Persembahan (Agenda) – Nyanyian Persembahan – Doa Minggu Advent  – Doa Bapa Kami – Berkat 

Amen – Amen – Amin

Catt: BN adalah Buku Nyanyian HKBP dan untuk mengiringi dengan organ/musik dapat memakai Buku Logu HKBP yang berbahasa Batak.

Posted in Buku AcaraTagged