ACARA AKHIR TAHUN 2017

ACARA KELUARGA TAHUN BARU 2018
Pkl. 00.00 WIB –  01 Januari 2018.
HKBP KRAMAT JATI  & HKBP Distrik VIII DKI Jakarta

Tema: “Orang yang benar akan hidup oleh iman.” Roma 1:17


{ P : Pemimpin; B: Bapak I: Ibu ; S : semua; A: Anak }

I. PERSIAPAN
Keluarga menentukan siapa yang memimpin acara kebaktian; Di dalam kebaktian diadakan persembahan untuk Huria

II. KEBAKTIAN

1. PANGGILAN BERIBADAH.

P : Kita telah menerima bimbingan Tuhan mengarungi tahun 2017 dan menghantar kita ke tahun baru 2018. Saat ini, kita mensyukuri segala berkat Tuhan, serta memohon tuntunan tanganNya yang penuh kasih bagi kita sepanjang tahun ini.

S : Kiranya Tuhan yang senantiasa menyertai dan memberkati perjalanan hidup kita di tahun yang baru ini.

P : Sebagai ungkapan syukur kita bagi Tuhan, marilah kita mempersiapkan hati dan pikiran kita memasuki ibadah ini, kita memuji Tuhan dari BE. 70 : 1 – 3 “O Jesus, sipangolu au” BL. 36

1. Naung salpu taon na buruk i, Ho ma hupuji Tuhanki. (Ai diramoti Ho tongtong, tondingku dohot dagingkon 2X)

2. O Yesus kasihanilah, nyatakan kemurahanMu. Di tahun baru inipun berkatMu makin nyatalah. Di tahun baru inipun berkatMu makin nyatalah.

2. VOTUM – INTROITUS – DOA.

P : Pertolongan kita hanya di dalam Nama Allah Bapa dan Nama AnakNya Tuhan Yesus Kristus dan Nama Roh Kudus
S : Amin.

P : Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti.

S : Sebab itu tidak akan takut, sekalipun bumi berubah, sekalipun gunung-gunung goncang di dalam laut.

P : Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab ia baik. Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setiaNya.

S : Tuhan itu kekuatanku dan mazmurku, Ia telah menjadi keselamatanku

P : Marilah kita berdoa.
Allah Bapak kami, pengasih dan penyayang. Kami mengucap syukur dan berterimakasih kepadaMu atas penyertaanMu bagi kami pada tahun yang lalu. Engkau memberi kami kekuatan, sukacita dan damai sejahtera dalam menjalani kehidupan kami dari waktu ke waktu. Bila badai kepedihan menerpa, Tuhan memberi kami kekuatan. Bila jiwa kami menurun lemah, Tuhan memberi kami ketabahan. Ketika kami sakit, Tuhan memberi kesembuhan dan kesegaran. Dalam, kesesakan, Tuhan memberi kami kelegaan. Tuhan meluputkan kami dari rancangan jahat orang fasik, memberi kedamaian dan kerukunan di tengah keluarga kami. Ya Tuhan, biarlah kasihMu yang abadi menaungi hidup kami selama tahun ini. Terangilah hati kami sehingga kami selalu setia mengikut dan menaati perintah Tuhan. Hanya Tuhanlah yang kami turuti dan sembah sepanjang hidup kami. Amen

3. MENYANYI BE. 64 : 1 “NAUNG MORU DO MUSE SATAON” BL. 192
1. Naung moru do muse sataon, huhut lam suda bohalhi. Beha do au na sai laon, Ture do pangalahongki. Lam ganda haporseaonku, Nang holong ni rohangku pe.Di Jesus dohot Debatangku, Nang di donganku sasude

4. KILAS BALIK PERBUATAN TUHAN SELAMA TAHUN 2017.
P : Marilah kita masing-masing mengingat kembali perjalanan hidup kita selama tahun 2017

S : (hening…30 detik, mengingat hal-hal yang baik yang kita alami)

P : Di samping hal yang baik, kita juga kadang mengalami hal yang menyakitkan, kekecewaan dan kesulitan yang membuat kita kesal, sedih atau menangis.

S : (hening…30 detik, renungkan pengalaman pahit serta pertolongan Tuhan)

P : Marilah berdoa di hati masing-masing, mensyukuri segala perbuatan Allah yang ajaib dalam hidup kita sepanjang tahun yang lalu.

S : (berdoa dalam hati masing-masing….sekitar 30 detik)

P : Sembari kita mengingat pertolongan Tuhan, baiklah kita mendengar Firman yang meneguhkan hati kita, dari Ulangan 28:1-2: Jika engkau baik-baik mendengarkan suara Tuhan, Allahmu, dan melakukan dengan setia segala perintahNya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka Tuhan, Allahmu akan mengangkat engkau di atas segala bangsa di bumi.

J : Segala berkat ini akan datang kepadamu dan menjadi bagianmu, jika engkau mendengarkan suara Tuhan Allahmu.

7. MENYANYI BE. 66 : 2
“DEBATA BAEN DONGANMI” BL. 52
2. Debata baen donganmi, Molo Debata donganmu
Ndang tarbahen ho be lilu, sai ture do langkami
Debata baen donganmi, Debata baen donganmi

8. RENUNGAN :

“Orang yang benar akan hidup oleh iman.”
Roma 1:17

Mari kita sediakan waktu untuk merenungkan hidup ini agar kita menjadi pribadi yang makin bijak. Lembaran baru tahun 2018 kita buka hari ini. Berjuta asa dan harapan tertanam di hati kita. Tekad mewujudkan impian yang belum menjadi kenyataan; tekad melayani Tuhan lebih sungguh lagi; tekad menjalani hidup sebagai ‘manusia baru’ di dalam Kristus dengan menanggalkan manusia lama, membuang kebiasaan-kebiasaan buruk dan mulai menetapkan prioritas dan sasaran yang hendak dicapai.

Tahun 2017 sudah memberikan banyak kebaikan bagi kita yang hidup di dalam rasa syukur, tahun 2018 memberikan harapan untuk kehidupan yang lebih baik. Sesungguhnya, setiap tahun baru mengajak kita semua untuk berubah menjadi lebih baik. Tidak seorang pun yang bisa mengabaikan perubahan. Siapapun yang mengabaikan perubahan, maka penderitaan akan hadir untuknya.

Tahun sudah berganti dari 2017 menjadi 2018, bila kita tidak berubah, maka kita akan mengalami kemunduran pribadi yang menyedihkan. Hidup ini adalah sebuah perjalanan untuk belajar tentang kebaikan dari baiknya kehidupan. Kita semua hadir untuk belajar hal-hal baik dan meninggalkan warisan untuk keindahan hidup. Kita hidup untuk melewati tantangan dan cobaan. Miliki pilihan hidup untuk membangun, menumbuhkan, serta memberikan kebaikan bagi keindahan dan kedamaian hidup.

Berubahlah segera untuk menjadi pribadi positif dengan cara menguatkan rasa syukur dan terima kasih terhadap kehidupan yang dimiliki. Biasakan untuk menemukan sukacita dalam keadaan apapun. Biasakan untuk bersyukur dan tidak pernah mengeluh untuk hal apapun. Orang yang bersyukur adalah pemenang sejati, orang yang suka berkeluh-kesah adalah orang yang sudah kalah sebelum berjuang.

Mari kita jalani hari-hari di tahun yang baru ini dengan penuh iman, artinya kita punya penyerahan diri penuh kepada Tuhan. Serahkan semua rencana hidup ini kepada Tuhan dan andalkan Dia dalam segala perkara karena kita tidak tahu apa yang terjadi esok hari. Tertulis: “Hal-hal yang tersembunyi ialah bagi Tuhan, Allah kita, tetapi hal-hal yang dinyatakan ialah bagi kita dan bagi anak-anak kita sampai selama-lamanya,” (Ulangan 29:29).
Jadi Tuhanlah yang memegang hari esok atau masa depan kita.
Karena itu sebagai orang percaya kita harus hidup oleh iman. Dan “…iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.”
(Roma 10:17). Jadikan firman Tuhan sebagai kesukaan kita setiap hari: dengan membacanya, merenungkannya serta melakukannya, “…perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.” (Yos 1:8).Selamat Tahun Baru. (MKH)

9. MENYANYI BE. 69 : 2 “
Ungkap bahal na umuli” BL. 84
2. Pingkiranku ulaonku, Tau pasangap Ho ma i
Dungo manang modom ahu, Ho tongtong di lambungki
Nang lao ruar masuk pe, Ho ma donganki muse

10. Mengucapkan selamat Tahun Baru dan Kesan dan Pesan : masing-masing anggota keluarga. Anak-anak kepada orangtua, suami-istri dan nasehat dari orangtua.

11. DOA SYAFAAT :

12. MENYANYI BE. 68 : 1 + 5 “IHUTHON AU SUDE HAMU” BL. 93 (persembahan.)
1. Masilelean angka taon, Ro di ujungna sogot
O Jesus lehon parrohaon, Na naeng tongtong marningot
Di halalao ni aringki, Huhut manimbang ujung ni

5. Tuhanku Yesus tolonglah. Di tahun yang kan datang. Imanku berbuah lebat, batalkanlah hukuman. Kuatkan aku hambaMu memuliakan namaMu.

13. MENAPAKI TAHUN 2018 DALAM PENYERTAAN TUHAN.
P : Tuhan telah memberi jaminan bagi kita menjalani tahun 2018 sebagai tahun Kesehatan bagi HKBP. Mari kita jalani tahun ini dengan sikap kritis menguji segala sesuatu apakah itu berkenan kepada Tuhan?
S : Ya Tuhan, kuatkan kami untuk melakakukan kehendakMu.
P : Tuhan tidak janjikan hidup kita tanpa tantangan dan persoalan, tetapi Dia memberi jaminan penyertaan dan pemeliharaanNya atas hidup kita.
S : Ya Tuhan, kuatkan kami untuk melakakukan kehendakMu.

14. DOA PENUTUP (Bapa kami yang di sorga…)
Lanjut dengan bersalam-salaman.

Posted in Tahun BaruTagged ,