TATA IBADAH PERINGATAN HARI KEMATIAN TUHAN YESUS


TATA IBADAH PERINGATAN HARI KEMATIAN TUHAN YESUS

 YESUS TERKUTUK KARENA DOSA KITA ( Markus 15 : 22 32 )  

HKBP  DISTRIK VIII DKI JAKARTA RAYA  19 April 2019



PANGGILAN BERIBADAH (L: liturgis;  J: jemaat)

L       : Jemaat yang dikasihi Tuhan! Hari ini kita bersukacita merayakan pengorbanan Yesus untuk menebus kita dari dosa dan maut melalui penderitaan dan kematianNya di kayu salib.

J        : Terpujilah  Tuhan, atas kasih-Nya dan keajaiban yang dilakukan-Nya terhadap umat manusia

L       :  Tak terbilang limpah rahmatNya pada kita, tak terhitung anugerahNya, betapa agung dan mulia. Karena itu marilah kita memasuki pelataranNya dengan  hati yang tertuju kepada-Nya, menyanyikan “Yesus Sumber Kehidupan”

J        : Menyanyikan BN.No. 81:1-3 “Yesus Sumber Kehidupan

  1. Yesus sumber kehidupan Jurus’lamat jiwaku. Kau kalahkan kematian musuh kehdiupanku. Kau disalib sampai mati, agar hidupku abadi. Ref: Puji syukur tak henti kepadaMu kuberi.
  2. Penghinaan dan cercaan diludahi didera. Fitnah tali dan tamparan Kau terima semua. Agar aku tak binasa dalam dosa dan neraka. Ref: Puji syukur tak henti kepadaMu kuberi.

                —-instrument…(Musik)—

  1. Satu luka di punggungMu didera penyiksaMu. Maka jiwaku terhibur luka hatiku sembuh. Engkau mati disalibkan aku dapat kehidupan. **(jemaat berdiri)

Ref: Puji syukur tak henti kepadaMu kuberi.

  1. VOTUM – INTROITUS – COLLECTA

L       : Di dalam nama Allah Bapa, dan nama AnakNya Tuhan Yesus Kristus, dan nama Roh Kudus yang menciptakan langit dan bumi. Amin. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya sendiri, dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu Salib.  Di manakah sengatmu hai maut? Di manakah tenaga pembinasamu hai dunia orang mati? Haleluya

J        :  (menyanyikan) Haleluya, Haleluya, Haleluya.

L       : Marilah kita berdoa! Ya Tuhan Yesus Anak domba Allah yang menghapus dosa kami. Kami berdiri di hadapanMu mengingat Engkau yang mati dan tergantung di salib. Kami merasakan betapa beratnya sengsara dan penderitaanMu di Golgata. Kami menundukkan kepala kami mengingat segala dosa kami, yang mengakibatkan kematianMu. Kasihani dan tolonglah kami, agar kami menjadi upah dari segala penderitaanMu,  Amin.

—–jemaat duduk—

  1. Nyanyian KJ. No. 183:2 “Menjulang Nyata Atas Bukit Kala”

          SalibMu, Kristus, tanda pengasihan mengangkat hati yang remuk redam,

          membuat dosa yang tak terperikan di lubuk cinta Tuhan terbenam.

          Di dalam Tuhan kami balik lahir, insan bernoda kini berseri,

          Teruras darah suci yang mengalir di salib pada bukit Kalvari.

  1. HUKUM TAURAT:

L  :            Dengarlah hukum Tuhan yang tertulis dalam Ibrani 12:3 ”Ingatlah selalu   akan Dia, yang tekun menanggung bantahan yang sehebat itu terhadap    diri-Nya dari pihak orang-orang berdosa, supaya kamu jangan menjadi  lemah dan putus asa.” Marilah kita memohon kekuatan dari Tuhan untuk  melakukan yang sesuai dengan hukumNya

J   :            Ya Tuhan Allah, kuatkanlah kami melakukan yang sesuai dengan  hukumMu, Amin.

  1. Nyanyian NKB No.83 : 1-2 “Nun di Bukit Yang Jauh

Nun di bukit yang jauh, tampak kayu salib; lambang kutuk nestapa, cela. Salib itu tempat Tuhan Mahakudus, menebus umat manusia.

   reff : Salib itu ‘ku junjung penuh, hingga tiba saat ajalku.   Salib itu ‘ku rangkul teguh dan mahkota kelak milikku.

Meski salib itu dicela, dicerca, bagiku tiada taranya.  Anak Domba kudus masuk dunia gelap, disalib kar’na dosa dunia.

  1. PENGAKUAN DOSA

L  :         Marilah kita merendahkan hati untuk mengaku dosa kita,  marilah   kita berdoa : Ya Tuhan Allah Bapa kami yang di surga. Engkau mengampuni dosa kami orang yang hina dan tercela ini di dalam       Anak kesayanganMu.

J   :         Kasihanilah kami orang yang berdukacita yang berdosa ini.

L       :  Kami masih belum sepenuhnya mampu meneladani Engkau ya Yesus, sebab ketika kami dihina, kami membalasnya dengan menghina. Perbuatan jahat cenderung kami balas dengan berbuat jahat.

J        :  Padahal FirmanMu mengatakan supaya kami mengalahkan kejahatan dengan kebaikan.

L       :  Tetapkanlah anugerahMu bagi kami dengan kesaksian dan kuasa Roh Kudus, supaya kami terhibur dan datang memanggil Engkau, dan agar segala perbuatan dan kelakuan serta pikiran kami menjadi kemuliaan bagi namaMu yang kudus itu. Amin.

 (saat teduh…..instrumen…..KJ No.183 satu ayat)

L          Janji Tuhan tentang pengampunan dosa kita! Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuatNya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.  Kemuliaan bagi Allah di tempat yang Mahatinggi!

L + J :  Amin               —-jemaat duduk—-

  1. 7. Nyanyian KJ No.149 : 2,4 “Sang Maha Tabib T’lah Dekat”

DiampuniNya dosamu; dengarlah suara Yesus.

Menuju sorga jalanmu bersama Tuhan Yesus.

Baik di dunia yang fana, baik di sorga yang baka,

Yang terindah s’lamanya nama Tuhan Yesus.

Di kancah dosa dan gentar harapku hanya Yesus.

Senang hatiku mendengar mujizat nama Yesus.

Baik di dunia yang fana, baik di sorga yang baka,

Yang terindah s’lamanya nama Tuhan Yesus.

  1. EPISTEL:

L :     Firman Tuhan yang ditetapkan pada peringatan hari kematian Tuhan Yesus hari ini, tertulis dalam Kitab Mika 7:7-13: Tetapi aku ini akan          menunggu-nunggu Tuhan, akan mengharapkan Allah yang menyelamatkan aku, Allahku akan mendengarkan aku.

J :      Janganlah bersukacita atas aku, hai musuhku. Sekalipun aku jatuh, aku  akan bangun pula, sekalipun aku duduk dalam gelap, Tuhan menjadi terangku.

L  :    Aku akan memikul kemarahan Tuhan, sebab aku telah berdosa kepadaNya, sampai Ia memperjuangkan perkaraku dan memberi keadilan kepadaku, membawa aku ke dalam terang, sehingga aku mengalami keadilan-Nya.

J   :    Musuhku akan melihatnya dan dengan malu ia akan menutupi mukanya, dia yang berkata kepadaku” “di mana Tuhan Allahmu?” Mataku akan memandangi dia, sekarang ia diinjak-injak seperti lumpur di jalan.

L  :    Akan datang suatu hari bahwa pagar tembokmu akan dibangun kembali, pada hari itulah perbatasanmu akan diperluas.

J   :    Pada hari itu orang akan menghadap engkau dari Asyur sampai Mesir, dari Mesir sampai sungai Efrat, dari laut ke laut, dari gunung ke gunung.

L  :    Tetapi bumi akan menjadi tandus oleh karena penduduknya, sebagai akibat perbuatan mereka. Demikian Firman Tuhan. Berbahagialah orang yang mendengar Firman Allah serta memeliharanya, Amin.

  1. Nyanyian KJ 37a : 1-2 “Batu Karang Yang Teguh”

Batu Karang yang teguh, Kau tempatku berteduh.

Kar’na dosaku berat dan kuasanya menyesak,

Oh, bersihkan diriku oleh darah lambungMu.

Walau aku berjerih dan menangis tiada henti, apapun usahaku, tak menghapus dosaku. Hanya oleh kurbanMu Kaus’lamatkan diriku.

  1. PENGAKUAN IMAN

L     :  Marilah kita mengaku iman kepercayaan kita, sebagaimana saudara-saudara seiman di seluruh dunia, kita bersama-sama mengucapkannya.

L&J : Aku percaya……dst,  Amin         duduk—

  1. KOOR
  2. MENGENANG TUHAN YESUS YANG MATI DI KAYU SALIB

L       : Jemaat Tuhan yang kekasih di dalam Yesus Kristus!Kematian di kayu salib merupakan aib dan kutuk. Tetapi Yesus tergantung di kayu salib, bukan karena dosaNya, melainkan dosa kitalah yang ditanggungnya.

J        : Ia tidak melakukan dosa, dan tipu daya tidak ada di dalam mulutNya.

L  :    Dia malah mendoakan orang yang menganiaya diriNya, demikian: Ya Bapa, Ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat

J   :    Kiranya kasih Tuhan Yesus memenuhi dan memurnikan hati dan pikiranku, dan merangkulku di dalam naungan kasihNya

L  :  Dari Salib itu Yesus menyapaikan kabar baik bagi orang yang memohon pengasihanNya, demikian: Hari ini engkau bersama-sama dengan Aku di Firdaus. Inilah Firman yang menyejukkan hati dan membangkitkan pengharapan, bahwa bagi setiap orang berdosa telah terbuka jalan untuk menerima kasih dan pengampunan dari Tuhan

J   :  (menyanyikan) KJ. No.41 : 1 “ Terbukalah Surga”

          Terbukalah sorga, terpancar terang, sebab Tuhan Yesus berjuang menang.

L  :    Dari Salibnya, Yesus memulihkan hubungan baik di antara sesama manusia khususnya para pengikutNya. Dengan suara yang lembut Ia mengatakan:”ibu inilah anakmu”, dan kepada muridNya yang berada di dekat salibNya ia berkata: inilah ibumu.

J   :    Sesungguhnya salib Yesus adalah Pendamaian, pendamaian antara manusia dengan Allah, dan antara manusia dengan sesamanya.

L  :    Yesus juga menyampaikan ungkapan rasa ketersisihan dan  menahan penderitaan akibat dosa manusia, Ia berkata: Allahku,Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku?Yesus menggantikan kita menyerukannya, agar perasaan ketersisihan dari hadapan Tuhan tidak lagi membayang-bayangi pikiran dan hati kita. -Di tengah rasa sakit dan penderitaan di kayu salib, Yesus  berkata:”Aku haus”

J   :  Di dalam Yesus kita memperoleh air kehidupan, dan barang siapa yang menerima itu, ia tidak akan haus sampai selama-lamanya.

L  :    Menjelang akhir pengorbananNya Ia mengatakan: Sudah selesai”, sebab ketaatanNya atas pekerjaan penebusan itu telah sempurna, dan Ia telah menang atas penderitaan itu. Kemudian Ia berseru dengan suara nyaring: Ya Bapa, kedalam tanganMu kuserahkan nyawaKu”. Sesudah Ia mengatakan itu, Yesus mati.

—-Marilah kita berdiri—-

**(Lonceng gereja dibunyikan 7 kali, diiringi instrument: KJ No.368: Setelah lonceng usai dibunyikan, jemaat menyanyikan KJ No.368)


J   : (menyanyikan) KJ No. 368 : 3 4 “ Pada Kaki SalibMu ”

   Pada kaki salibMu kuingat kurbanMu, dalam jalan hidupku kukenang selalu. SalibMu, salibMu yang kumuliakan, Hingga dalam sorga k’lak ada perhentian.

  Pada kaki salibMu ‘ku tetap percaya, hingga dalam sorga k’lak jiwaku bahagia. SalibMu, salibMu yang kumuliakan, Hingga dalam  sorga k’lak ada perhentian.

  1. KOOR :
  2. PEMBERITAHUAN :
  3. KOOR:
  4. Nyanyian BN88 : 1…“Tuhanku Yesus Penebusku BL.106 (persembahan Ia,Ib)

Tuhanku Yesus penebusku Kau kukasihi s’lamanya.

Karena kasih setiaMu Engkau pergi ke Golgata.

Ref: Kupuji kebaikanMu teristimewa kasihMu.

 Tertunduk oleh penyesalan mengingat pengorbananMu.

Dosakulah yang menyebabkan derita dan sengsaraMu.

Ref: Kupuji kebaikanMu teristimewa kasihMu.

 Betapa ‘kusering menyangkal Kau penyelamat jiwaku.

Dan juga takut memb’ritakan Engkau Penebus dosaku.

Ref: Kupuji kebaikanMu teristimewa kasihMu.

 Ingatkan hatiku selalu segala pengorbananMu.

arahkan s’lalu pikiranku meneladani kasihMu.

Ref: Kupuji kebaikanMu teristimewa kasihMu.

  1. KOTBAH: Markus 15 : 22 41
  2. Nyanyian NKB.125:1“Pandanglah Salib Tuhan 271

(Persembahan II)

‘Ku dengar panggilan Tuhan, ‘ku dengar panggilan Tuhan,

‘ku dengar panggilan Tuhan: “Pikul salib, ikutlah Aku!”  

reff : Aku mau mengikut Dia, aku mau mengikut Dia,

aku mau mengikut Dia, ikut Dia, Yesus, Tuhanku.

‘Ku mau ikut walau sukar, ‘ku mau ikut walau sukar,

‘ku mau ikut walau sukar: ‘kan ‘ku ikut Dia s’lamanya.

   reff : Aku mau mengikut Dia, aku mau mengikut Dia,

aku mau mengikut Dia, ikut Dia, Yesus, Tuhanku.

Meski jalanku mendaki, meski jalanku mendaki,

meski jalanku mendaki: ‘kan ‘ku ikut Dia s’lamanya.

reff : Aku mau mengikut Dia, aku mau mengikut Dia,

aku mau mengikut Dia, ikut Dia, Yesus, Tuhanku.

DilimpahkanNya anug’rah, dilimpahkanNya anug’rah,

dilimpahkanNya anug’rah: dan ‘ku ikut Dia s’lamanya.

reff : Aku mau mengikut Dia, aku mau mengikut Dia,

aku mau mengikut Dia, ikut Dia, Yesus, Tuhanku.

  1. DOA : Persembahan, Kematian Yesus, Bapa Kami, Berkat

( Bagi gereja yang melakukan perjamuan kudus di dalam ibadah, sesudah persembahan kedua dapat melanjutkan ke acara di bawah ini ).



PERJAMUAN KUDUS

Pdt :         Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus. Kita akan melaksanakan Perjamuan Kudus, sebagaimana diperintahkan Tuhan Yesus sebelum Ia ditangkap dan disalibkan. Marilah kita mempersiapkan hati dan pikiran kita untuk menerima Perjamuan Kudus itu, kita bernyanyi “Yesus Yang Menanggung”

  1. Nyanyian dari KJ. No. 35 : 1 “Tercurah Darah Tuhanku”

Tercurah darah Tuhanku di bukit Golgota; yang mau bertobat, ditebus, terhapus dosanya, terhapus dosanya, terhapus dosanya, yang mau bertobat, ditebus, terhapus dosanya.

  1. Agenda
  1. Nyanyian dari KJ.No.311b:1 “O Anak domba Allah

O Anakdomba Allah, tersembelih di salib, sabar setiap kala, walau ditimpa aib.  Kau tanggung dosa dunia, sengsara seluruhnya. Ampuni kami, o Yesus!

  1. Agenda: Persiapan Perjamuan
  2. Menerima Perjamuan Kudus (di iringi nyanyian jemaat)
  3. Nyanyian dari KJ No. 313 : 1-2 “Hai Berdandanlah Jiwaku”

Hai berdandanlah, jiwaku, tampil dari g’lap dosamu, masuk di terang ceria, bersemaraklah mulia. Kini kau diundang Tuhan turut dalam perjamuan. Maharaja alam raya ingin dikau bersamaNya.

O betapa kurindukan kebajikanMu, ya Tuhan;

air mataku tercurah mendambakan roti sorga;

aku haus ‘kan minuman dari Raja kehidupan.

Dalam makan-minum itu ‘ku bersatu dengan Kristus.

  1. Nyanyian dari KJ No. 381:1-3 ”Yang Maha Kasih”

Yang Mahakasih ya itu Allah; Allah Pengasih pun bagiku.

Aku selamatlah oleh kasihNya, oleh kasihNya kepadaku.

Walau dirantai oleh dosaku, walau dirantai tak terlepas,

Aku selamatlah oleh kasihNya, oleh kasihNya kepadaku.

Walaupun maut upah dosaku, walaupun maut mengancamku,

Aku selamatlah oleh kasihNya, oleh kasihNya kepadaku.

  1. Nyanyian dari KJ No. 26 : 1-4 “Mampirlah dengar Doa”

       Mampirlah, dengar doaku, Yesus Penebus, Orang lain Kauhampiri, jangan jalan t’rus, Yesus, Tuhan, dengar doaku; Orang lain Kauhampiri, jangan jalan t’rus.

Di hadapan takhta rahmat aku menyembah, tunduk dalam penyesalan. Tuhan tolonglah!, Yesus, Tuhan,     dengar doaku;

Orang lain Kauhampiri, jangan jalan trus.

Ini saja andalanku: jasa kurbanku, Hatiku yang hancur luluh buatlah sembuh., Yesus, Tuhan, dengar doaku;

Orang lain Kauhampiri, jangan jalan t’rus.

Kaulah Sumber penghiburan, Raja hidupku. Baik dibumi     baik di Sorga, siapa bandingMu? Yesus, Tuhan, dengar doaku; Orang lain Kauhampiri, jangan jalan t’rus.

  1. Nyanyian dari KJ. No 40 1-3 “Ajaib Benar Anugerah”

Ajaib benar anugerah pembaru hidupku! ‘Ku hilang, buta, bercela; olehnya ‘ku sembuh.

Ketika insaf, ‘ku cemas, sekarang ‘ku lega! Syukur, bebanku t’lah lepas berkat anugerah!

       Di jurang yang penuh jerat terancam jiwaku; anug’rah kupegang erat dan aman pulangku.

  1. Nyanyian dari KJ 367 : 1-2+4 ”PadaMu Tuhan Allahku”

PadaMu, Tuhan dan Allahku, kupersembahkan hidupku:

dariMu jiwa dan ragaku, hanya dalamMu ‘ku teduh.

Hatiku yang Engkau pulihkan padaMu juga kuberikan.

                        Di dalam Yesus Kaunyatakan, ya Bapa, isi hatiMu:

curahan kasih, kesukaan Engkau limpahkan bagiku.

Andaikan orang menyadari, niscaya, Tuhan, Kau dicari.

Betapa Kau mencari aku, hatiMu rindu padaku.

Kauraih aku kepadaMu membuat aku milikMu.

Diriku sudah Kaukasihi, Kau jualah yang aku pilih.

  1. Nyanyian dari KJ. No.395 : 1 “Betapa Indah HariNya ( jemaat berdiri )

“Betapa indah harinya saat kupilih Penebus. Alangkah sukacitanya, kumemb’ritakannya terus. Indahlah harinya Yesus membasuh dosaku. ‘Ku diajari Penebus, berjaga dan berdoa t’rus. Indahlah harinya Yesus membasuh dosaku”

P     : Pujilah Tuhan hai jiwaku, pujilah namaNya yang kudus. Pujilah Tuhan hai jiwaku dan janganlah lupakan segala kebaikanNya

J      : Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu.

P     : Dia yang menebus hidupmu dari lobang kubur, yang memahkotai engkau dengan kasih setia dan rahmat

J      : Tuhan Allah penuh kasih karunia dan rahmat. Tidak dilakukanNya kepada kita setimpal dengan dosa kita, dan tidak dibalasNya kepada kita setimpal dengan kejahatan kita

P     : Seperti bapa  sayang  kepada  anak- anaknya, demikian Tuhan mengasihi orang-orang yang takut akan Dia

J      : Telah dinyatakan kepada kita kasih Allah melalui kematian Yesus untuk menyelamatkan kita, ketika kita masih berdosa. Bukankah kita telah bebas dari murkaNya, setelah kita dibernarkan di dalam darahNya. Karena itu, mulutku dan jiwaku akan memuji Tuhan, sekarang sampai selama-lamanya, Amin.

  1. Berkat

Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta  & Seluruh Pelayan Penuh Waktu

Menyampaikan : Selamat Merayakan Jumat Agung