Kramat Jati

Minggu 02 Okt 2016 Hkbp Kramatjati

Minggu, 02 Okt 2016 Geeja Hkbp Kramatjati, 

IBADAH MINGGU
GEREJA HKBP KRAMAT JATI
RESSORT KRAMAT JATI

HARI : TGL : BULAN : TAHUN :
Minggu :02/09/2016

Minggu on : XIX Dung Trinitatis /
Minggu ini : XIX Setelah Trinitatis

Kain Penutup Altar ; Na: Rata / Warna: Hijau.

TOPIK MINGGU :HALAK PARPINTOR MANGOLU DI BAGASAN HAPORSEON /
TOPIK MINGGU :ORANG BENAR HIDUP OLEH IMAN

 (BACA JUGA : PETUGAS IBADAH : PARHALADO, ORGANIS, PEMANDU LAGU)
TATA IBADAH PAGI-SIANG
JAM (06:00 & 10:00wib)

EPISTEL : 2 TIMOTEUS 1;1-8
EVANGELIUM : HABAKUK 1;1-4, 2;1-4
PATIK / HUKUM TAURAT : MATIUS 7;7

01. BE. 3;1-3
02. BE. 114;2-3
03. BE. 182;1-2
04. BE. 464;2-3
05. BE. 691;1,4
06. BE. 567;1..dst
07. BE. 161;1..dst


TATA IBADAH SORE / Jam 17:00wib
01. KJ. 17;1-3
02. KJ. 427;2-3
03. KJ. 29;1-2
04. KJ. 415;1-2
05. KJ. 426;3
06. KJ. 390;1..dst
07. KJ. 265;1..dst

EPISTEL :2 TIMOTEUS 1;1-8
EVANGELIUM : HABAKUK 1;1-4, 2;1-4
PATIK / HUKUM TAURAT :MATIUS 7;7


SUSUNAN ACARA PARMINGGUON / IBADAH.
01. ENDE PUJIPUJIAN.
02. VOTUM / INTROITUS.
03. ENDE PUJIPUJIAN.
04. PATIK/HUKUM TAURAT.
05. PESERTA KOOR/PADUAN SUARA.
06. ENDE PUJIPUJIAN.
07. MANOPOTI DOSA / PENGAKUAN DOSA.
08. PUNGUAN KOOR/P.S./GROUP.
09. ENDE PUJIPUJIAN.
10. EPISTEL.
11. KOOR/P.S/GROUP.
12. ENDE PUJIPUJIAN.
13. HATA HAPORSEAON / PENGAKUAN IMAN.
14. KOOR/P.S/GROUP.
15. TINGTING RUAS / WARTA JEMAAT.
16. ENDE PUJIPUJIAN, PELEAN / PERSEMBAHAN.
17. MARJAMITA / KHOTBAH.
18. ENDE PUJIPUJIAN, PELEAN/PERSEMBAHAN.
19. TANGIANG PELEAN / DO’A PERSEMBAHAN
20. TANGIANG ALE AMANAMI / DO’A BAPA KAMI.
21. TANGIANG PASU-PASU / BERKAH.
22. “SYALOM” (HATA PANIMPULI / KATA PENUTUP).


Parsiajaron SKM : Lukas 1;67-75
PHD REMAJA : 1 Musa 39;7-10
PHD PRA-NKHBP : Lukas 7;11-17
PHD NHKBP : Lukas 7;11-17

PHD INA : Titus 3;4-14
PHD AMA : Poda 21;28-31
PHD LANSIA : Lukas 14;1-6


 

Posted in Acara dan Kegiatan, Kebaktian Minggu, PHD HarianTagged , ,

Pemandu lagu 25 sept 2016 Ibadah Sore Kren

PL Minggu pagi : Kantoria

PL Minggu siang :  Kantoria

PL Mingggu sore : Ibadah Kren

25 sept 2016 Ibadah Sore (Kren)

IBADAH KREATIF DAN INOVATIF HKBP KRAMAT JATI

  • TOPIK MINGGU
    IBADAH YANG BENAR DIHADAPAN TUHAN

    Kramat Jati
    MINGGU, 25 SEPTEMBER 2016

    Panggilan beribadah
    L : Terpujilah Tuhan yang Maha Kuasa, yang tlah menganugerahkan sukacita di dalam hidup kita. Tak terbilang besar Kasih SetiaNya dalam hidup kita, Dia senantiasa melawat hidup kita hingga saat ini! Dan di hari yang Kudus ini, Tuhan masih berkenan melayakkan kita untuk bersekutu di RumahNya yang Kudus ini, untuk melimpahkan segala syukur kita bagiNya! Mari kita menyambut HadiratNya di dalam hati dan pikiran kita! Buka hati, buang segala rasa gundahmu, dan mendekatlah padaNya! Serukanlah suara kerinduanmu, sebab Dia akan menyendengkan telingaNya, dan akan setia untuk menyambut kita. Marilah kita saat teduh sejenak untuk memusatkan hati dan pikiran kita padaNya, sehingga Ibadah kita ini berjalan dengan hikmat, dan menjadi Persembahan yang harum di hadapanNya!

  • (Diiringi Lagu “Mengejar HadirMu”, Oleh Song Leader/Pemandu Lagu)
    Dekat padaMu itu rinduku, Setiap kataku Kau pun menunggu,
    Tak kusangka kutemukan, Satu kasih abadi. Kini ku datang, Dan membawa hidupku
    Reff: Memandang wajahMu, Mengikuti kebenaranMu
    Mengejar hadirMu, Dalam hidupku…. Oh
    Membawa sembahku, Menyatakan kebesaranMu
    Mengejar hadirMu, di dalam hidupku
    L : Tuhan adalah kasih, ia peduli kepada orang yang berseru kepadaNya dan yang selalu menuruti perintahNya!
    J : Aku hendak bersyukur kepadaMu; aku Hendak memuji Engkau dengan seluruh Tubuhku! Engkaulah benteng kekuatanku, Engkaulah pegangan hidupku! Karena aku yakin dan percaya, sebab bagiMu tidak ada yang mustahil!
    L : Marilah kita bernyanyi untuk memuji Tuhan yang Maha Kasih, dengan segenap hati dan jiwa kita, mari Puji Tuhan dengan nyanyian “ Nothing is Impossible”
    S : (Menyanyikan Lagu) ”Nothing is Impossible”
    Nothing is Impossible Through You, I can do anything, I can do all things,
    For it’s you who give me strength. Nothing is Impossible Through You,, Blind eyes are opened,
    Strongholds are broken, I am living by faith, Nothing is Impossible!
    I’m not gonna live by what I see, I’m not gonna live by what I feel.
    Reff: Deep down I know that you’re here with me.
    I knonw that, you can do anything.
    I believe, I Believe, I believe, I believe in You..

    Votum –Introitus

    Sambutan akan kuasa hukum Taurat-Nya
    L : Hiduplah sebagai anak – anak Allah, yang senantiasa mengucap syukur dalam segala hal!
    J : Ya Tuhan, ajarlah aku untuk senantiasa mengucap syukur di dalam hidupku! Jangan biarkan hidupku dikuasai oleh roh dunia ini, tetapi biarlah Rohmu mengajar aku, untuk senantiasa mensyukuri setiap pemberianMu.
    L : Kuduskanlah hidupmu, janganlah berjalan di jalan orang fasik, sebab setiap orang yang mencari Kerajaan Allah akan memperoleh sukacita di dalam hidupnya. Tuhan akan berkarya di dalam hidup kita, sehingga kita akan beroleh berkat dan anugerah yang tak terbilang. Mari kita puji Tuhan, dengan lagu pujian yang berjudul ”BejanaMu”.
    S : (Menyanyikan lagu) ”BejanaMu”
    Kekuatan di jiwaku, ketenangan di batinku,
    ada dalam hadiratMu. kumenyembahMu.
    Tersungkur ‘ku di kakiMu, Rasakan hadiratMu.
    Takkan ‘ku melepaskanMu, Kau Cahya bagiku
    Reff: MengiringMu seumur hidupku, masuk dalam rencanaMu Bapa.
    Pikiranku, kehendakku kuserahkan hanya di dalamMu.
    Ku kan teguh bersamaMu Tuhan, Jadikanku bejanaMu untuk memuliakanMu!

    Hukum Taurat

    Prolog : Pengakuan Dosa dan janji Tuhan akan dosa-dosa kita
    L : Ya Tuhan… inilah kami umatMu, datang bersembah sujud dihadapanMu. Tak satupun dari pikiran, perkataan, dan perbuatan serta langkah kami yang tersembunyi di hadapanMu. Engkau sungguh mengetahui di kala kami duduk atau berdiri, diam atau berjalan, tidur atau bangun. Kasihanilah kami ya Tuhan dan janganlah menghukum kami karena dosa-dosa kami.
    J : Kami datang kepadaMu Ya Kristus, Tuhan Kami! Betapa kami hina di hadapanMu orang-orang berdosa ini. Bila kami renungkan hidup kami dalam satu Minggu ini, betapa banyak dosa yang kami lakukan. Dalam perjalanan hidup ini, kami masih dan hanya mementingkan diri kami sendiri. Ya Tuhan kasihanilah kami dan ampunilah segala dosa-dosa kami.
    L : Ditempat ini, di baitMu yang kudus ini, kami dengan sepenuh hati mengaku akan segala dosa-dosa kami. Kuatkan dan teguhkanlah hati kami supaya kami tidak mudah diombang-ambingkan oleh situasi yang cepat berubah ini. Kasihanilah kami umatMu yang rapuh dan yang ringkih ini! Mari kita bernyanyi dari PKJ No. 37 ”Bila Kurenungkan Dosaku”
    S : (Menyanyikan Lagu) ”Bila Kurenungkan Dosaku”
    Bila kurenung dosaku padaMu, Tuhan,
    yang berulang kulakukan di hadapanMu,
    Reff: Kasih sayangMu perlindunganku. Di bawah naungan sayapMu damai hatiku.
    Kasih sayangMu pengharapanku. Usapan kasih setiaMu s’lalu kurindu.
    Rasa angkuh dan sombongku masih menggoda,
    iri hati dan benciku kadang menjelma.

    Pengakuan dosa

    Prolog panggilan untuk pembacaan Epistel
    L : Ketahuilah bahwa Tuhan kita adalah Tuhan Yang Maha Adil, yang akan membalaskan setiap pelanggaran kita. Tuhan akan membalaskan segala kejahatan yang kita perbuat bagi mereka yang miskin lemah, dan Tuhan akan murka atas keserakahan kita!
    J : Ya Tuhan Allah, kuduskan dan tahirkanlah aku, sehingga aku kudus dan senantiasa hidup di dalam KasihMu! Ajarlah aku untuk hidup di dalam kerendahan, dan biarlah jiwaku bersorak-sorai memuji KeadilanMu!
    L : Mari kita puji Tuhan, Raja Yang Maha Adil, yang telah mengubah hidup kita untuk lebih berkenan dihadapanNya, melalui lagu pujian yang berjudul “Jangan Lelah”.
    S : (Menyanyikan Lagu) ”Jangan lelah”
    Jangan lelah bekerja di ladangNya Tuhan, Roh Kudus yang b’ri kekuatan,
    Yang mengajar dan menopang. Tiada lelah bekerja bersamaMu Tuhan, Yang selalu mencukupkan akan segalanya.
    Reff : {Ratakan tanah bergelombang. Timbunlah tanah yang berlubang.
    Menjadi siap dibangun di atas dasar iman} 2x

    Pembacaan Epistel: Amos 6: 1a, 4 – 7

    Kesaksian Pujian

    Prolog menyambut Pengakuan Iman
    L : Tuhan adalah Maha adil, yang akan senantiasa adil dalam setiap perkara kita! Di dalam Yesus Kristus, PuteraNya Yang Tunggal, telah dinyatakan bahwa kita adalah satu, seperti Dia satu dengan Bapa. Dan melalui Roh KudusNya, kita telah dipersatukan di dalam persekutuan orang-orang benar, yang akan membawa kita ke dalam Persekutuan yang kekal.
    J : KeadilanNya telah menuntun dan mengajak aku untuk hidup di dalam KasihNya, dan oleh bilur-bilur kasihNya aku diselamatkan, dan tuntunan RohNya memulihkan jiwaku!
    L : Bersoraklah bagi Dia, sebab untuk selama – lamanya Kasih setiaNya! Mari kita Puji Tuhan, dengan nyanyian KJ No. 257: 1 – 3 ”Aku Gereja, Kaupun Gereja”
    S : (Menyanyikan KJ No. 257: 1 – 3) ”Aku Gereja, Kaupun Gereja”
    Aku Gereja, kau pun Gereja, kita sama-sama Gereja dan
    pengikut Yesus di seluruh dunia kita sama-sama Gereja.
    Gereja bukanlah gedungnya, dan bukan pula menaranya;
    Bukalah pintunya, lihat di dalamnya, Gereja adalah orangnya.
    Aku Gereja, kau pun Gereja, kita sama-sama Gereja dan
    pengikut Yesus di seluruh dunia kita sama-sama Gereja.
    Berbagai macam manusia, terdiri dari bangsa-bangsa,
    lain bahasanya dan warna kulitnya, tempatnya pun berbeda juga.
    Aku Gereja, kau pun Gereja, kita sama-sama Gereja dan
    pengikut Yesus di seluruh dunia kita sama-sama Gereja.
    Di waktu hari Pentakosta Roh Kudus turunlah ke dunia;
    G’reja disuruhNya membawa berita kepada umat manusia.

    Pengakuan Iman Rasuli

    Warta Jemaat

    Kesaksian Pujian

    Prolog menyambut Persembahan IA dan IB
    L : Tuhan memberikan segala apa yang kita perlu, Dia juga memberkati setiap orang yang hidup di dalam rasa syukur, dan KasihNya tidak akan beranjak daripadanya, sekalipun gunung-gunung bergoyah dan gelombang bergemuruh.
    J : Tuhan tinggi mengatasi segala bangsa, kemulianNya mengatasi segala langit. Siapakah Tuhan seperti Tuhan allah kita?
    L : Tuhan adalah sumber berkat, Dia senantiasa menyediakan apa yang kita perlukan! Dengan apakah kita membalasnya? Mari kita Puji Tuhan dari PKJ No. 264: 1 – 3 ”Apalah Arti IbadahMu”
    S : (Menyanyikan PKJ No. 264: 1 – 3) ”Apalah Arti IbadahMu”
    Apalah arti ibadahmu kepada Tuhan, bila tiada rela sujud dan sungkur?
    Apalah arti ibadahmu kepada Tuhan, bila tiada hati tulus dan syukur?
    Reff: Ibadah sejati, jadikanlah persembahan. Ibadah sejati: kasihilah sesamamu!
    Ibadah sejati yang berkenan bagi Tuhan, jujur dan tulus ibadah murni bagi Tuhan.

    Marilah ikut melayani orang berkeluh, agar iman tetap kuat serta teguh.
    Itulah tugas pelayanan, juga panggilan, persembahan yang berkenan bagi Tuhan.
    Reff…..
    Berbahagia orang yang hidup beribadah, yang melayani orang susah dan lemah
    dan penuh kasih menolong orang yang terbeban; itulah tanggung jawab orang beriman.
    Reff……

    Khotbah : 1 Timotius 6: 6 – 19
    Prolog dan nyanyian Respon Khotbah
    Pdt : Usahankanlah agar hidupmu kudus di dalam Tuhan, dan jangan biarkan kenikmatan dunia ini menyesatkan hati dan hidupmu. Jagalah Ibadahmu agar tetap teguh di dalam kebenaranNya. Dan kejarlah keadilan, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan. Sebab semuanya itu akan memberikan anugerah dan berkat di dalam hidup kita, yang jauh melebihi segala nikmat dunia ini. Allah kita adalah Allah yang peduli, yang akan berlaku adil bagi setiap kehiupan kita. Untuk meresponi berkat dan anugerah Tuhan yang telah kita terima, mari kita puji Tuhan dengan Lagu pujian ”Allah Peduli”
    S : (Menyanyikan Lagu) ”Allah Peduli”
    Banyak perkara yang tak dapat kumengerti, mengapakah harus terjadi, di dalam kehidupan ini. Satu perkara yang kusimpan dalam hati, tiada satupun kan terjadi, tanpa Allah perduli.
    Reff: Allah mengerti, Alalh peduli segala persoalan yang kita hadapi.
    Tak akan pernah dibiarkanNya, ku bergumul sendiri sbab Allah peduli.

    Prolog menyambut Persembahan II
    Pdt : Haleluya! Hatiku bersorak-sorai, sebab Firman Tuhan telah meneguhkan aku. FirmanNya telah membukakan mataku, membukakan mata hatiku, sehingga kini aku mengerti, bahwa Ibadah yang sejati kepada Allah tidak dilihat dari pelaksanaannya yang formal, tetapi ”mendengar” dan ”melaksanakan” kehendak Allah. Aku akan hidup di dalam rasa syukur atas apa yang kuterima, hidup di dalam keadilan, di dalam kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan. Dan aku akan senantiasa berjuang dalam pertandingan iman yang benar dan merebut hidup yang kekal. Karena untuk itulah aku telah dipanggil dan telah kuikrarkan ikrar yang benar di depan banyak saksi! Mari kita persiapkan hidup kita untuk itu, sembari kita Puji Tuhan dengan Nyanyian BE. No. 672: 1 – 3 ”Tung Godang Situtu”
    S : (Menyanyikan BE. No. 672: 1 – 3) ”Tung Godang Situtu”
    Tung godang situtu ulaonmu antong Dipasahat Tuhanta tu ho.
    Ndang adong be tingkim marnalemba tahe,ngolumi bahen tiruan tongtong
    Reff: Sai patupa ma i ala ni Tuhan i so mangkirim balosna tu ho.
    Debata do marnida na niulami, Manang na adong parbue ni i.
    Ai lambok do soara ni Tuhanta i, Ro ma ho las ma nang rohami,
    Sai taingot tongtong hata ni Tuhan i, Mangarahon jolma tu Tuhan i.
    Reff: ………
    Alanii boan ma, sondang na tiur i, Boan ma hata ni Tuhan i,
    Sai urupi na pogos na mardangol i, Asa ro tu Jesus Tuhanta i.
    Reff: ………

    Doa dan Penutup Berkat
    Seluruh parhalado HKBP Kramat Jati mengucapkan :
    “Selamat beribadah, Tuhan memberkati saudara”

 

Posted in Acara dan Kegiatan, Kebaktian Minggu

Ibadah Minggu 25 september 2016

IBADAH MINGGU,
GEREJA HKBP KRAMAT JATI

Minggu ‘DUNG TRINITATIS XVIII

HARI :
TGL :
BULAN :
TAHUN :
Minggu, 25-sept-2016

TOPIK MINGGU :
Marhadaluton na sintong di adopan ni Debata /
Ibadah yang besar di hadapan Tuhan

TATA IBADAH PAGI – SIANG
01. BE.   27;1-3
02. BE. 190;1-2
03. BE. 183;2-3
04. BE. 485;1
05. BE. 232;1,4
06. BE. 248;1..dst
07. BE. 672;1..dst

MINGGU SORE
01. KJ.    38;1-3
02. KJ. 427;2,4
03. KJ. 453;1,3
04. KJ. 406;2,3
05. KJ. 26;2,4
06. KJ. 425;1..dst
07. KJ. 410;1..dst
EPISTEL : AMOS 6;1a,4-7

EVANGELIUM : 1 TIMOTIUS 6;6-19

PATIK / HUKUM TAURAT :X/LIMA

SUSUNAN ACARA PARMINGGUON / IBADAH.
01. ENDE PUJIPUJIAN.
02. VOTUM / INTROITUS.
03. ENDE PUJIPUJIAN.
04. PATIK/HUKUM TAURAT.
05. PESERTA KOOR/PADUAN SUARA.
06. ENDE PUJIPUJIAN.
07. MANOPOTI DOSA / PENGAKUAN DOSA.
08. PUNGUAN KOOR/P.S./GROUP.
09. ENDE PUJIPUJIAN.
10. EPISTEL.
11. KOOR/P.S/GROUP.
12. ENDE PUJIPUJIAN.
13. HATA HAPORSEAON / PENGAKUAN IMAN.
14. KOOR/P.S/GROUP.
15. TINGTING RUAS / WARTA JEMAAT.
16. ENDE PUJIPUJIAN, PELEAN / PERSEMBAHAN.
17. MARJAMITA / KHOTBAH.
18. ENDE PUJIPUJIAN, PELEAN/PERSEMBAHAN.
19. TANGIANG PELEAN / DO’A PERSEMBAHAN
20. TANGIANG ALE AMANAMI / DO’A BAPA KAMI.
21. TANGIANG PASU-PASU / BERKAH.
22. “SYALOM” HATA PANIMPULI / KATA PENUTUP.

Kain Penutup Altar ; Na: Rata / Warna: Hijau.

Posted in Uncategorized

Pendaftaran Sidi 2016-2017

PENDAFTARAN SIDI 2016 – 2017 GEREJA HKBP KRAMAT JATI

  1. PARSIAJAR MALUA/SIDI UMMOTIKNA MARUMUR 16 TAUN MANANG KELAS 1 SMA
  2. MOLO RUAS SIAN HKBP KRAMAT JATI MAMBOAN SURAT HATORANGAN/PENGANTAR SIAN SINTUA WIJK DOHOT FOTOCOPY TARDIDI/BAPTIS
  3. MOLO NASO RUAS SIAN HKBP KRAMAT JATI ASA MAMBOAN SURAT HATORANGAN PARHURIAON SIAN GAREJA DOHOT LAMPIRAN SURAT TARDIDI
  4. PANDAFTARAN FOMULIR DIJALO MA SIAN SINTUA WIJK
  5. PANDAFTARAN PARPUDI 18 SEPT 2016
  6. PARTOMUAN PARJOLO PARSIAJAR MALUA DOHOT NATORAS 25 SEPT 2016 NDUNG SIDUNG PARMINGGUON ARIAN MARPUNGU DOHOT PANDITA MARIGANAN DI GAREJA
  7. PARSIAJARAN SIDI/MALUA 02 OKT 2016

 


 

  1. PESERTA BERUMUR MINIMAL 16-TAHUN SETARA KELAS 1-SLTA,
  2. PESERTA SIDI JEMAAT HKBP KRAMAT JATI MEMBAWA SURAT KETERANGAN DARI SINTUA WIJK DAN FOTOCOPY SURAT BAPTIS
  3. PESERTA SIDI NON JEMAAT HKBP KRAMAT JATI MEMBAWA SURAT KETERANGAN DARI GEREJA PESERTA DAN LAMPIRAN SURAT BAPTIS
  4. FOMULIR PENDAFTAR DIMINTA DARI SINTUA WIJK MASING MASING
  5. PENDAFTARAN TERAKHIR 18-SEPT-2016
  6. PERTEMUAN PERTAMA PESERTA PENDAFTAR SIDI BERSERTA ORANG TUA DAN PENDETA DI GEREJA, MINGGU 25 SEPT 2016 SETELAH IBADAH SIANG
  7. BELAJAR SIDI MULAI TANGGAL 02- OKT-2016

 

Posted in Acara dan KegiatanTagged

Petugas Ibadah 18 Sept 2016

Petugas Ibadah & Pemandu Lagu, 18 Sept 2016

www.hkbpkramatjati.com/petugas-ibadah-minggu/

GEREJA HKBP KRAMAT JATI

PARJAMITA/KOTBAH :
1.Pdt. L. Lbn.Tobing STh
2.Pdt. L. Lbn.Tobing STh
3.Pdt. D.M. Br. Marpaung STh

PARAGENDA/LITURGIS :
1.St. Y. Siregar
2.St. P. Pakpahan
3.St. M. Pandiangan

PARTINGTING/PEWARTA :
1.St. M. br. Tambunan
2.St. R. br. Togatorop
3.St. S. br. Sidabutar

1.
PELEAN/KOLEKTAN :
St. A.J. Sinaga
St. S. Sijabat
St. M. Munthe
CSt.L. Simangunsong
cSt.E. Sipahutar
cSt.M. br. Malau

HARENTAON/PENERIMA JEMAAT :
St. M. br. Tampubolon
St. T.M br. Pasaribu
St. H.D Sirait
CSt.M. Pasaribu

2.
PELEAN/KOLEKTAN :
St. R. Br. Silitonga
St. E.S. Sianturi
St. B.F. Limbong
St. S.E.H. Situmorang
St. J. Siregar
cSt.P. Sihotang

HARENTAON/PENERIMA JEMAAT :
St. R.M.A Simanjuntak
St. M. br. Pasaribu
St. A. Pasaribu
St. L.N br. Sirait

3.
PELEAN/KOLEKTAN :
St. E.M. Butarbutar
St. CH.M Siahaan
St. R. Panjaitan
St. P. Purba
St. J. Situmorang
St. D.R br. Hutapea

 

HARENTAON/PENERIMA JEMAAT :
St. D.J br. Berutu
St. P. Silalahi
St. S.M.T Sianturi
CSt.B. Sidauruk


 

PETUGAS LAYANAN MUSIK IBADAH
1.PAGI
ORGANIS – PIANIS:
– Irene Br. Tobing
– M.P. Siahaan

PEMANDU LAGU PAGI:
– Midian Sianturi
– Luci Br. Butarbutar
– Martha Br. sirait
– Renta Br. situmeang

2.SIANG
ORGANIS – PIANIS:
– Ny. sianturi/Br. purba
– CSt. E. Sipahutar

PEMANDU LAGU SIANG:
– Ny. Sirait/Br. Simanjuntak
– Gabriel Simangunsong
– Ny. Sitorus/BR. Aritonang
– Hesty Br. Simanjuntak

3.SORE
ORGANIS – PIANIS:
– Betsy Br. Purba
– M.P siahaan

PEMANDU LAGU SORE:
– Andy Sibuea
– Cindy Br. Nainggolan
– Hotlas Sinaga
– Kevin Br. Banjarnahor


IBADAH S.K.M :
KOTBAH :
LITURGIS: St.N sirait
P.L :
ORGANIS : Betsy Br. Purba
PENDAMPING :
– St.N Br. Samosir
– St.J.M Br.Manalu
– CSt.H. sihotang


IBADAH REMAJA :
KOTBAH : Pdt. E. Napitupulu STh
LITURGIS : St. M. Sitinjak
P.L : Grace Br. Hutauruk – Gracia Br. Silitonga
ORGANIS : Bonita Br. Simangunsong


 

Posted in Kebaktian Minggu, Petugas Ibadah

Ibadah Minggu 18 September 2016

IBADAH MINGGU,
GEREJA HKBP KRAMAT JATI

IBADAH MINGGU GEREJA HKBP KRAMAT JATI
HARI : MINGGU
TGL : 18
BULAN : September
TAHUN : 2016

MINGGU KE: VII,
DUNG TRINITATIS / SETELAH TRINITATIS.

TOPIK MINGGU 18 Sept 2016 ;
‘DI HAGIGIHON JAHOWA DO PANGARUPAON
DOHOT ROHA NAPAOTOOTOHON /
TUHAN MENGECAM PENINDASAN DAN KETIDAKJUJURAN’

EPISTEL : LUKAS 16;1-13.
EVANGELIUM : AMOS 8;4-7.
PATIK / HUKUM TAURAT : VII.

A. VOTUM
B. TINGTING / WARTA
C. JAMITA / KOTBAH
E. DOA PERSEMBAHAN / DOA BAPA KAMI / DOA BERKAH-PENUTUP

PARMINGGUON / TATA IBADAH MINGGU,
ENDE / Nyanyian Pujian :
01. BE.    31; 1,2,4
02. BE. 136; 1-2
03. BE. 222; 1-2
04. BE. 471; 1,3
05. BE. 753; 1,3
06. BE. 716; 1..dst
07. BE. 719; 1..dst

01. KJ. 222b;1,2,3.
02. KJ. 295; 2,3.
03. KJ. 220; 2,7.
04. KJ.   29; 1,3.
05. KJ. 413; 2,3.
06. KJ. 423; 1..dst
07. KJ. 426; 1..dst

SUSUNAN ACARA PARMINGGUON / IBADAH.
01. ENDE PUJIPUJIAN.
02. VOTUM / INTROITUS.
03. ENDE PUJIPUJIAN.
04. PATIK/HUKUM TAURAT.
05. PESERTA KOOR/PADUAN SUARA.
06. ENDE PUJIPUJIAN.
07. MANOPOTI DOSA / PENGAKUAN DOSA.
08. PUNGUAN KOOR/P.S./GROUP.
09. ENDE PUJIPUJIAN.
10. EPISTEL.
11. KOOR/P.S/GROUP.
12. ENDE PUJIPUJIAN.
13. HATA HAPORSEAON / PENGAKUAN IMAN.
14. KOOR/P.S/GROUP.
15. TINGTING RUAS / WARTA JEMAAT.
16. ENDE PUJIPUJIAN, PELEAN / PERSEMBAHAN.
17. MARJAMITA / KHOTBAH.
18. ENDE PUJIPUJIAN, PELEAN/PERSEMBAHAN.
19. TANGIANG PELEAN / DO’A PERSEMBAHAN
20. TANGIANG ALE AMANAMI / DO’A BAPA KAMI.
21. TANGIANG PASU-PASU / BERKAH.
22. SYALOM-HATA PANIMPULI / KATA PENUTUP.
HARI/BULAN/TANGGAL
18/09/2016.

Parsiajaron SKM : 4-MUSA-12;1-16.
PHD REMAJA : MARKUS-13;24-27.
PHD PRA-NKHBP : TITUS-2;1-10.
PHD NHKBP : TITUS-2;1-10.
PHD AMA : 1-KOR-13;1-13.
PHD INA : MATEUS-9;9-10.
PHD LANSIA : 1-KRON-6;7-15.


baca untuk petugas layanan ; 

PARAGENDA – PARTINGTING – HARENTAON – P.MUSIK

Posted in Kebaktian MingguTagged ,

Barita sosialisasi amnesti pajak

Barita Sosialisasi amnesti pajak ,

Sejak program pengampunan pajak atau tax amnesty digulirkan dua bulan lalu, sosialisasinya telah berlangsung hampir ke semua arah.
Termasuk menyasar anggota jemaat gereja. Walaupun belum ada data berapa banyak gereja yang menyelenggarakan upaya sosialisasi ini,
tetapi jumlahnya diperkirakan terus bertambah. Continue reading “Barita sosialisasi amnesti pajak”

Posted in Artikel

Ibadah Minggu 11 Sept 2016

Dalam Kebaktian Minggu ini juga Gereja HKBP resmi menggunakan teks terjemahan baru merupakan yang pertama kali dalam ibadah minggu.
Buku Nyanyian HKBP (B.N HKBP) adalah Teks Nyanyian Terjemahan dari Buku Ende, setelah memperbaiki lirik nyanyian dalam versi bahasa Indonesia seperti NKB.

ACARA KEBAKTIAN PAGI, SIANG & SORE

p e r t o b a t a n

MINGGU 11 SEPT 2016,

MINGGU PAGI

TOPIK MINGGU
“HAMUBAON PAROHON LAS NI ROHA DOHOT HASANGAPON NI DEBATA /
PERTOBATAN MENDATANGKAN SUKACITA”

KAIN PENUTUP ALTAR : NARATA / HIJAU.

EV : 1 TIMOTIUS 1 ; 12- 17
EV : PSALMEN 51 ; 1 -10
PATIK: VII,

MINGGU DUNG TRINITATIS XVI

BE. 9
HUPUJI HOLONG NI
BL.110

1. Hupuji holong ni rohaMu O Tuhan Jesus Rajangki
Tu Ho hulehon ma tondingku Ai i do pinangidoMi
Huhalupahon ma diringku Mamingkir holong ni rohaMu

2. Sai dilului Ho do ahu Au pe huhalungunhon Ho
Ditaiti rohaMi rohangku Dibahen i hulehon do
Dipillit Ho hian tondingku I pe hutodo Ho Tuhanku

instrument – musik

3. Huhilala ingkon martuhan Ingkon mangolu au di Ho
Ndang jumpang au be hangoluan Aut unang dipatupa Ho
Sai Ho do paradiananku Sai gok di Ho nama langkangku

BE. 186
TONGTONG TUTU NA DENGGAN DO
BL. 173

1. Jahowa do haposanki Na mangapoi rohangku
Na patiurhon dalanki Bulus dibaen langkangku
Sonang tongtong Rohangkinon Binaen ni Debatangku PatikNa do lomongku

2. Na tau haposan situtu Do Ho, o Debatangku
Ai Ho do na tongtong burju Mambaen hangoluanku
Na gogo Ho Sai tulus do Sinangkap ni rohaMu Pasaut na pinungkaMu

BE. 174
TOROP DOPE
BL. 184

1. Torop do pe na siat i Di hasampuran rea
I pe hamu pardosa i Sai olo ma porsea
Ai Debata manjou hamu Tu hasonangan situtu
Hamu, hamu Dijou Debatamu.

3. Pardosa ho didok roham, na so tama be dohot?
Ndang pola ala ni dosam, umbaen na sundat bongot.
Ai nunga sae do dosami, digarar Tuhan Jesus i
Naung sae, naung sae, naung sae do dosami.

BE. 403.
POS ROHANGKU DI TUHANKU.
BL. 402.

1. Pos rohangku di Tuhanku, ndang tarbaen tarhirim au.
On do tongtong tangiangku : Tu lambaen tarhirim au.
BungaMu au patau. Lobi pos do rohangki, sai patu luson nai,
Boan on na au tu si.

2. Huhilala ganup ari paniopNa di au on.
Sai tong dipasarisari, naeng badia rohangkon.
Naeng lam tu tinggilna I,
Pinggol partondionki lao mambaen lomoNa i.

BE. 417. BL. 278. :
Rade situtu haluaon.

1. Rade situtuhaluaon, na naeng tangkuponmu antong. Rade nang di ho ha tuaon,
si halashononmu tongtong. Bernit do di taon Tuhanmu pasaehon dosam
sasude. Tung unang paujat Ibana, Sai jangkon pangkophopNa i.

3. PangkophopNa I parangehon, pasangap Tuhanmu antong .
Ibana buas mangalehon tu ho hasonangan tongtong.
Sandok sian holso malua, nang sian biarmu sude,
Sonang nama ho na martua, mangkirim tongtong surgo i.
BE.518 Logu.355 : Marsinondang dibaen.

instrument – musik

1. Marsinondang dibaen Jesus asi ni rohana i,
Jala hita do disuru , asa tapaboa i.

Tapagalak palitonta, tapatiur dalan i,
Ai torop dope na lilu, sai hatopma mulak i.

instrument – musik

2. Nang au on na dao najolo, di na holom lilu au,
Ala sondang ni Tuhanku do mamboan mulak au.
Ta pagalak….

Tapagalak palitonta, tapatiur dalan i,
Ai torop dope na lilu, sai hatopma mulak i.

instrument – musik

3. Haholomon mangkuhupi toropan ditano i,
Tung torop mangkalungunhon, sondang tu dalanna i.
Tapagalak…..

Tapagalak palitonta, tapatiur dalan i,
Ai torop dope na lilu, sai hatopma mulak i.

instrument – musik

4. Dongan, so tung mintop lampu na ringkot tu dongan i,
So tung mago angka jolma dibaen halembaonmi.
Tapagalak…..

Tapagalak palitonta, tapatiur dalan i,
Ai torop dope na lilu, sai hatopma mulak i.

instrument – musik

MARJAMITA / KOTBAH

BE.658
Tu portibion na rundut

1. Tu portibion na rundut borhat ma ho,
Galak bahen palitomu sai dungo ho.
Boan sondang tu na holom mangurupi namardangol i
do baritana ulu ni Kristus i.

instrument – musik

2. Taradoti hasadaon ni ruas i
Talului birubiru na mago i
Hata ni Tuhan Jahowa do pasada houm nang hata
sian sude partingkian tu Debata

instrument – musik

3. Hata i baen sitiopan di dalanmi,
Kristus i baen panungkunan di ngolumi.
Sai radoti hatigoran holong dohot hasintongan,
Sadasada Debatanta haposi ma.

instrument – musik

 

KEBAKTIAN JAM 10:00WIB

IBADAH KELUARGA

MINGGU 11 SEPT 2016 GEREJA HKBP KRAMAT JATI RESSIORT KRAMAT JATI

01.

“MARI MASUK MARI MASUK, MASUK HATIKU YA YESUS”

MASUK SEGERA DAN TINGGALAH DALM HATIKU
INTO MY HEART INTO MY HEART, COMING TO MY HEART LORD JESUS
COMING TODAY, COMING TODAY, COMING TO MY HEART LORD YESUS

02. PANGGILAN BERIBADAH
(L:LITURGIS / J:JEMAAT)
(RESPONSORIA…)

03. NYANYIAN KJ. 322 1-3
TERANG MATAHARI

KJ. 322
TERANG MATAHARI

1. Terang matahari telah menyinari segala neg’ri,
dan gunung dan padang dan sawah dan ladang senang berseri.

2. Gembira sekali kulihat kembali terang merekah, dan Bapa
di sorga, yang Bapaku juga, hendak kusembah.

INSTRUMENT

3. Syukur bagi Dia, Gembala yang setia, yang jaga tetap.
Anug’rahNya jua hariku semua, terang dan gelap.

04. VOTUM :

05. BN HKBP 186: 1-2

BN.186
TUHANKULAH HARAPANKU
JAHOWA DO HAPOSANKI
BL.173

1. Tuhankulah harapanku
yang memb’ri penghiburann

Yang menerangi jalanku
dijalan kehidupan

Hatiku pun senang, tentram,
kar’na kasih Allahku
P’rintahMu pedomanku

2. Kuyakin akan kuasaMu
Ya Tuhan Allah bapa

Engkaulah sumber hidupku
yang mencukupkan nafkah

kuasamu sungguh besar
jadilah kehendakMu
Maha Besar kuasaMu
06. HUKUM TAURAT ;

07. BN HKBP 174 1+4

BN.174
SUNGGUH BENAR /
TOROP DOPE NA SIAT I
BL.184

1. Sunggguh benar banyak tempat
di perjamuan raya,

engkau hai orang berdosa
percayalah padaNya

Allah mu t’lah memanggilmu
datang ke perjamuaanNya’
engkau , engkau dipanggil
Allahmu

4. Percaya dan hayatilah
firmanNya meny’lamatkan

kepada Yesus yakinlah,
darah-Nya menguduskan

Meskipun banyak dosamu,
t’lah dislamatkan jiwamu
tentu, t’lah s’lamat jiwamu

08. TANGIANG / DO’A PENGAKUAN DOSA,

– “MUSIK INSTRUMENT – SEJAUH TIMUR DARI BARAT”

– BE. 182 ;3+4
B.E. No.182
HAHOLONGAN NA BADIA
BL.24

3. Sai jotjot do hutadingkon DalanMi na tigor i
Kristen au, hape hutondong Dalan hamagoan i.

4. Ala nii tungki rohangku Jongjong di adopanMi
Sai asi rohaM Tuhanku Sesa nasa dosangki.

09. KC 222 ; 1-2
KC No. 222, Berserah Kepada Yesus
1. Berserah kepada Yesus tubuh, roh dan jiwaku;
kukasihi, kupercaya, kuikuti Dia t’rus.

Ref.
Aku berserah, aku berserah;
kepada-Mu, Jurus’lamat, aku berserah!

2. Berserah kepada Yesus di kaki-Nya ‘ku sujud.
Nikmat dunia kutinggalkan;Tuhan, t’rima anak-Mu!
Ref.

Aku berserah, aku berserah;
kepada-Mu, Jurus’lamat, aku berserah!

10. EPISTEL KITAB MAZMUR 51;1-10

11. NYAYIAN PUJIAN
“BILA KAU RASA GELISAH”

“BILA KAU RASA GELISAH”

Bila kau rasa gelisah di hatimu
Bila kelam kabut tak menentu hidupmu
Ingat masih ada sorang pnolong bagimu
Yesus tak pernah jauh darimu

Bila cobaan menggodai hatimu
Bila sengsara menimpa keadaanmu
Ingat Yesus tak kan pernah jauh darimu
Dia slalu perdulikan kamu

Berseru memanggil namaNya
Berdoa Dia kan segra menghampiri dirimu
Percaya Yesus tak jauh darimu
Dia hanya sejauh doa

12. PENGAKUAN IMAN RASULI
– KELUARGA ROBERT TOBING / Br SIREGAR

13. WARTA :

14. BN / BUKU NYANYIAN HKBP 518 : 1….dst
– PERSEMBAHAN

BN HKBP No.518
SINAR KASIH TUHAN YESUS /
MARSINONDANG DIBAEN JESUS
BL.355

1. sinar kasih tuhan Yesus
menerangi dunia
bagai pelita bersinar dalam dunia gelap

Mari nyalakan pelita dan terangi mereka
Agar tiada yang celaka dalam du-nia kelam

instrument – musik

2. kusadari aku jua pernah jauh dariNya
kar’na sinar Yesus Ku kembali padaNya

Mari nyalakan pelita dan terangi mereka
Agar tiada yang celaka dalam du-nia kelam

instrument – musik

3. kegelapan menutupi jalan hiduppun kelam
banyak jiwa yang menanti sinar kasih yang terang

Mari nyalakan pelita dan terangi mereka
Agar tiada yang celaka dalam dunia kelam.

instrument – musik

4.Pelita jangan padam, Sinar terang dibutuhkan
Oleh kar’na kelalaian Orang tak diselamatkan

Mari nyalakan pelita dan terangi mereka
Agar tiada yang celaka dalam du-nia kelam

instrument – musik

15. KOTBAH 1 TIMOTIUS 1:12-17

16. PKJ 153 : 1…dst
– PERSEMBAHAN
PKJ 153
“Pakailah Seluruh Hidupmu”

1. Pakailah seluruh hidupmu
dalam ladang dunia.

Tiap harta dan talentamu
pergunakan bagiNya.

Refrein:
Berkat Tuhan tersedia
bagi orang yang meminta;

Dia tahu yang kaubutuhkan
kini dan selamanya.

instrument musik

2. Sungguh banyak waktu terbuang
untuk hal yang tak perlu.

Tuhan banyak beri peluang
menyalurkan karsamu.

Refrein:
Berkat Tuhan tersedia
bagi orang yang meminta;

Dia tahu yang kaubutuhkan
kini dan selamanya.

instrument musik

3.Ingatlah akan Penciptamu
pada masa mudamu.

Sebelum tiba hari tua,
persembahkan karyamu.

Refrein:
Berkat Tuhan tersedia
bagi orang yang meminta;

Dia tahu yang kaubutuhkan
kini dan selamanya.

instrument musik

17. PENGUTUSAN KEPADA HIDUP SEHARI-HARI
– PKJ 270.

Isilah mataku dengan citra salibMu;
dengan kasihMu penuhi hatiku.

Isilah mulutku dengan syukur padaMu:
hidupku seluruhnya milikMu.

18. DOA PERSEMBAHAN DOA BAPA KAMI, DOA BERKAH.
“selagi ada waktu, mari dan mari berkarya bagi Tuhan !
Sampai bertemu di Ibadah Minggu, Gereja HKBP Kramat Jati

 

MINGGU SORE, 11 SEPT 2016

TOPIK MINGGU
“HAMUBAON PAROHON LAS NI ROHA DOHOT HASANGAPON NI DEBATA /
PERTOBATAN MENDATANGKAN SUKACITA”

KAIN PENUTUP ALTAR : NARATA / HIJAU.

EV : 1 TIMOTIUS 1 ; 12- 17
EV : PSALMEN 51 ; 1 -10
PATIK: VII,

MINGGU DUNG TRINITATIS XVI

KJ.322 ;1-3
KJ.247 ;2-3
KJ.274 ;2+4
KJ.318 ;1
KJ.261 ;3
KJ.278 ;1…dst
KJ.249 ;1…dst

***
“ACARA PENUTUPAN PARHEHEON RN HKBP KRAMATJATI”

beta hita rnhkbp krjati

Song Leader: (belum terlapir)

Pagi: Organis Pianis : Bram Siregar – Tomu Sinaga,

Siang: Organis Pianis: Cst. E.sipahutar – Ny.Sianturi/Br.Purba

Sore : Organis Pianis : MP.Siahaan – Betsy br Purba / Panatalayanan Parheheon RNHKBP. (dalam rangka penutupan parheheon rnhkbp kramatjati)

 

 

Posted in Kebaktian Minggu

Minggu 11 Sept 2016 Penutupan parheheon RNHKBP Kramatjati

Minggu 11 Sept 2016 Penutupan parheheon RNHKBP Kramatjati
Puji Tuhan Yesus Kristus untuk acara "Parheheon Naposo" tahun ini 
khususnya di Gereja Hkbp Kramatjati berjalan dengan baik, dari beberapa acara lomba 
yang telah selesai diadakan oleh panitia parheheon rnhkbp tahun 2016, 
Masing-masing wijk saling membantu dan bergabung dengan membantu wijk lainnya,

Setelah melewati berbagai kegiatan maka acara penutupan parheheon tahun ini 
resmi diadakan pada ibadah minggu 11-sept-2016 sekaligus pengumuman pemenang dari berbagai 
kompetisi dari panitia paheheon dan dari dewan koinonia. 
Pemenang kompetisi juga turut dalam pelayan ibadah minggu.

"Selamat buat RNHKBP Kramat Jati Tahun 2016, Dan, semoga di tahun mendatang 
akan lebih baik lagi, lebih ramai lagi, tentu dengan memberi perhatian, motivasi, sebagai 
pembina/pengayom bagi remaja-naposo dari para abang, kakak, orangtua dan majelis gereja, 
menjadi generasi penerus yang mampu terus bertumbuh, dan berbuah nyata sebagai 
pelayan bagi Tuhan dan juga bagi sesama." 


mudi-muda p2


 

Posted in Acara dan Kegiatan, Kebaktian Minggu

ibadah minggu keluarga

IBADAH KELUARGA,

MINGGU 11 SEPT 2016 GEREJA HKBP KRAMAT JATI RESSIORT KRAMAT JATI

01. MARI MASUK MARI MASUK, MASUK HATIKU YA YESUS
MASUK SEGERA DAN TINGGALAH DALM HATIKU
INTO MY HEART INTO MY HEART, COMING TO MY HEART LORD JESUS
COMING TODAY, COMING TODAY, COMING TO MY HEART LORD YESUS

02. PANGGILAN BERIBADAH (L:LITURGIS / J:JEMAAT)
(RESPONSORIA…)

03. NYANYIAN KJ. 322 1-3
TERANG MATAHARI (INFOCUS)

04. VOTUM :

05. BN HKBP 186: 1-2 (INFOCUS)

06. HUKUM TAURAT ;

07. BN HKBP 174 1+4 (INFOCUS)

08. TANGIANG / DO’A PENGAKUAN DOSA,
– “MUSIK INSTRUMENT – SEJAUH TIMUR DARI BARAT”
– BE. 182 ;3+4

09. KC 222 ; 1-2

10. EPISTEL KITAB MAZMUR 51;1-10

11. NYAYIAN PUJIAN “BILA KAU RASA GELISAH”

12. PENGAKUAN IMAN RASULI

13. WARTA :

14. BN / BUKU NYANYIAN HKBP 518 : 1….dst
– PERSEMBAHAN

15. KOTBAH 1 TIMOTIUS 1:12-17

16. PKJ 153 : 1…dst
– PERSEMBAHAN

17. PENGUTUSAN KEPADA HIDUP SEHARI-HARI
– PKJ 270.

18. DOA PERSEMBAHAN DOA BAPA KAMI, DOA BERKAH.


“selagi ada waktu, mari dan mari berkarya bagi Tuhan !
Sampai bertemu di Ibadah Minggu, Gereja HKBP Kramat Jati

ibadah keluarga gereja hkbp kramat jati

 

keluarga yang beribadah pada Tuhan

hkbp kramat jati
hkbp kramat jati

 

 

keluarga yang beribadah kepada TUhan

Posted in Artikel, Kebaktian Minggu, PHD Harian

Meminta Maaf

Ada seorang murid bertanya kepada Gurunya. ”Guru, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku
jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?””Bukan! Aku berkata kepadamu:
Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali,” jawab Sang Guru.Intinya, kita sebagai manusia, bersaudara antara satu dan yang lainnya. Dan kita diberi kewajiban untuk bisa
memaafkan secara tulus, tanpa syarat, tanpa batas.
Tujuh puluh kali tujuh kali bukan berarti memaafkan sejumlah 490 kali.
Mana ada orang yang sempat mencatat mengkalkulasi “meminta maaf”.Perihal memaafkan rupanya multidimensi. Kadang simpel, Sering ruwet, maaf-memaafkan selalu terbungkus dalam situasi
kondisi yang bervariasi. Terlepas dari kompleksitas relasi dan konflik antarmanusia, memaafkan adalah pekerjaan mutlak.
Ya mutlak, sebab kita sendiri pun diberi maaf dan ampunan tiada batas oleh Sang Khalik. Masa iya kita tidak memaafkan,
kok sombong amat?Anyway, memaafkan itu bagaimana sih?Ada yang berpendapat, memaafkan itu proses bersama putaran waktu, seiring waktu yang berlalu,
kesalahan kemarin terlupakan dan itu artinya sudah memaafkan.
Kita memercayakan proses memaafkan pada waktu. Asal tak diungkit-ungkit, asal kita fokus pada hal-hal lain,
kasus kemarin clear. ”Biar waktu menghapus jejakmu,”begitu kata Peter Pan. Betulkah?

Ada pula yang bilang kalau memaafkan itu merelakan setiap kerugian (baik moril mau pun materi) yang dialami
gara-gara perbuatan seseorang pada masa lalu. Kemudian diikuti dengan memasang stategi dan antisipasi terhadap orang
yang sama agar kita tak lagi dibuat rugi. Secara gamblang, kita pasang kecurigaan dan prasangka jahat kepada orang tersebut.
Begitukah?

Lain lagi berargumen, memaafkan itu menganggap apa yang terjadi pada masa lalu tidak pernah ada dan menatap masa depan
dengan pikiran positif terhadap orang yang sama. ”Mulai dari nol,” seperti yang diucapkan petugas di SPBU.
Tidak ada prasangka, tidak ada kepahitan. Iyakah?

Ketika kita disakiti, ibaratnya kulit kita disayat pisau. Dan pekerjaan memaafkan adalah untuk merawat
dan menyembuhkan luka itu. Kalau hanya dibiarkan, luka bisa saja infeksi. Kalau dirawat seadanya, bisa sembuh,
tetapi berbekas. Kalau dirawat serius, lukanya sembuh, bekasnya juga hilang.

Memaafkan memang butuh waktu, tetapi tak bergantung pada waktu.
Memaafkan itu keputusan aktif. Terkadang bukan hal yg mudah. Butuh banyak syarat dan perjuangan ekstra.
Kelapangan hati. Kerendahan hati. Ketelatenan diri. And so many more.
Untuk bisa menyentuh level termurni dari memaafkan, semua hal baik dalam diri kita mesti di-upgrade.

Bagaimana? Mari tetap belajar untuk bisa memaafkan, memaafkan juga sama halnya untuk memulihkan kehidupan juga.

Arsip: Shan-Mosdy


 


Maaf merupakan bahagian dari “Kasih” yang hilang atau bahkan lupa dalam penerapan kehidupan sehari-hari, lah kog bisa lupa ? iya pastinya manusia tidak luput dengan gaya ketidak sempurnaannya maka dari itu keluarga, sahabat, dan temanlah yang bisa sama-sama saling mengerti mengingatkan hal itu kepada seseorang atau beberapa ortang yang sedang bermasalah, tentu dengan cara-cara kasih juga. memaafkan sebagai pemulihan hidup yang benar Meminta maaf bukan barang mahal, tapi banyak juga yang meminta maaf tanpa sadar kemudian hari membuka borok lama Maaf berarti pemulihan hidup dalam kondisi baru, tanpa mengingat kembali akan kesalahan masa lampau apapun bentuknya saat setelah kata saling memaafkan itu benar adanya.


PANDANGAN DALAM KASIH (ALKITAB / BIBLE) . . . “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.” ~ Matius 22:34-40 Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu, bahwa kita menuruti perintah-perintah-Nya. Perintah-perintah-Nya itu tidak berat ~ 1 Yohanes 5:3 Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing. Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna. Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikitpun tidak ada faedahnya bagiku. ~ 1 Korintus 13:1-3 Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap. ~ 1 Korintus 13:8 Sebab itu haruslah kauketahui, bahwa TUHAN, Allahmu, Dialah Allah, Allah yang setia, yang memegang perjanjian dan kasih setia-Nya terhadap orang yang kasih kepada-Nya dan berpegang pada perintah-Nya, sampai kepada beribu-ribu keturunan, ~ Ulangan: 7:9 Langkah kaki orang-orang yang dikasihi-Nya dilindungi-Nya, tetapi orang-orang fasik akan mati binasa dalam kegelapan, sebab bukan oleh karena kekuatannya sendiri seseorang berkuasa. ~ Samuel 2:9 Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya. ~ 1 Tawarikh 16:34 Siapa menahan kasih sayang terhadap sesamanya, melalaikan takut akan Yang Mahakuasa. ~ Ayub 6:14 Segala jalan TUHAN adalah kasih setia dan kebenaran bagi orang yang berpegang pada perjanjian-Nya dan peringatan-peringatan-Nya. ~ Mazmur 25:10 Kasihilah TUHAN, hai semua orang yang dikasihi-Nya! TUHAN menjaga orang-orang yang setiawan, tetapi orang-orang yang berbuat congkak diganjar-Nya dengan tidak tanggung-tanggung. ~ Mazmur 31:23 Banyak kesakitan diderita orang fasik, tetapi orang percaya kepada TUHAN dikelilingi-Nya dengan kasih setia. ~ Mazmur 32:10 Sesungguhnya, mata TUHAN tertuju kepada mereka yang takut akan Dia, kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya, ~ Mazmur 33:18 sebab TUHAN mencintai hukum, dan Ia tidak meninggalkan orang-orang yang dikasihi-Nya. Sampai selama-lamanya mereka akan terpelihara, tetapi anak cucu orang-orang fasik akan dilenyapkan. ~ Mazmur 37:28 Sebab TUHAN Allah adalah matahari dan perisai; kasih dan kemuliaan Ia berikan; Ia tidak menahan kebaikan dari orang yang hidup tidak bercela. ~ Mazmur 84:11 Hai orang-orang yang mengasihi TUHAN, bencilah kejahatan! Dia, yang memelihara nyawa orang-orang yang dikasihi-Nya, akan melepaskan mereka dari tangan orang-orang fasik. ~ Mazmur 97:10 Sebab TUHAN itu baik, kasih setia-Nya untuk selama-lamanya, dan kesetiaan-Nya tetap turun-temurun. ~ Mazmur 100:5 TUHAN adalah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih setia. ~ Mazmur 103:8 Tetapi kasih setia TUHAN dari selama-lamanya sampai selama-lamanya atas orang-orang yang takut akan Dia, dan keadilan-Nya bagi anak cucu, ~ Mazmur 103:17 Berharga di mata TUHAN kematian semua orang yang dikasihi-Nya. ~ Mazmur 116:15 Kutuk TUHAN ada di dalam rumah orang fasik, tetapi tempat kediaman orang benar diberkati-Nya. Apabila Ia menghadapi pencemooh, maka Iapun mencemooh, tetapi orang yang rendah hati dikasihani-Nya. ~ Amsal 3:33-34 Kebencian menimbulkan pertengkaran, tetapi kasih menutupi segala pelanggaran. ~ Amsal 10:12 Siapa menghina sesamanya berbuat dosa, tetapi berbahagialah orang yang menaruh belas kasihan kepada orang yang menderita. ~ Amsal 14:21 Tidak sesatkah orang yang merencanakan kejahatan? Tetapi yang merencanakan hal yang baik memperoleh kasih dan setia. ~ Amsal 14:22 Siapa menindas orang yang lemah, menghina Penciptanya, tetapi siapa menaruh belas kasihan kepada orang miskin, memuliakan Dia. ~ Amsal 14:31 Lebih baik sepiring sayur dengan kasih dari pada lembu tambun dengan kebencian. ~ Amsal 15:17 Dengan kasih dan kesetiaan, kesalahan diampuni, karena takut akan TUHAN orang menjauhi kejahatan. ~ Amsal 16:6 Siapa menutupi pelanggaran, mengejar kasih, tetapi siapa membangkit-bangki perkara, menceraikan sahabat yang karib. ~ Amsal 17:9 Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran. ~ Amsal 17:17 Siapa menaruh belas kasihan kepada orang yang lemah, memiutangi TUHAN, yang akan membalas perbuatannya itu. ~ Amsal 19:17 Siapa mengejar kebenaran dan kasih akan memperoleh kehidupan, kebenaran dan kehormatan. ~ Amsal 21:21 Nama baik lebih berharga dari pada kekayaan besar, dikasihi orang lebih baik dari pada perak dan emas. ~ Amsal 22:1 Lebih baik teguran yang nyata-nyata dari pada kasih yang tersembunyi. ~ Amsal 27:5 Orang yang memperbanyak hartanya dengan riba dan bunga uang, mengumpulkan itu untuk orang-orang yang mempunyai belas kasihan kepada orang-orang lemah. ~ Amsal 28:8 Nikmatilah hidup dengan isteri yang kaukasihi seumur hidupmu yang sia-sia, yang dikaruniakan TUHAN kepadamu di bawah matahari, karena itulah bahagianmu dalam hidup dan dalam usaha yang engkau lakukan dengan jerih payah di bawah matahari. ~ Pengkhotbah 9:9 “Engkau ini harus berbalik kepada Allahmu, peliharalah kasih setia dan hukum, dan nantikanlah Allahmu senantiasa.” ~ Hosea 12:6 Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik. ~ Roma 12:9 Kasih tidak berbuat jahat terhadap sesama manusia, karena itu kasih adalah kegenapan hukum Taurat. ~ Roma 13:10 Dan jikalau kamu meminjamkan sesuatu kepada orang, karena kamu berharap akan menerima sesuatu dari padanya, apakah jasamu? Orang-orang berdosapun meminjamkan kepada orang-orang berdosa, supaya mereka menerima kembali sama banyak. Tetapi kamu, kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu akan besar dan kamu akan menjadi anak-anak Allah Yang Mahatinggi, sebab Ia baik terhadap orang-orang yang tidak tahu berterima kasih dan terhadap orang-orang jahat ~ Lukas 6:34-35 Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya ~ Efesus 5:25 Bagaimanapun juga, bagi kamu masing-masing berlaku: kasihilah isterimu seperti dirimu sendiri dan isteri hendaklah menghormati suaminya. ~ Efesus 5:33 Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian. Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan ~ Kolose 3:13-14 Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih, jangan hambar, sehingga kamu tahu, bagaimana kamu harus memberi jawab kepada setiap orang. ~ Kolose 4:6 Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka. Tetapi engkau hai manusia Allah, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan. ~ 1 Timotius 6:10-11 Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik. ~ Ibrani 10:24 Sebab penghakiman yang tak berbelas kasihan akan berlaku atas orang yang tidak berbelas kasihan. Tetapi belas kasihan akan menang atas penghakiman. ~ Yakobus 2:13 Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa. Tetapi yang terutama: kasihilah sungguh-sungguh seorang akan yang lain, sebab kasih menutupi banyak sekali dosa. ~ 1 Petrus 4:7-8 Justru karena itu kamu harus dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada imanmu kebajikan, dan kepada kebajikan pengetahuan, dan kepada pengetahuan penguasaan diri, kepada penguasaan diri ketekunan, dan kepada ketekunan kesalehan, dan kepada kesalehan kasih akan saudara-saudara, dan kepada kasih akan saudara-saudara kasih akan semua orang. ~ 2 Petrus 1:5-7 Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu. ~ 1 Yohanes 2:15 Setiap orang yang membenci saudaranya, adalah seorang pembunuh manusia. Dan kamu tahu, bahwa tidak ada seorang pembunuh yang tetap memiliki hidup yang kekal di dalam dirinya. Demikianlah kita ketahui kasih Kristus, yaitu bahwa Ia telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita; jadi kitapun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita. Barangsiapa mempunyai harta duniawi dan melihat saudaranya menderita kekurangan tetapi menutup pintu hatinya terhadap saudaranya itu, bagaimanakah kasih Allah dapat tetap di dalam dirinya? ~ 1 Yohanes 3:15-17 Saudara-saudaraku yang kekasih, marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah. Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih. ~ 1 Yohanes 4:7-8 Dan inilah kasih itu, yaitu bahwa kita harus hidup menurut perintah-Nya. Dan inilah perintah itu, yaitu bahwa kamu harus hidup di dalam kasih, sebagaimana telah kamu dengar dari mulanya. ~ 2 Yohanes 1:6 Peliharalah dirimu demikian dalam kasih Allah sambil menantikan rahmat Tuhan kita, Yesus Kristus, untuk hidup yang kekal. ~ Yudas 1:21 Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu ~ 1 Korintus 13:4-7 Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu. Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu ~ Matius 5:43-44 Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. ~ Yohanes 15:13 Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih. ~ Korintus 13:13 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. ~ Yohanes 3:16 link arsip from: ayat/ ayat alkitab tentang kasih


 


memaafkan sesama KASIH TERHADAP SESAMA MANUSIA DALAM ALKITAB, Syalom..sebagai orang kristen kita harus mengasihi sesama manusia seperti yang diajarkan Tuhan kita YESUS KRISTUS. Sebagai anak Tuhan kita mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah,yang bertolak dari Iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis”Orang benar akan hidup oleh iman. Dalam Alkitab terdapat 3 definisi kasih. 1.Kasih terhadap sesama yaitu philia. 2.Kasih terhadap Tuhan, yaitu agape. 3.Kasih yang didasarkan hawa nafsu, yaitu eros. Berikut sedikit ayat- ayat yang terdapat di dalam Alkitab yang bisa kita jadikan contoh dalam kehidupan kita sehari – hari yang mencermin kasih terhadap sesama seperti yang diajarkan Tuhan kita YESUS KRISTUS : Lukas 6:31 “Dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka” Lukas 6:32 Dan jikalau kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah jasamu? Karena orang-orang berdosapun mengasihi juga orang-orang yang mengasihi mereka. Matius 19:19.Hormatilah ayahmu dan ibumu dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Matius 5:37.Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat. Matius 5:38 Kamu telah mendengar firman: Mata ganti mata dan gigi ganti gigi. Matius 5:39 Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapa pun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu. Matius 5:40 Dan kepada orang yang hendak mengadukan engkau karena mengingini bajumu, serahkanlah juga jubahmu. Matius 5:41 Dan siapa pun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil. Matius 5:42 Berilah kepada orang yang meminta kepadamu dan janganlah menolak orang yang mau meminjam dari padamu. Matius 5:47. Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudaramu saja, apakah lebihnya dari pada perbuatan orang lain? Bukankah orang yang tidak mengenal Allah pun berbuat demikian? Amsal 25:21 “Jikalau seterumu lapar, berilah dia makan roti, dan jikalau ia dahaga, berilah dia minum air. Amsal 25:22 .Karena engkau akan menimbun bara api di atas kepalanya, dan TUHAN akan membalas itu kepadamu” Roma 12:19-21. “Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan. Roma 12:20. Tetapi, jika seterumu lapar, berilah dia makan; jika ia haus, berilah dia minum! Dengan berbuat demikian kamu menumpukkan bara api di atas kepalanya. Roma 12:21. Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalah kanlah kejahatan dengan kebaikan! Markus 9:40 Barang siapa tidak melawan kita, ia ada di pihak kita. Imamat 19:18 Janganlah engkau menuntut balas, dan janganlah menaruh dendam terhadap orang- orang sebangsamu, melainkan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri; Akulah TUHAN. Yoh 4:7 Saudara-saudaraku yang kekasih, marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah. Yoh 4:8 Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih. Yoh4:12 Tidak ada seorangpun yang pernah melihat Allah. Jika kita saling mengasihi, Allah tetap di dalam kita, dan kasih-Nya sempurna di dalam kita. Yoh 4:20 Jikalau seorang berkata: “Aku mengasihi Allah,” dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barang siapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya. Yoh4:21 Dan perintah ini kita terima dari Dia: Barangsiapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudaranya. MATIUS 5:43. Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu. MATIUS 5:44 .Tetapi aku berkata kepadamu : Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. MATIUS 22:39 Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Matius 22:40 Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi ROMA 13:9 Karena firman: jangan berzinah, jangan membunuh, jangan mencuri, jangan mengingini dan firman lain manapun juga, sudah tersimpul dalam firman ini, yaitu: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri! YAKOBUS 2:8. Akan tetapi, jikalau kamu menjalankan hukum utama yang tertulis dalam Kitab Suci : “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri”, kamu berbuat baik. MATIUS 18:21 Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada Yesus: “Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?” Matius 18:22. Yesus berkata kepadanya: “Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali. Matius 6:14 Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Matius 6:15 Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu.” Efesus 4:32 Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu. Matius 5:16:Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga. link arsip from: gudang-pm www.hkbpkramatjati.com/ibadah-minggu/

The Lord Yesus 

taught us to forgive!
Posted in Artikel

menjadi murid ataukah hanya pendatang

KESETIAAN KEPADA YESUS KALA MENJADI PENGUNJUNG BIASA ”Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, isterinya, ibunya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan,
bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.” (Luk. 14:26). Pernyataan Yesus itu lugas dan tegas; terkesan keras. Mengapa Dia melakukannya? Bagaimana jika para pendengar-Nya mutung? Untuk memahami tindakan-Nya, kita perlu menelaah konteksnya: ”Pada suatu kali banyak orang berduyun-duyun mengikuti Yesus dalam perjalanan-Nya.” (Luk. 14:25). Demikianlah faktanya: orang banyak mengikuti Yesus. Dan yang dimaksud Lukas dengan ”perjalanan-Nya” ialah perjalanan
ke Yerusalem tempat Yesus menuntaskan misi hidup-Nya: mati dan bangkit. Nah, persoalannya: apakah orang banyak itu setia mengikuti Yesus hingga Yerusalem? Apakah mereka tetap menjadi murid saat mengetahui Yesus sedang menyongsong
kematian-Nya? Demikianlah suasana yang menyelimuti konteks pernyataan tadi. Menjadi Murid Yesus menekankan hal ke-murid-an. Sang Guru membedakan antara ”yang datang” dan ”yang menjadi murid”. Yang datang belum tentu menjadi murid. Karena akan banyak yang datang. Itu dihargai. Tetapi, apakah mereka layak disebut murid ? Murid beda dengan pengunjung. Pengunjung datang dan pergi sewaktu-waktu. Kalau ada waktu datang, kalau nggak ada waktu, ya nanti saja! Semuanya tergantung mood, perasaan hati, dan situasional sifatnya.
Menjadi murid tidak tergantung mood, tidak tergantung perasaan hati, dan kekal sifatnya. Murid juga beda dengan simpatisan. Simpati, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), berarti rasa kasih, rasa setuju, rasa suka, keikutsertaan merasakan perasaan orang lain. Ujung-ujungnya perasaan. Dan kita sulit mengharapkan komitmen simpatisan. Sebab perasaan manusia cenderung—bahkan senantiasa—berubah. Simpatisan partai akan menarik dukungannya jika ada partai lain yang dirasa lebih baik. Simpatisan mudah berubah pendapat karena perasaan manusia memang cenderung berubah. Yesus memanggil orang untuk tidak hanya menjadi pengunjung atau simpatisan, tetapi menjadi murid. Dan menjadi murid berarti membenci orang-orang terdekat, bahkan diri sendiri. Dalam gaya bicara orang Semit, menurut Rama Gianto, ungkapan ”membenci” biasa dipakai untuk menggambarkan sikap tidak memihak. Begitu pula ”mengasihi” maksudnya sama dengan berpihak. Para murid diingatkan agar tidak lagi memihak pada ikatan-ikatan kekerabatan atau mengikuti naluri menyelamatkan diri. Mereka harus menomorduakannya. Tuntutan Yesus jelas. Dia ingin semua hubungan keluarga dinomorduakan karena Allahlah yang menciptakan semua hubungan itu. Aneh bukan, jika kita menomorduakan Allah, yang mengaruniakan semua hubungan keluarga itu. Itu berarti, kita harus belajar mempertanggungjawabkan rencana penting dengan cara
matang. Hal menjadi murid bukanlah hikmat sesaat dan mudah berubah menurut keadaan. Orang harus memikirkannya secara matang—tak hanya keberanian memulai, tetapi juga
kemampuan meneruskan dan menerima konsekuensinya. Selamat menjadi murid! luke


Shan-Mosdi-archive-2016:


Perjuangan Yesus, 
Kisah Yesus akan segenap kasih Allah bagi manusia, 
Allah begitu paling mengasihi manusia dari semua yang diciptakanNya.
Saat manusia jatuh dalam dosa (Adam-Hawa), Allah memperbaikiNya hubungannya dengan 
manusia melalui Yesus. Yesus bahagian dari Allah, yang dengan kuasaNya menjadikan 
Yesus ada pada kehidupan biasa, sebagai manusia biasa, yang lahir dari perawan 
Bunda Maria, dibesarkan, dibaptis, disalib, mati, dikubur diliang batu, bangkit dari 
kematian, dan naik ke sorga, yang akan turun kelak sebagai penghakiman terakhir 
pada manusia yang tidak mempercayai Tuhan Allah. 

Percaya Kepada Tuhan dengan iman, tidak senantiasa 
-menunggu sampai ada panggilan Tuhan untuk tugas pelayan, 
 menjadi terlibat dalam pelayanan kita, bagi Allah.
-kita tidak cenderung lebih ingin mengetahui secara logika Kebenaran Tuhan 
 dalam hidup atau sebagai dasar iman orang percaya, 
-kita tidak menunggu keberhasilan hidup lalu mau melayani Tuhan
-kita tidak menunggu usia tua lalu mendekatkan diri dengan Tuhan. 
-kita tidak lantas menghitung sebanyak apa yang sudah kita persembahkan pada Tuhan
 untuk kita ambil kembali di saat tertentu. contohnya: Melalui rumahNya (gereja) 
 kita meminta dana besar untuk mengadakan acara pesta raya, sosial, dll.
 harus di ingat : Apapun yang sudah kita persembahkan dengan ikhlas adalah milik Tuhan. 
 Akan lebih baik kita tidak mempersembahkan sesuatu apapun, dari pada memberi 
persembahan tapi mengharapkan sesuatu dibalik itu semua.
-kita  juga tidak akan membedakan hukum-hukum dari sepuluh hukum taurat Tuhan.




Kematian Yesus dan kebangkitanNya:

Sepuluh daripada penampilan kebangkitan Yesus dicatatkan dalam Perjanjian Baru. 
Ia dapat disusun seperti berikut:
(1.) Malaikat dan Yesus sendiri menyatakan kepada Mary Magdalena di kuburnya 
seperti yang dicatatkan oleh Yohanes 
(Yoh_20:11-18), dan juga ditekankan dalam Markus (Mar_16:9-11).
(2.) Untuk wanita yang lain, “Mary,” Salome, Joanna, dan yang lain, 
setelah balik daripada melawat kubur 
dan seperti yang dikatakan malaikat dicatatkan oleh penulis Matius 
(Mat_28:1-10). 
( Mar_16:1-8, dan Luk_24:1-11.)
(3.) Kepada Simon Petrus sendiri pada hari kebangkitannya. (lihat, Luk_24:34; 1Kor_15:5.)
(4.) Kepada dua pengikutnya yang dalam perjalanan ke Emmaus pada hari kebangkitannya, 
dicatatkan dengan jelas 
hanya dalam Dr. Lukas (Luke 24:13-35. Bandingkan, Mar_16:12, Mar_16:13).
(5.) Kepada sepuluh pengikutnya (Thomas tiada) dan yang lain “bersama mereka,” 
di Yerusalem pada malam hari kebangkitannya. 
Salah satu daripada pengikutnya mencatatkan penampilannya, dalam Yohanes (Joh_20:19-24).
(6.) Kepada pengikutnya lagi (Thomas ada) di Yerusalem (Mar_16:14-18; Luk_24:33-40; 
Yoh_20:26-28. 
Lihat juga, 1Kor_15:5).
(7.) Kepada penginjil yang sedang memancing di Laut Galilea. Dalam penampilan ini juga 
dicatatkan oleh Yohanes 
(John 21:1-23).
(8.) Kepada yang sebelas, dan seterusnya kepada yang lain sekitar 500, dan di tempat 
ramai di wilayah Galilea 
(1Kor_15:6; bandingkan Mat_28:16-20).
(9.) Kepada Yakobus, tetapi dengan cara tanpa diduga (1Kor_15:7).
(10.) Kepada rasul-rasulnya sebelum keberangkatannya. Mereka menemaninya daripada 
Yerusalem sehinggalah ke Bukit Olive/Zaitun, 
dan disana mereka melihat dia berangkat “sehingga awan menutupi pandangan mereka” 
(Mar_16:19;Luk_24:50-52;Act_1:4-10). 
Perlu dititikberatkan bahawa ia adalah jelas berkaitan bahawa kebanyakan acara ini 
Raja kita membekalkan para penginjilnya 
dengan fakta kuat dan cukup tentang peluang bagi ujian terhadap fakta berkaitan dengan 
kebangkitannya. 
Dia berbicara kepada mereka secara bersemuka. Mereka menyentuh Dia (Mat_28:9; Luk_24:39; 
Yoh_20:27), 
dan dia sendiri makan roti bersama dengan mereka (Luk_24:42, Luk_24:43; Yoh_21:12, 
Yoh_21:13). 
(11.) Sebagai tambahan diatas, penekanan harus dibuat terhadap menifestasi Kristus 
sendiri terhadap Saulus di Damaskus, 
yang telah bercakap dengannya melalui penampilan Penyelamat hidup (Kisah_9:3-9, 
Kisah_9:17; 
1Kor_15:8; 1Kor_9:1). 
Ia sesuai seperti yang dicatatkan oleh Dr. Lukas (Kisah_1:3) bahawa kemungkinan / 
masih banyak penampilannya yang lain yang tidak dicatatkan.
Kebangkitannya telahpun dinubuatkan seperti oleh,
(1.) Tuhan Bapa (Maz_16:10; Kisah_2:24; Kisah_3:15; Rom_8:11; Efe_1:20; Kol_2:12; 
Ibr_13:20);

(2.) Oleh Kristus sendiri (Yoh_2:19; Yoh_10:18); dan

(3.) oleh Roh Kudus (1Pet_3:18).

Kebangkitannya ialah kesaksian awam Kristus yang telah disahkannya, dan beberapa bukti 
oleh Bapa menerimanya sebagai kerja pembelaannya. 
Ia adalah kemenangan keatas kematian dan kubur untuk kesemua pengikutnya. 
Pentingnya kebangkitan Kristus akan terlibat 
apabila kita pertimbangkan bahawa jika dia bangkit maka Injil mencatatkan yang benar, 
tapi jika tidak bangkita maka Injil dibuktikan menipu. Kebangkitannya daripada kematian 
mempertaruhkan pengorbanannya diterima. 
Justifikasi kita adalah dijamin denga kepatuhannya kepada kematian, dan dengan itu dia 
dibangkitkan daripada kematian (Rom_4:25). 

Kebangkitannya ialah bukti bahawa dia membuat pembelaan penuh terhadap dosa kita, 
bahwa pengorbanannya diterima sebagai kepuasan untuk pengadilan surgawi, dan darahnya 
sebagai tebusan kepada pendosa. 
Ini juga merupakan ikrar dan milik bagi kebangkitan untuk semua mereka yang 
mempercayainya 
(Rom_8:11; 1Kor_6:14; 1Kor_15:47-49; Phi_3:21; 1Yoh_3:2). 
Sebagimana Dia hidup, mereka juga harus hidup.
Ia membuktikan bahawa Dia sememangnya Anak Tuhan, sebagaimana telah jaya membuktikan 
tuntutannya (Yoh_2:19; Yoh_10:17).
“Jika Kristus tidak bangkit, keseluruhan skim pembelaan ialah kegagalan dan penuh 
kecelakaan, dan kesemua ramalan 
dan penantian bagi hasil kemuliaannya bagi masa dan kekekalan, untuk manusia dan juga 
malaikat dalam pelbagai tahap dan kedudukan, dibuktikan sebagai gagasan yang 
tidak masuk akal. Tapi sekarang Kristus bangkit dari kematian, dan menjadi 
buah-pertama bagi mereka yang masih tidur ‘ 
Dengan itu Alkitab adalah benar bermula daripada Kejadian sehinggalah kepada Wahyu. 
Kerajaan kegelapan sudah dijatuhkan,
Satan telah dibuang dari surge, dan kemenangan sebuah kenyataan terhadap kesalahan, 
bagi yang baik terhadap yang jahat, 
bagi kebahagiaan terhadap angan-angan telah selama-lamanya terjamin.” Hodge.

Dengan rujukan laporan yang dilakukan oleh tentera Roma bahawa ia akan disuap 
(Mat_28:12-14) 
untuk mengedarkan penekanan terhadap kebangkitan Kristus, 
“pengikutnya akan datang pada malam hari dan akan mengambilnya apabila kita tidur,
” Sarjana Matthew Henry dalam “Komentarinya,” terhadap Yoh_20:1-10, 
menyelesaikan tuntutan, “Kain-Kubur yang dipakaikan kepada Kristus dijumpai 
dalam susunan yang baik, yang bertindak sebagai bukti bahawa badannya tidak 
‘dicuri sementara askar tersebut tidur.’ Pencuri bagi kubur tersebut dikenal 
pasti untuk membawa lari “pakaian” dan meninggalkan badan; 
tapi tidak satupun yang mengambil ‘badannya’ dan meninggalkan pakaian, 
terutama ketika Dia dalam keadaan ‘linen terbaik’ dan baru (Mar_15:46). 
Siapa sahaja semestinya membawa badannya dengan pakaiannya sekali daripada 
bertelanjang. Atau jika mereka mencurinya juga tentu tiada kebahagiaan/
ketenangan orang yang melakukannya.”

Menurut Dr. Gary Habermas sekurang-kurangnya ada dua belas fakta sejarah 
yang harus diakui 
bahkan oleh sarjana-sarjana bukan Kristian:
1. Yesus mati di atas salib.
2. Dia dikuburkan.
3. Kematian-Nya menyebabkan murid-muridnya kecewa dan putus asa.
4. Kubur Yesus ditemukan dalam keadaan kosong beberapa hari kemudian.
5. Para murid percaya bahawa mereka melihat Yesus yang bangkit.
6. Selepas itu, para murid berubah dari ragu-ragu menjadi orang-orang percaya 
yang berani.
7. Berita ini adalah inti pemberitaan Injil dalam gereja awal.
8. Berita ini diberitakan di Yerusalem.
9. Sebagai hasilnya, gereja lahir dan bertumbuh.
10. Hari kebangkitan (hari Minggu) menggantikan hari Sabath (hari Sabtu) 
sebagai hari utama untuk beribadat.
11. Thomas, seorang skeptik, bertaubat ketika dia percaya bahawa dia melihat 
Yesus yang bangkit.
12. Paulus, musuh orang-orang Kristian, bertaubat setelah mengalami pengalaman 
yang dia percayai sebagai kemunculan Yesus yang bangkit.

1. Bukti-Bukti Penyaliban/kematian Yesus Kristus

Sebelum bergerak kepada bukti kebangkitan Yesus, mengimbas pada bukti-bukti 
penyaliban Yesus:

01. Nubuat dan Ramalan-Ramalan Mengenai Penyaliban-Nya
02. Pernyataan daripada Yesus Kristus Sendiri
03. Kesaksian daripada Para Hawariyun
04. Tanda-tanda yang Menyusul Ketika Kewafatan Yesus Kristus
05. Kebangkitan Yesus Kristus dari Maut
06. Kesaksian daripada Ahli Sejarah
07. Kesaksian daripada Pilatus, Gabenor Empayar Roman
08. Penggunaan Simbol Salib oleh Pengikut Awal
09. Kesaksian Sejarah dan Kesinambungan Peringatan Umat Kristian
10. Kesaksian daripada Kitab Talmud

Untuk menepis kebenaran fakta bukti-bukti ini adalah sukar, sudah tentu memerlukan 
penjelasan 
panjang, dengan membawa banyak masa, 
malah apa yang pasti setiap satunya belum tentu dapat ditindakan lanjuti, atau malah 
membingungkan.
Bagi para Skeptik hal ini perlu menjadi ujian dan bagi yang sudah percaya harus juga 
mempelajarinya, 

Artikel terkait:
selanjutnya ke — Bukti penyaliban/kematian Yesus berasaskan Alkitab dan Kitab lain 
Alkitab-Kematian Dan Kebangkitan Yesus.

Kebangkitan Yesus
Menurut International Standard Bible Enclopedia terdapat 8 bukti 
yang boleh dibuat asas kajian tentang bukti-bukti kebangkitan Yesus iaitu meliputi:
1. Bukti pertama: Yesus yang hidup
2. Bukti Kedua: Kubur yang kosong
3. Bukti Ketiga: Transformasi yang dialami pengikutnya
4. Bukti Keempat: Kewujudan gereja primitif
5. Bukti Kelima: Kesaksian Paulus
6. Bukti Keenam: Rekod dalam Injil
7. Rumusan dan penutup
8. Teologi tentang kebangkitan

anggurbaru.wp

 

Posted in Artikel

ibadah minggu

PARMINGGUON GEREJA HKBP RESSORT KRAMAT JATI

Minggu, 4 Sept 2016


 

TOPIK "PILLITMA HANGOLUAN I ASA MANGOLU HO / PILIHLAH KEHIDUPAN SUPAYA ENGKAU HIDUP"
KAIN ALTAR ; NARATA / HIJAU
EP; LUKAS 14 ; 25-33 (LUKAS)
EV; 5 MUSA 30 ; 15-20 (ULANGAN)
PATIK / TAURAT; 1 (SATU DAN ARTINYA)
BE 2; 1-3
BE 140; 1+3
BE 417; 1-2
BE 238; 3+5
BE 723; 2-3
BE 727;1...dst
KOTBAH
BE 691; 1...dst
ACARA PANDIDION DAKDANAK / BAPTIS 
BE 146;1-2
BE 147;6.
TANGIANG PELEAN,TANGIANG PASU-PASU, TANGIANG PANUTUP

 

IBADAH SORE 17:00

KJ 249 ; 1-3
KJ 242 ; 3-4
KJ 275 ; 1-2
KJ 332 ; 1-2
KJ 388 ; 1-2
KJ 376 ; 1...dst
KOTBAH
KJ 363 ; 1...dst
DOA PERSEMBAHAN, DOA BERKAH, DOA PENUTUP.
 
Posted in Kebaktian Minggu

musik song leader

IBADAH MINGGU 4 SEPT 2016,

ORGANIS - PIANIS
Minggu, 4 sept 2016:
1. M.P SIAHAAN - IRENE Br TOBING.
2. CSt. E. SIPAHUTAR - Ny. SIANTURI/ Br.PURBA.
3. BETSY Br PURBA - MP. SIAHAAN.

SONG LEADER
Minggu, 4 sept 2016;
-SHANDY SIAHAAN
-RENTA Br SITUMEANG
-Ny SITORUS /Br ARITONANG
-PRISKILA Br SITUMEANG

-LEO MARPAUNG
-SONYA Br SIMATUPANG
-DEBORAH Br SITUMEANG
-KARISHA Br PANJAITAN

-SHANLY SIAHAAN
-HOTLAS SINAGA
-PINTA Br SINAGA
-TIGRIS Br MATONDANG


SKM:

Minggu, 4 sept 2016;
KOTBAH   : Pdt M. SILABAN STh
LITURGIS : St J.SITUMORANG
PL; IBADAH CERIA

PENDAMPING;
-St.J.F.R SITORUS
-St.S.SITUNGKIR
-CSt. B.SIDAURUK 


REMAJA:
Minggu, 4 sept 2016;
KOTBAH; Pdt D. Br MARPAUNG
LITURGIS; S t.B.T SINAGA

ORGANIS ; BONITA Br SIMAGUNSONG
PEMANDULAGU;
-LURENCIA Br HUTAJULU
-WINDA Br SITUMORANG

 

Posted in Kebaktian Minggu