Minggu Judika 29 Maret 2020

gereja-hkbp-kramat-jati

Ibadah Jemaat HKBP Kramat Jati, Minggu Judika 29 Maret 2020

  • ACARA FILE
  • VIDEO (Share)

LATIHAN IBADAH : LATIHAN LAGU LAGU PUJIAN


 

VIDEO : IBADAH ONLINE MINGGU JUDIKA >>>> 

SALURAN  I =

SALURAN II =

 


MINGGU JUDIKA :Berilah keadilan kepadaku (Luluhon ahu ale Jahowa)

Rangkaian Acara 29 Maret 2020

ACARA IBADAH MINGGU KELUARGA
DI MINGGU JUDIKA

Ev: 2 Petrus 1 : 1 – 9
Ep: Zepania 2 : 1 – 3

TOPIK:
KEADILAN TUHAN YANG MENYELAMATKAN

Minggu, 29 Maret 2020

I. PERSIAPAN:
– Ibadah dipimpin oleh Kepala Keluarga
– Pendoa syafaat dipilih dari salah seorang anggota keluarga
– Kantong persembahan disediakan
– Sebelum ibadah dimulai sebaiknya lagu-lagu di dalam ibadah lebih dulu dipelajari.

II. IBADAH: (P = Pemimpin; K = Keluarga)

1. PANGGILAN BERIBADAH:

P: Jemaat yang dikasihi Tuhan, ini minggu kedua bagi kita mengadakan kebaktian minggu di rumah kita karena pendemi Virus Corona (Covid-19) yang melanda seluruh dunia. Walaupun kita mengadakan kebaktian di rumah bukan karena kita tidak mau beribadah di gereja kita, tetapi karena kita berjagajaga supaya pendemi virus corona itu tidak semakin menjalar. Jadi kalau kita mengadakan ibadah ini di rumah, berarti kita sudah ikut memerangi pendemi ini dan doa kita kepada Tuhan kiranya pendemi ini segera berlalu dari kehidupan kita dan dari dunia ini. Lanjutkan membaca “Minggu Judika 29 Maret 2020”

Renungan 25 Maret 2020

Amang / Inang, Naposo semua yang di kasihi Tuhan, Marilah kita menggunakan waktu sejenak untuk berdoa, membaca dan merenungkan firman Tuhan sebagai sumber kekuatan inspirasi dan motivasi bagi kita. Secara khusus dlm menghadapi ke tidak pastian yang terjadi sekarang ini


Yohanes 3:21 (TB) tetapi barangsiapa melakukan yang benar, ia datang kepada terang, supaya menjadi nyata, bahwa perbuatan-perbuatannya dilakukan dalam Allah.”

John 3:21 (RWV) But he that doeth truth cometh to the light, that his deeds may be made manifest, that they are wrought in God.

Nikodemus menjadi tokoh yang menarik dalam PB. Ada dua tafsir atas sikapnya yang malam-malam menjumpai Tuhan Yesus. Arus pertama menyebutkan suatu sikap Arif dan bijak sana, datang menjumpai Tuhan Yesus untuk menyakinkan dirinya akannapa yang dia tahu. Namun tafsir yang kedua adalah, sesungguhnya Nikodemus sikap yang tidak mau berterus terang, tahu tapi tak mengaku, mengerti namun tidak jujur. Ibarat orang yang malu-malu tapi mau. Inilah yang disebut dengan “mentalitas Nikodemus”.

Sesungguhnya dia sudah tahu tentang siapa Tuhan Yesus; kotbah, ajaran dan mujizat-mujizat yang dilakukan Tuhan Yesus. Namun sebagai ahli Taurat dan Farisi enggan mengatakan itu di tempat keramaian. Apalagi Nikodemus pemimpin agama Yahudi. Yohanes 3:2 (TB) Ia datang pada waktu malam kepada Yesus dan berkata: “Rabi, kami tahu, bahwa Engkau datang sebagai guru yang diutus Allah; sebab tidak ada seorang pun yang dapat mengadakan tanda-tanda yang Engkau adakan itu, jika Allah tidak menyertainya.”

Dia datang malam-malam menjumpai Tuhan Yesus agar tidak dilihat orang Yahudi. Dalam percakapan selanjutnya Yesus menerangkan kepada Nikodemus, apa yang dilihat itu tidak akan dimengerti jika tidak lahir baru, lahir dari roh yang diperbaharui. Kebenaran Injil Yesus Kristus bukan dari akal dan analisa logic ansih, tetapi spirit yang mencerahkan jiwa. Kerajaan Allah harus dipahami dari pikiran Allah sendiri. Itulah manusia yang lahir dari Roh, bukan buah analisa pikiran semata.

Dalam percakapan selanjutnya, Yesus mengetahui hati Nikodemus yang terdalam. Masalahnya bukan tidak mengetahui tentang kebenaran di dalam diri Tuhan Yesus tapi bagaimana Nikodemus berani menyaksikan kebenaran Tuhan Yesus secara terus terang, bukan sembunyi-sembunyi atau malu-malu. Karena itu Yesus berkata: tetapi barangsiapa melakukan yang benar, ia datang kepada terang, supaya menjadi nyata, bahwa perbuatan-perbuatannya dilakukan dalam Allah.”

Melakukan yang benar ia akan datang kepada terang! Inilah dikehendaki Yesus, hidup dalam kebenaran. Disini kita diingatkan akan tugas orang percaya: mengetahui kebenaran tidak akan menyimpannya sendiri tetapi menyaksikannya kepada orang lain agar mengetahui kebenaran itu
sendiri. Dengan menyaksikan kebenaran anda telah menjadi penyaluran kebenaran dan perbuatan Allah kepada orang lain.1 Petrus 2:9 (TB) Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib

Tuhan memberkati amang/inang dengan melimpahkan segala kebaikan dalam hidupmu. Amin


– Marilah kita berdoa untuk kesembuhan dunia ini.
⁃ untuk para tenaga medis dan dokter agar mereka menjadi alat Tuhan menuju kesembuhan.
⁃ Utk para org yg sakit, secara khusus yg ter infeksi Covid 19 Kiranya Tuhan menyembuhkan
⁃ Untuk para pelaku ekonomi, pedagang di pasar, tukang tambal, bengkel, supir dll. Kiranya Tuhan menjauhkan dari sakit penyakit.


Salam. Pdt. Samuel Sitompul.

 

Hkrjati Renungan 26 Maret 2020

ALLAH TIDAK BERLAKU CURANG
Marilah menggunakan waktu sejenak hari ini untuk berdoa, membaca dan merenungkan Firman Tuhan sebagai sumber kekuatan, inspirasi dan motivasi bagi kita semua. Secara khusus menghadapi pergumulan dunia yg berat ini.

Kamis, 26/03/2020

Ayub 34:12 (TB) Sungguh, Allah tidak berlaku curang, Yang Mahakuasa tidak membengkokkan keadilan.

Job 34:12, 16 (RWV) Yea, surely God will not do wickedly, neither will the Almighty pervert judgment.
If now thou hast understanding, hear this: hearken to the voice of my words.

Curang adalah suatu sifat buruk yang tidak disukai siapapun. Biasanya curang sebutan seseorang mengambil keuntungan sendiri tanpa mengindahkan norma. Beban yang seharusnya dia tanggung dialihkan pada orang lain dan keuntungan orang lain diambilnya untuk dirinya sendiri dengan cara yang tidak fair. Perilaku curang biasanya selfish – ego, tak peduli orang lain, tidak taat pada aturan main dan semuanya dihalalkan untuk mencapai kepentingan sendiri.

Mengapa kata ini dipakai untuk menjelaskan kisah Ayub? Apakah kita masih meragukan kasih dan keadilan Tuhan? Allah tidak curang Dia adil dalam segala tindakannya.

Penyataan ini muncul karena ada pendangan teologis tertentu yang keliru, yakni ‘teodisi’. Jika seseorang baik maka Tuhan akan mendatangkan kebaikan dan tidak mungkin lagi orang baik ditimpa kemalangan. Pandangan ini memahami Tuhan itu baik dan akan membalaskan kebaiakan bagi orang berbuat baik. Kedua, penderitaan dianggap sebagai hukum, tindakan Allah atas kejahatan/kesalahan seseorang. Karena Allah baik maka tak mungkin Allah keliru membuat keputusan sampai mendatangkan kesengsaraan pada orang baik seperti Ayub.

Dasar pemikiran ini ada pada sahabat-sahabat Ayub, yang bersemangat untuk membela Tuhan dan menyalahkan Ayub. Anjuran sahabat Ayub ini adalah agar Ayub mengaku salah dan berobat. Ayub tak berteeima dalam hal ini. Sekalipun Ayub menyadari tak mungkin berperkara dengan Tuhan, namun jika karena perbuatannya tak mungkin penderitaan seberat itu datang.

Kalau tidak pernah tidak pernah keliru dalam membuat keputusan kenapa begitu berat derita Ayub? Ayub membela diri bahwa semua penderitaan yang dialami bukanlah atas kesalahan sendiri. Ayub bersedia diperiksa, dan kalau Ayub dipersalahkan dalam segala penderitaannya justru Ayub tidak berterima dan bersedia diadili dihadapan Tuhan.

Kalau bukan kesalahan Ayub, kenapa dia mengalami semua pendeeitaan ini? Apakah Allah curang, atau salah m3mbuat keputusan sehingga orang baik yang satu ini menderita? Dimana keadilan Tuhan? Bukankah adil itu adalah setiap orang menerima buah dari pekerjaanNya? Ayub benar dan tak bersalah dihadapan Tuhan namun mengapa menderita?

Inilah pengajaran dari kitab Ayub. Penderitaan yang dialami orang benar bukanlah sebagai hukuman. Ada kalanya orang baik mengalami penderitaan demi maksud Allah. Seperti Ayub, penderitaannya adalah menjadi kesaksian bagi ber-millyard orang dan hidupnya menjadi kesaksian yang meneguhkan.

Sahabat yang baik hati! Ingatlah Tuhan itu adil. Jika ada penderitaan yang kita alami, padahal kita sudah berusaha melakukan yang terbaik bagi Tuhan. Tuhan tidak pernah berlaku curang, tindakanNya melebihi dari apa yang dipikirkan manusia. Keadilan Tuhan bukan selamanya dalam arus logika, Allah tidak bekerja mendatangkan kebaikan dari pengalaman baik. Allah dapat juga berkarya lewat penderitaan yang dialami orang percaya.

Tuhan memberkati amang/inang dengan melimpahkan segala kebaikan dalam hidup saudara. Kiranya Tuhan menganugerahkan kekuatan dan kesehatan bagi kita. Amin.


Salam sehat : Pdt. Samuel Sitompul
Bapak ibu warga jemaat HKBP Kramat jati.
⁃ Tetaplah berdoa untuk kesembuhan dunia ini. Dan berdoa utk orang yg terkena suspec C19
⁃ Berdoa untuk tenaga medis, dokter dan perawat agar Tuhan memberi kekuatan
⁃ Berdoalah buat pemerintah
⁃ Berdoalah buat para pelaku ekonomi kecil, pedagang di pasar, supir, tukang tambal, tukang bengkel dll
⁃ Tetaplah berdoa utk aparat keamanan.
⁃ Silahkan di share

Renungan & Motivasi 24 Maret 2020

Renungan :

# sermon selasa 24/03/2020 masih di liburkan.

Ende: 211:1-2 “ Tuhan Jesus Siparmahan”
1. Tuhan Jesus Siparmahan, Au birubiruNa do Jesus gok di Ho rohangku, Sai ihuthononku HoSai ihuthononku Ho, Sai ihuthononku HoJesus gok di Ho rohangku, Sai ihuthononku
2. Jumpa masa sorimago Tung pangapul Ho gogo ia bogasMi huida Sai ihuthononku Ho sai ihuthononku Ho, Sai ihuthononku Ho ia bogasMi huida Sai ihuthononku Ho


MENCARI YANG HILANG
Marilah kita menggunakan waktu sejenak di pagi hari ini untuk berdoa, membaca dan merenungkan Firman sebagai sumber kehidupan inspirasi dan motivasi bagi kita. Selasa, 24/03/2020

Lukas 19:10 (TB) Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.”

Luke 19:10 (RWV) For the Son of man is come to seek and to save that which was lost.

Ada hal unik yang dilihat oleh Injil Lukas dari kedatangan Tuhan Yesus ke dunia ini. Yesus datang bukan untuk orang-orang saleh yang menganggap dirinya kudus dan dekat dengan Tuhan tetapi Yesus itu datang bersahabat dengan orang sederhana, orang miskin dan kurang terpandang, pemungut cukai, perempuan yang berzinah, orang Samaria dan orang-orang yang dianggap sebelah mata oleh kaum Farisi.

Hal ini membuat kalangan Yahudi mempertanyaan mengapa Yesus melakukan semua itu? Apakah dia ingin mencari popularitas dan mendapat dukungan orang banyak? Maka muncullah propaganda Farisimenyingkirkan Yesus dari halayak ramai, mereka menciptakan provokasi dan opini yang negatif kepada Yesus dengan fitnah bermacam-macam; menuduh melanggar Sabath, menyembuhkan dengan kuasa belzebull, berkuasa mengampuni dosa, menyebut diri Anak Allah dll. Termasuk dalam perikop ini, Yesus datang dan dekat dengan orang yang dipandang sebelah mata oleh kalangan Yahudi.

Akhirnya Yesus menjawab bahwa Yesus datang untuk mencari orang yang hilang. Ia datang mencari orang-orang yang telah meninggalkan Tuhan dan membawa.mereka kembali kepada rangkulan kasih Allah Bapa. Dalam kalimat lain Yesus mengatakan bukan orang sehat membutuhkan dokter tetapi orang sakit, agar sembuh dan pulih.
Matius 9:12 (TB) Yesus mendengarnya dan berkata: “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit.

Sering kali dalam kehidupan kita, orang percaya mengisolasi diri dari orang yang dianggap tidak hidup dalam iman. Menilai dan menjudge orang lain tidak hidup barulah, jauh dari Tuhan dan melukai Tuhan. Berbeda dengan dirinya yang mau mendengar pada Firman, displin dalam doa dan hidup rohani yang baik. Dengan pernyataan sesungguhnya, orang percaya harus menjadi alat Tuhan untuk menyapa dan mengajak mereka untuk meninggalkan hidupnya yang jauh agar kembali hidup dalam.rangkulan kasih Tuhan Yesus. Kedatangan Yesus untuk menyelamatkan dan mengampuni dosa manusia agar hubungannya dengan Tuhan tersambung dan diperdamaikan kembali.

Tak seorangpun diantara kita yang berhak menghakimi orang lain merasa lebih kudus dari yang lain, lebih layak dihadapan Tuhan, lebih saleh dan lebih mulia. Dihadapan Tuhan kita semua adalah manusia berdosa, baik dosa warisan sejak kejatuhan manusia dalam dosa dan dosa perbuatan. Kita dicari dan hendak dipulihkan oleh Tuhan Yesus.

Bukan berarti Yesus mengabaikan orang baik, sama sekali tidak. Justru kita yang telah menyadari panggilan Tuhan harus menjadi alat Tuhan untuk memenangkan orang lain kepada Tuhan Yesus. Sama seperti gembala yang mencari domba yang tersesat demikianlah Tuhan Yesus datang ke dunia ini untuk mencari orang-orang yang telah meninggalkan Tuhan.

Sahabat yang baik hati! Tuhan Yesus itu baik dan dia berseru-seru memanggil nama kita satu persatu. Apakah kita mendengar panggilan Tuhan itu? Jangan biarkan jalan hidup tersesat, terperangkap oleh dosa dan segala perbuatan yang menyimpang dari Tuhan. Yesus berseru dan memanggil nama kita supaya kita mau diajak bersama-sama dalam pangkuan Bapa yang rahmani.


Sahabat yang baik hati! Tuhan Memberkati saudara dengan melimpahkan segala kebaikan dalam hidup saudara. Amin

Salam: Pdt Samuel Sitompul
A. Berdoalah untuk kesembuhan dunia ini
B. Berdoalah utk tenaga medis
C. Silahkan di share di WAG masing2

Motivasi Renungan Senin 23 Maret 2020

ENGKAU ADA DIANTARA KAMI
Marilah menggunakan waktu sejenak di pagi hari ini untuk berdoa, membaca dan merenungkan Firman Tuhan sebagai sumber kekuatan, inspirasi dan motivasi bagi kita semua.


Senin, 23/03/2020

Yeremia 14:9 (TB) Mengapakah Engkau seperti orang yang bingung, seperti pahlawan yang tidak sanggup menolong? Tetapi Engkau ada di antara kami,

Jeremiah 14:9 (RWV) Why shouldest thou be as a man dismayed, as a mighty man that cannot save? yet thou, O LORD, art in the midst of us,

Kapan anda terakhir mengalami haus dan tak punya air untuk di minum? Mungkin saat ini orang sudah jarang kehausan karena dimana-mana mudah didapatkan air. Ketika anda berjalan jauh naik kendaraan, sekalipun anda tidak membawa air minum dari rumah, namun sangat banyak warung di sepanjang jalan tersedia.

Berbicara tentang musim kering, setidaknya ada tiga kali musim kering terjadi yang menyengsarakan bangsa Israel. Pertama masa Yusuf menjadi perdana menteri di Mesir; Musim kelaparan karena salah satunya disebabkan kekeringan, krisis memperjumpakan Yusuf dengan keluarganya (Kej 41:54). Kedua masa pemerintahan raja Ahab, Nabi Elia bernazar agar Tuhan tidak mendatangkan hujan untuk mengajari Ahab atas kejahatannya (1 Raj 17:1). Dan ketiga ada pada renungan hari ini. Bangsa Israel mengalami musim kering pada jaman raja Yosia. Sumur mereka kering, raja dan pembesar menyuruh mereka mencari sumber mata air namun tak ditemukan (Yer 9:1dyb). Petani mengalami kerugian gagal panen hangus oleh kekeringan. Mereka terpukul dan terpuruk.

Dalam konteks demikianlah nabi Yeremia bekerja untuk meneguhkan dan menguatkan umatnya yang mengalami suatu musim kering. Dalam segala kesengsaraan yang dialami, Yeremia menyapa, mengapa kamu bingilung?
Mungkin spontan kita tanya, wajarlah siapa yang tidak bingung sumur-sumur kosong, tidak air untuk diminum, tanaman telah terbakar dan pasti juga ternak telah mati.

Pertanyaaan Yeremia ini, sesungguhnya mau mengingatkan bahwa sumber air itu ada pada mereka, yaitu Tuhan itu sendiri. Tuhanlah sumber air kehidupan bagi orang percaya. Dia tidak pernah meninggalkan umatNya, dia ada disitu dan bersedia setiap saat memberi apa yang dibutuhkan. Masalahnya adalah apakah kita terhubung atau terkoneksi dengan Tuhan?

Mazmur 1:3 (TB) Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.
Satu alasan yaitu dia tetap berada pada sumber air.

Kedua Yesus sumber air kehidupan.
Yohanes 4:13-14 (TB) Jawab Yesus kepadanya: “Barangsiapa minum air ini, ia akan haus lagi, tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal.”

Pertanyaan sama bagi kita dari Yeremia, mengapa kamu bingung? Tuhan ada dan berkenan menolong kita. Tuhan sanggup melebihi dari apa yang kita harapkan. Jangan biarkan hidup kita kering dan gersang, namun Siramilah dengan Firman Tuhan. Datanglah dan terhubunglah dengan Tuhan sang sumber air kehidupan di dalam doa dan kehidupan ini, segala kebingunan dan beban akan terjawab.

“Tuhan memberkati saudara dengan melimpahkan segala kebaikan dalam hidup saudara, Amin”


Sampoel_pdt

Renungan Sabtu 21 Maret 2020

IA MENYEGARKAN JIWAMU

Renungan Sabtu 21 Maret 2020

Marilah menggunakan waktu sejenak di hari ini untuk berdoa, membaca dan merenungkan Firman Tuhan sebagai sumber kekuatan, inspirasi dan motivasi bagi kita. Agar kita yakin dan percaya bahwa Tuhan akan melepaskan kita dan dunia ini dari pergumulan berat ini;

Sabtu, 21/03/2020


Mazmur 23:3 (TB) : Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.

Psalms 23:3 (RWV) He restoreth my soul: ‘He leadeth me in the paths of righteousness for his name’s sake’


Mazmur 23 adalah salah satu nyanyian paling indah dari 150 pasal kitab Mazmur. Tidak heran jika banyak orang menghapalkan satu pasal ini, atau menggubahnya lewat nyanyian merdu karena isinya indah dan sungguh menggetarkan hati. Benar bahwa Tuhanlah gembala yang baik dan takkan kekurangan orang yang digembalakan Tuhan.
Satu kalimat yang mengumumkan, Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. Tuhan mencukupkan segala kebutuhan kita.

Dalam ayat 2 disebutkan bagaiaman Tuhan akan membimbing ke Padang rumput yang hijau. Dalam ayat ini kita menerima suatu energi yang besar yaitu, Tuhan menyegarkan jiwa. Bagaimana kita menerima kesegaran! Tentu dengan air yang segar.
Ia membimbing aku ke air yang tenang. Suatu pengakuan dari Daud atas segala kebaikan Tuhan, bersama Tuhan tak ada kekurangan apapun.

Di Timur tengah, tanahnya begitu gersang, kering dan tandus sangat minus sumber air. Sumber mata air adalah paling menentukan. Setiap kampung biasanya ada satu sumber mata air atau sumur yang dapat memberikan stok air bagi masyarakat dan ternaknya. Jika kekeringan berkepanjangan tiba maka tak jarang orang ke luar mencari oase-oase atau sumber mata-mata air yang baru yang dapat mereka ambil. Sungguh alangkah bahagianya jika mereka menemukan sumber mata air. Gambaran sukacita mengatasi kehausan seperti itulah yang akan dinikmati oleh orang yang mau digembalakan Tuhan. Tuhan akan membimbing orang-orang yang dikasihinya menikmati air yang tenang. Tuhan menjamin dan mencukupkan kebutuhan air bagi mereka yang percaya kepadaNya. Yesuslah sumber air kehidupan bagi kita. Yohanes 4:14 (TB) “tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal.”


Sahabat yang baik hati! Tentu masih banyak lagi jaminan dan pemeliharaan Tuhan atas hidup orang yang dikasihiNya yang digambarkan dalam Mazmur 23 ini, bahkan sekalipun sudah berjalan di alam maut, namun Tuhan memelihara. Menjadikan Tuhan sebagai gembala berarti menyerahkan totalitas hidup kita di dalam tanganNya. Percaya dan ikut saja apa yang disampaikan oleh Gembala yang Baik, semuanya akan diberikannya kepada kita dengan hidup berkelimpahan. Domba yang baik akan mendengar dan melakukan suara Sang Gembala.


Sahabatku! Tuhan memberkati saudara dengannm melimpahkan segala kebaikan dalam hidup saudara. Amin


Pendeta HKBP Kramat Jati
Pdt. Samuel Sitompul

Pengumuman

DAMPAK PAPARAN VIRUS COVID19


PENGUMUMAN 

sermon parhalado & cal.sintua : Hari selasa Tanggal 24 maret 2020 stutus: diliburkan

Kasih Karunia dan Damai Sejahtera yang dari Allah Bapa, AnakNya Yesus Kristus kiranya menyertai kamu sekalian,
Amin.

Yang Terkasih Jemaat HKBP KramatJati :
Amang / Inang, seluruh Parhalado HKBP Kramat Jati, Naposo Bulung, Remaja, dan Anak sekolah Minggu HKBP Kramat Jati.


  • Melihat perkembangan dan dampak yang terjadi tentang paparan dampak virus Corona Covid-19 maka berdasarkan:
    Pertimbangan dan arahan dari pimpinan HKBP
  • Seruan dari MPH PGI dan berbagai aras persekutuan gereja gereja dan lintas Agama dan masyarakat
  • Himbauan dari Bapak Presiden Republik Indonesia dan Gubernur DKI Jakarta tentang sinergi masyarakat secara global dengan Memaksimalkan Daya Upaya demi mengurangi bahkan memutus mata rantai Covid 19

Lanjutkan membaca “Pengumuman”