Model Acara Nikah Hal 51

Model Buku Acara Nikah Hal 51

ACARA PEMBERKATAN NIKAH HALAMAN 51

MODEL D.2
D2.BAHASA INDONESIA :
(DI BUKU GEREJA HKBP KRAMAT JATI/2010, PADA HALAMAN : 51).

A. PERSIAPAN : DI Ruang yang di tunjuk Pendeta / Majelis Gereja

B. PROSESI PENGANTIN MEMASUKI RUANG GEREJA MENGARAH KETEMPAT
DUDUK YANG SUDAH DI SIAPKAN,
– PROSESI, DI IRINGI MUSIK – INSTRUMENT,
SOLO/DUET/TRIO/KWARTET/VOCALGROUP/KOOR
– SAAT PROSESI JEMAAT DI UNDANG BANGKIT BERDIRI.
– KELUARGA PENGANTIN LAKI-LAKI SEBELAH KANAN ALTAR,
DAN PIHAK PEREMPUAN DUDUK DI SEBELAH KIRI ALTAR
***( NB : SELAMA KEBAKTIAN DIMOHON SEMUA TERTIB,
DAN ALAT KOMUNIKASI SEPERTI HANDPHONE SILENT ATAU OFF).

C . KEBAKTIAN :
01. NYANYIAN PUJIAN : KJ.3 1-2, D0=G
“KAMI PUJI DENGAN RIANG”

1. Kami puji dengan riang Dikau, Allah yang besar;
Bagai bunga t’rima siang, hati kami pun mekar.
Kabut dosa dan derita, kebimbangan, t’lah lenyap.
Sumber suka yang abadi, b’ri sinarMu menyerap.

2. Kau memb’ri, Kau mengampuni, kau limpahkan rahmatMu
Sumber air hidup ria, lautan kasih dan restu.
Yang mau hidup dalam kasih Kau jadikan milikMu
Agar kami menyayangi, meneladan kasihMu.

**JEMAAT DIUNDANG BERDIRI**

02. VOTUM – INTROITUS – DO’A
P : DI DALAM NAMA ALLAH BAPA, DAN ANAKNYA TUHAN YESUS KRISTUS DAN
NAMA ROH KUDUS YANG MENCIPTAKAN LANGIT DAN BUMI, AMIN.
DEMIKIANLAH TINGGAL KETIGA HAL INI, YAITU IMAN, PENGHARAPAN, DAN KASIHI,
DAN PALING BESAR DIANTARANYA KASIH.

J : KASIH ITU SABAR, KASIH ITU MURAH HATI, IA TIDAK CEMBURU, IA TIDAK MEMEGAHKAN DIRI DAN TIDAK SOMBONG.

P : IA TIDAK MELAKUKAN YANG TIDAK SOPAN, DA TIDAK MENCARI KEUNTUNGAN DIRI SENDIRI,
IA TIDAK PEMARAH DAN TIDAK MENYIMPAN KESALAHAN ORANG LAIN.

J : IA TIDAK BERSUKA CITA KARENA KETIDAK-ADILAN, TETAPI KARENA KEBENARAN.

P : IA TIDAK MENUTUPI SEGALA SESUATU, PERCAYA SEGALA SESUATU MENGHARAPKAN SEGALA SESUATU, SABAR MENUNGGU SEGALA SESUATU.

J : KASIH TIDAK BERKESUDAHAN ; NUBUAT AKAN BERAKHIR; BAHASA ROH AKAN BERHENTI, PENGETAHUAN AKAN LENYAP.

P : BERDOA.

***jemaat duduk kembali***

03. PERSEMBAHAN PUJIAN : KOOR, PADUAN SUARA

04. BERBAHAGIA KELAUARGA YANG DIBERKATI TUHAN : MAZMUR 112 ; 1-9
P : Haleluya! Berbahagialah orang yang takut akan TUHAN,
yang sangat suka kepada segala perintah-Nya.

J : Anak cucunya akan perkasa di bumi; angkatan orang benar akan diberkati.

P : Harta dan kekayaan ada dalam rumahnya, kebajikannya tetap untuk selamanya.

J : Di dalam gelap terbit terang bagi orang benar; pengasih dan penyayang orang yang adil.

P : Mujur orang yang menaruh belas kasihan dan yang memberi pinjaman,
yang melakukan urusannya dengan sewajarnya.

J : Sebab ia takkan goyah untuk selama-lamanya; orang benar itu akan diingat selama-lamanya.

P : Ia tidak takut kepada kabar celaka, hatinya tetap, penuh kepercayaan kepada TUHAN.

J : Hatinya teguh, ia tidak takut, sehingga ia memandang rendah para lawannya.

P : Ia membagi-bagikan, ia memberikan kepada orang miskin; kebajikannya tetap untuk selama-lamanya,
tanduknya meninggi dalam kemuliaan.

P : BERDOA
(“BERBAHAGIALAH ORANG YANG MENDENGAR FIRMAN TUHAN, SERTA MEMELIHARANYA DALM HIDUPNAYA”).

S : Amin.

05. PERSEMBAHAN PUJIAN KOOR / PADUAN SUARA :

06. NYANYIAN PUJIAN : KJ. 417 ; 1-2, DO=D,
” SERAHKAN PADA TUHAN ”

1. Serahkan pada Tuhan seluruh jalanmu;
kuatirmu semua ditanggungNya penuh.
Sedangkan angin lau dituntun tanganNya,
Pun jalan di depanmu, Tuhan mengaturnya.

2. Hendaklah kau percaya kepada Tuhanmu;
niscaya kau bahagia, kerjamu pun teguh.
Usahamu sendiri takkan menolongmu;
Tuhanmu mengingini doamu yang tekun.

07. KOTBAH

08. PERSEMBAHAN PUJIAN : KOOR / PADUAN SUARA

09. NYANYIAN PUJIAN : KJ. 402 KUPERLUKAN JURUS’LAMAT”

***(SAAT MENYANYIKAN LAGU PENGANTIN MENUJU ALTAR)*

1. Kuperlukan Jurus’lamat, agar jangan ‘ku sesat;
s’lalu harus kurasakan bahwa Tuhanku dekat.
Maka jiwaku tenang, takkan takut dan enggan;
Bila Tuhanku membimbing, ‘ku di malam pun tent’ram.

2. Kuperlukan Jurus’lamat, kar’na imanku lemah.
HiburanNya menguatkan; sungguh tiada bandingnya.
Maka jiwaku tenang, takkan takut dan enggan;
Bila Tuhanku membimbing, ‘ku di malam pun tent’ram.

10. LITURGI PEMBERKATAN NIKAH
– FIRMAN TUHAN TENTANG DASAR PERNIKAHAN.
– JANJI PENGANTIN.
– PENEGUHAN.
– BERKAT.
– MEMBERI KENANG-KENANGAN DARI GEREJA.

11. PERSEMBAHAN PUJIAN : KOOR / PADUAN SUARA

12. NYANYIAN PUJIAN : NYANYIAN PUJIAN :KJ. 318 DO=C
“BERBAHAGIA TIAP RUMAH TANGGA”
1. Berbahagia tiap rumah tangga, di mana Kaulah Tamu yang tetap:
dan merasakan tiap sukacita tanpa Tuhannya tiadalah lengkap;
di mana hati girang menyambutMu dan memandangMu dengan
berseri; tiap angota menanti sabdaMu dan taat akan Firman yang
Kaub’ri.

2. Berbahagialah rumah yang sepakat hidup sehati dalam kasihMu,
serta tekun mencari hinga dapat damai kekal di dalam sinarMu;
di mana suka-duka ‘kan dibagi; ikatan kasih semakin teguh; diluar
Tuhan tidak ada lagi yang dapat memberi berkat penuh.

13. DOA PENUTUP :
– DOA BAPA KAMI (bersama-sama mengucapkannya)
– DOA BERKAT (Pendeta)
– AMEN..AMEN..AMEN (dinyanyikan bersama-sama)

D. KATA SAMBUTAN
01. KELUARGA PIHAK LAKI LAKI
02. KELUARGA PIHAK PEREMPUAN
– SAMBIL KATA SAMBUTAN PHOTO PENGANTIN &
PHOTO PENGANTIN BERSAMA PENDETA, MAJELIS.

E. PENUTUP, MEMBERI UCAPAN SELAMAT KEPADA PENGANTIN,
SAMBIL MENYANYIKAN LAGU “TUHAN MENYERTAIMU” (SAI TIURMA LANGKAMUNA)
DO=C

” TUHAN ALLAH BERSERTAMU, DAN TANGANNYA MELINDUNGIMU, SEPANJANG JALAN
HIDUPMU,
BILA YESUS GEMBALAMU, TENTULAH HIDUPMU TERJAGA, DAN RUMAHMU AMAN TEGUH,
KIRANYA BERKATNYA, DAN KASIH SAYANGNYA MEMBIMBINGMU, DAN WAJAHNYA MEMBERI
ENGKAU DAMAI SEJAHTERA PENUH”.

F. PHOTO KELUARGA BERSAMA PENGANTIN, BOLEH DILAKUKAN SEBELUM
ACARA PEMBERKATAN MULAI ATAU SESUDAH ACARA SELESAI.