Minggu 3 juni 2018 setelah trinitatis 1

Ibadah Minggu sore, Setelah TRINITATIS I

03 Juni 2018 – Pukul 17.00 wib Bahasa Indonesia

Topik Minggu : “Kemahakuasaan Allah akan Dunia” / Hagogoon Huaso ni Debata di portibi on

Epistel          : Keluaran 7 : 14 – 25

Evangelium : Wahyu 16 : 1 -7


  1. NYANYIAN PUJIAN dari KJ 242 : 1,2,3
  2. NYANYIAN PUJIAN dari NKB 107 : 1,3 
  3. NYANYIAN PUJIAN dari KJ 467 : 1,2
  4. NYANYIAN PUJIAN dari PKJ 164 : 1,3
  5. EPISTEL
  6. NYANYIAN PUJIAN dari KJ 445  :  1,2
  7. NYANYIAN PUJIAN KJ 340 : 1…dst
  8. JAMITA / KOTBAH 
  9. NYANYIAN PUJIAN BN HKBP 171 : 1…dst

NYANYIAN PUJIAN KJ. 242 – Muliakan Allah Bapa

1. Muliakanlah Allah Bapa, muliakan Putr’aNya, muliakan
Roh Penghibur, Ketiganya Yang Esa! Haleluya, puji Dia
Kini dan selamanya!

2. Muliakan Raja Kasih yang menjadi Penebus,
yang membuat kita waris KerajaanNya terus.
Haleluya, puji Dia, Anakdomba yang kudus!
#instrument musik….
3. Muliakan Raja sorga, Raja G’reja yang esa,
Raja bangsa-bangsa dunia; langit-bumi nyanyilah!
Haleluya, puji Dia, Raja Mahamulia!
NYANYIAN PUJIAN NKB 107 –
Bapa, Anak dan Roh
1. Bapa, Anak dan Roh, kami menyembah, pujian bagiMu, Allah yang esa.
3. Yesus, ‘Kau mukhalis, Kawan terdekat, namaMu terpuji, kini dan tetap.

NYANYIAN PUJIAN KJ. 467
TUHANKU, BILA HATI KAWANKU

1. Tuhanku, bila hati kawanku terluka oleh tingkah ujarku,
dan kehendakku jadi panduku, ampunilah.
2. Jikalau tuturku tak semena dan aku tolak orang berkesah,
pikiran dan tuturku bercela, ampunilah.

NYANYIAN PUJIAN PKJ 164 

1. Jalan hidup tak selalu tanpa kabut yang pekat,
namun kasih Tuhan nyata pada waktu yang tepat.
Mungkin langit tak terlihat oleh awan yang tabel,
di atas nyalah membusur p’langi kasih yang kekal.

Refrein:
Habis hujan tampak p’langi bagai janji yang teguh,
di balik duka menanti p’langi kasih Tuhanmu.

3. Jauhkan takut putus asa, walau jalanmu gelap,
perteguh kepercayaan dan langkahmu pertegap.
“Tuhan itu ada kasih”, itulah penghiburmu,
di atas duka bercahaya p’langi kasih Tuhanmu.

Refrein:
Habis hujan tampak p’langi bagai janji yang teguh,
di balik duka menanti p’langi kasih Tuhanmu.

Keluaran 7 : 14 – 25
7:14 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: “Firaun berkeras hati, ia menolak membiarkan bangsa itu pergi.

7:15 Pergilah kepada Firaun pada waktu pagi, pada waktu biasanya ia keluar ke sungai; nantikanlah dia di tepi sungai Nil dengan memegang di tanganmu tongkat yang tadinya berubah menjadi ular.

7:16 Dan katakanlah kepadanya: TUHAN, Allah orang Ibrani, telah mengutus aku kepadamu untuk mengatakan: Biarkanlah umat-Ku pergi, supaya mereka beribadah kepada-Ku di padang gurun; meskipun begitu sampai sekarang engkau tidak mau mendengarkan.

7:17 Sebab itu beginilah firman TUHAN: Dari hal yang berikut akan kauketahui, bahwa Akulah TUHAN. Lihat, dengan tongkat yang di tanganku ini akan kupukul air yang di sungai Nil dan air itu akan berubah menjadi darah,

7:18 dan ikan yang dalam sungai Nil akan mati, sehingga sungai Nil akan berbau busuk; maka orang Mesir akan segan meminum air dari sungai Nil ini.”

7:19 TUHAN berfirman kepada Musa: “Katakanlah kepada Harun: Ambillah tongkatmu, ulurkanlah tanganmu ke atas segala air orang Mesir, ke atas sungai, selokan, kolam dan ke atas segala kumpulan air yang ada pada mereka, supaya semuanya menjadi darah, dan akan ada darah di seluruh tanah Mesir, bahkan dalam wadah kayu dan wadah batu.”

7:20 Demikianlah Musa dan Harun berbuat seperti yang difirmankan TUHAN; diangkatnya tongkat itu dan dipukulkannya kepada air yang di sungai Nil, di depan mata Firaun dan pegawai-pegawainya, maka seluruh air yang di sungai Nil berubah menjadi darah;

7:21 matilah ikan di sungai Nil, sehingga sungai Nil itu berbau busuk dan orang Mesir tidak dapat meminum air dari sungai Nil; dan di seluruh tanah Mesir ada darah.

7:22 Tetapi para ahli Mesir membuat yang demikian juga dengan ilmu-ilmu mantera mereka, sehingga hati Firaun berkeras dan ia tidak mau mendengarkan mereka keduanya seperti yang telah difirmankan TUHAN.

7:23 Firaun berpaling, lalu masuk ke istananya dan tidak mau memperhatikan hal itu juga.

7:24 Tetapi semua orang Mesir menggali-gali di sekitar sungai Nil mencari air untuk diminum, sebab mereka tidak dapat meminum air sungai Nil.

7:25 Demikianlah genap tujuh hari berlalu setelah TUHAN menulahi sungai Nil.

NYANYIAN PUJIAN KJ. 445 –  HARAP AKAN TUHAN

1. Harap akan Tuhan, hai jiwaku! Dia perlindungan
dalam susahmu. Jangan resah, tabah berserah,
kar’na habis malam pagi merekah. Dalam derita
dan kemelut Tuhan yang setia, Penolongmu!

2. Harap akan Tuhan, hai jiwaku! Dia perlindungan
dalam susahmu. Walau sendu, hatimu remuk,
Tuhan mengatasi tiap kemelut. Ya Tuhan, tolong
‘ku yang lemah: setiaMu kokoh selamanya!

PERSEMBAHAN ALTAR

NYANYIAN PUJIAN – KJ. 340
HAI BANGKIT BAGI YESUS

1. Hai bangkit bagi Yesus, pahlawan salibNya! Anjungkan panji
Raja dan jangan menyerah.

Dengan semakin jaya Tuhanmu ikutlah,
Sehingga tiap lawan berlutut menyembah.

2. Hai angkit bagi Yesus, dengar panggilanNya! Hadapilah tantangan,
hariNya inilah!

Dan biar tak terbilang pasukan kuasa g’lap,
semakin berbahaya, semakin kau tegap.

3. Hai bangkit bagi Yesus, pohonkan kuatNya; tenagamu sendiri tentu
tak cukuplah.

Kenakan perlengkapan senjata Roh Kudus;
berjaga dan berdoa supaya siap t’rus!

4. Hai bangkit bagi Yesus! Tak lama masa p’rang: gaduhnya ‘kan diganti
nyanyian pemenang.

Yang jaya diberikan mahkota yang baka, bersama
raja mulia berkuasa s’lamanya.

Wahyu 16:1-7
16:1 Dan aku mendengar suara yang nyaring dari dalam Bait Suci berkata kepada ketujuh malaikat itu: “Pergilah dan tumpahkanlah ketujuh cawan murka Allah itu ke atas bumi. “

16:2 Maka pergilah malaikat yang pertama dan ia menumpahkan cawannya ke atas bumi; maka timbullah bisul yang jahat dan yang berbahaya pada semua orang yang memakai tanda dari binatang itu dan yang menyembah patungnya.

16:3 Dan malaikat yang kedua menumpahkan cawannya ke atas laut; maka airnya menjadi darah , seperti darah orang mati dan matilah segala yang bernyawa, yang hidup di dalam laut.

16:4 Dan malaikat yang ketiga menumpahkan cawannya atas sungai-sungai dan mata-mata air, dan semuanya menjadi darah.

16:5 Dan aku mendengar malaikat yang berkuasa atas air itu berkata: “Adil Engkau, Engkau yang ada dan yang sudah ada, Engkau yang kudus, yang telah menjatuhkan hukuman ini.

16:6 Karena mereka telah menumpahkan darah orang-orang kudus dan para nabi, Engkau juga telah memberi mereka minum darah; hal itu wajar bagi mereka!”

16:7 Dan aku mendengar mezbah itu berkata: “Ya Tuhan, Allah, Yang Mahakuasa, benar dan adil segala penghakiman-Mu “

NYANYIAN PUJIAN BN. 171. BERI TANDAKU

1. Beri tandaku, Telitilah lubuk hatiku Dan ujilah, Ingatkan aku di jalanku Sungguh Tuhan, Kau kenal diriku

2. Kasihanilah, Diriku dan kelakuanku Ku tau Tuhan, Sering ku sesat dijalanku Ampunilah, Ya, Tuhan dosaku

3. Tuhan tolonglah, Teguhkan iman percayaku Arahkanlah, Ke surga tujuan hidupku Demi anak-Mu, Dengar doaku

DOA (PENUTUP) DOA BAPA KAMI, DOA BERKAT

Posted in Kebaktian Minggu, trinitatisTagged , ,