Ibadah Jelang Malam Natal 24 des 2019

NATAL BAHASA INDONESIA PUKUL 16.00 WIB

– download print acara di bawah laman —


IBADAH NATAL UMUM
HKBP KRAMATJATI
HKBP DISTRIK VIII DKI JAKARTA

Thema:“Penggenapan Janji Allah”
(Lukas 1:26-38)

Selasa, 24 Desember 2019

I. PERSIAPAN:

• Panitia mempersiapkan 1 buah lilin besar untuk dibawa seorang pelayan pada saat prosesi.

• Lilin yang kecil sudah dibagikan kepada anggota jemaat sebelum memasuki gereja.

II. PROSESI:

Prosesi pelayan memasuki ruang gereja, dengan membawa sebuah lilin besar, diiringi musik BE. 615 – Liturgis menyalakan dan meletakkan Lilin di altar, berdiri menghadap jemaat; Pendeta dan seluruh pelayan berdiri di altar untuk menyampaikan salam Natal.

III. SALAM NATAL (L=Liturgis; J=Jemaat; SL=Song Leaders; S=semua)


Pdt:   Jemaat yang dikasihi Tuhan. Pada malam Natal ini, kami menyampaikan salam sukacita bagi kita semua: SELAMAT HARI NATAL BAGI BAPA IBU DAN SAUDARA SEKALIAN. DAMI YANG DIBAWA YESUS MEMENUHI HIDUPMU

R:   SELAMAT HARI NATAL BAGIMU JUGA.

Pdt:   Pada malam Natal ini, kepada kita dinyatakan bahwa janji Allah digenapi di dalam
Yesus Kristus yang lahir di Betlehem, Dialah Juruselamat kita dari dosa dan kematian
selama-lamanya. Marilah kita menyembah Dia, mengagungkan nama-Nya. Kita nyanyikan
“ Hai Umat Kristen Pujilah”

IV. IBADAH:

1. Nyanyian. No. KJ. 119
HAI DUNIA, GEMBIRALAH

1. Hai dunia, gembiralah dan sambut Rajamu!
Dihatimu terimalah! Bersama bersyukur,
Bersama bersyukur, Bersama sama bersyukur!

2. Hai dunia, elukanlah Rajamu, Penebus!
Hai bumi, laut, gunung lembah, bersoraklah terus,
Bersoraklah terus, bersorak-soraklah terus! ….musik

3. Janganlah dosa menetap di ladang dunia,
Sejahtera penuh berkat berlimpah s’lamanya,


2. Votum- Introitus -Doa

L: Di dalam nama Allah Bapa, dan nama Anak-Nya Tuhan Yesus Kristus,
dan nama Roh Kudus yang menciptakan langit dan bumi,
Amin.
Firman itu telah menjadi daging dan diam di antara kita,
dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai
Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.

H: Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita.

U: Lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebut orang Penasihat ajaib,
Allah yang Perkasa, Bapa yang kekal, Raja damai, Halleluya.

S: ( menyanyikan): Halleluya, halleluya, halleluya.

U: Marilah kita berdoa: Ya Allah Bapa kami, Bapa Tuhan Yesus Kristus Tuhan kami,
yang lahir di Betlehem. Terpujilah nama-Mu yang kudus, yang telah melawat kami umatMu.
Engkau mengangkat kami dari kegelapan ke dalam terang, serta membawa kami kembali kepadaMu.
Terimalah ucapan syukur kami, atas lawatanMu kepada kami melalui
AnakMu Yesus Kristus Tuhan kami, Amin. ( jemaat duduk ).


3. Nyanyian KJ 94
HAI KOTA MUNGIL BETLEHEM

1. Hai kota mungil Betlehem, betapa kau senyap;
bintang di langit cemerlang melihat kau lelap.
Namun di lorong g’lapmu bersinar T’rang baka:
Harapanmu dan doamu kini terkabullah.

4. Ya Yesus, Anak Betlehem, kunjungi kami pun;
sucikanlah, masukilah yang mau menyambutMu.
Telah kami dengarkan Berita mulia:
Kau beserta manusia kekal selamanya.


4. Hukum Tuhan:

L : Hukum Tuhan bagi kita pada ibadah Malam Natal ini,
tertulis dalam Kolose 1:12+14 :
“dan mengucap syukur dengan sukacita kepada Bapa, yang melayakkan kamu untuk mendapat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang-orang kudus di dalam kerajaan terang.
Di dalam Dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa”.
Marilah kita memintta kekuatan dari Tuhan untuk melakukan yang sesuai dengan hukum-Nya

S : Ya Tuhan Allah, kuatkanlah kami untuk dapat melakukan yang sesuai dengan hukum-Mu.
Amin.


5. Nyanyian KJ. 106
“BERNYANYILAH MERDU”

2. O Bayi yang lemah, hatiku hiburlah;
b’rikanlah berkatMu, curahkan kurnia
dan bimbinglah jalanku di dalam dunia,
Raja mulia, Raja mulia.

3. PadaMu yang lembut ‘ku datang bertelut.
Kau menanggung dosa seluruh umatMu
Dan kauberi sentosa mengganti kemelut.
‘Ku sembah sujud, ‘ku sembah sujud.


6. MANUSIA MEMBERONTAK KEPADA TUHAN :

L: Dalam berita penciptaan, Tuhan menempatkan manusia di Taman Eden (Kej. 2:8),
sebagai tempat membangun persekutuan antara manusia dengan Tuhan. Ya, di taman, bukan di hutan,
sebab di taman Eden-lah berlangsung kehidupan yang teratur dan harmoni sesuai dengan
kehendak Tuhan. Namun, manusia tidak mampu bertahan untuk taat kepada Penciptanya,
mereka memlih melawan Tuhan.

J: Membuka komunikasi dengan iblis, melupakan Firman Tuhan, menyebabkan Hawa terjebak
pada jerat iblis.

L: Adam, sebagai sosok suami yang tidak mampu berkata tidak pada isterinya ketika
melakukan yang berlawanan dengan Firman Tuhan. Dia adalah tipe suami yang penurut kepada istri,
tidak menjalankan tugasnya sebagai pemimpin keluarga dengan benar.
Keduanya bersama-sama jatuh ke dalam dosa.

J: Dosa juga merusak hubungan keluarga, sebagaimana terjadi antara Kain dan Habel.
Membiarkan rasa iri hati menguasi diri berlanjut kepada dendam dan akhirnya terjadi pembunuhan.

L: Ketika dosa menguasai hati manusia, ilmu pengetahuan dan teknologi yang dimiliki
menyebabkan dia jatuh pada tinggi hati, bahkan ingin merebut tahta Tuhan.
Itulah yang nyata dalam rancangan membangun Menara Babel.

J: Isebel merupakan tipe manusia yang ambisius, ingin mengambil yang bukan miliknya
dengan menebarkan hoax hanya untuk mencapai keinginannya.
Bahkan kedudukan dan kuasa suaminya digunakan untuk merusak dan merampas hak orang lain.

L: Seiring perjalanan waktu, kita melihat semakin marak bentuk dan akibat dosa
bagi kehidupan manusia, yang merusak sendi-sendi kehidupan. Kasih sayang makin krisis,
manusia semakin menjauh dari Tuhan. Karena itu dalam kerendahan hati,
marilah tunduk di hadapan Tuhan untuk memohon keampunan dosa kita.

J: (Menyanyikan) KJ. 27
MESKI TAK LAYAK DIRIKU
(jemaat Berdiri)

1. Meski tak layak diriku, tetapi kar’na darahMu
dan kar’na Kau memanggilku, ‘ku datang, Yesus, padaMu.


7.Pengakuan Dosa;

U: Ya Tuhan Allah yang Mahakudus. Pada malam Natal ini kami datang mengaku dosa kami,
yang kami lakukan melalui perkataan, penglihatan dan perbuatan kami.

H: Ya Tuhan, kasihanilah kami umatMu

U: Engkau telah menyatakan kasihmu kepada kami melalui kelahiranMu ke dunia ini,
supaya kami memperoleh keselemataan dan kehidupan. Namun karena egoisme yang tinggi,
semakin berkurang keperdulian kami kepada orang yang membutuhkan. Diri kami masih
dikuasai iri hati, dendam serta roh perselisihan yang merusak persaudaraan kami.

H: Ya Tuhan, penuhilah hati kami dengan kasihMu, agar kami menjadi pengasih kepada
semua orang.

( hening-doa pribadi – musik KJ 27)

U: Janji Allah tentang pengampunan dosa: Dia yang tidak mengenal dosa
telah dibuat-Nya menjadi dosa 1 karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.
Kemuliaan bagi Allah di tempat yang Mahatinggi.
Semua: Amin ( jemaat duduk )


8. Nyanyian KJ. 117
HAI ANAK SEMUA

1. Hai anak semua, cepat marilah!
Masukilah kandang yang amat rendah dan lihatlah
Bayi yang tidur nyenyak, tergolek dalam palungan ternak.

2. O, lihatlah Dia bersinar terang,
lembut bercahaya di malam kelam meski dalam lampin,
lebih mulia dibanding malaikat di sorga cerah.

9. YESUS SEBAGAI PUSAT INJIL
(1 Timotius 3:14-16)

L: Semuanya itu kutuliskan kepadamu, walaupun kuharap segera dapat mengunjungi engkau.

J: Jadi jika aku terlambat, sudahlah engkau tahu bagaimana orang harus hidup sebagai
keluarga Allah, yakni jemaat dari Allah yang hidup, tiang penopang dan dasar kebenaran

L: Dan sesungguhnya agunglah rahasia ibadah kita:
“Dia, yang telah menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia, dibenarkan dalam Roh;
yang menampakkan diri-Nya kepada malaikat-malaikat, diberitakan di antara bangsa-bangsa
yang tidak mengenal Allah; yang dipercayai di dalam dunia, diangkat dalam kemuliaan.
Demikian Firman Tuhan. Berbahagialah orang yang mendengar Firman Allah serta memliharanya,
Amin. .


10. Nyanyian KJ. 92
‘MALAM KUDUS’

1. Malam kudus, sunyi senyap; dunia terlelap.
Hanya dua berjaga terus ayah bunda mesra dan kudus;
Anak tidur tenang, Anak tidur tenang.

2. Malam kudus, sunyi senyap. Kabar Baik menggegap;
bala sorga menyanyikannya, kaum gembala menyaksikannya:
“Lahir Raja Syalom, lahir Raja Syalom!”

3. Malam kudus, sunyi senyap. Kurnia dan berkat
tercermin bagi kami terus di wajahMu, ya Anak kudus,
cinta kasih kekal, cinta kasih kekal.


11. JURUSELAMAT DATANG KE DUNIA:
U: Sungguh besar kasih Allah akan dunia ini, Ia mengaruniakan AnakNya yang tunggal,
supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa,
tetapi beroleh kehidupan yang kekal.

H: Yusuf dan Maria menjadi alat Tuhan untuk mewujudkan rencana keselamatan-Nya.

U: Kelahiran Yesus bukan dari rancangan manusia, sebab Maria mengandung adalah dari
Roh Kudus, ketika masih tunangan, supaya genaplah yang dinubuatkan nabi:

H: Sesungguhnya anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki,
dan mereka akan menamakan Dia Imanuel, yang berarti Allah menyertai kita.

U: Para gembala di ladang, itulah yang pertama menerima berita kelahiran Juruselamat.
Mereka menerima berita tersebut dengan tulus, dan dengan bersatu hati mereka pergi ke Betlehem,
dan berjumpa dengan Jusuf, Maria dan bayi itu.

H: Para orang pintar, ahli bintang datang dari Timur,
dengan benar menggunakan pengetahuannya
untuk memahami tanda bintang yang ditunjukkan Tuhan, sebagaimana tertulis:
“Kami telah melihat bintang-Nya, dan kami datang untuk menyembah-Nya”

U: Emas, kemenyaan dan mur, mereka persembahkan kepada Yesus.
Marilah kita juga mempersembahkan syukur atas kelahiran Juruselamat kita,
yang rela bersama merasakan apa yang kita alami serta mengasihi kita.
Kita bangkit berdiri dan menyalakan lilin, supaya terang-Nya menyinari hidup kita.
(tujuh orang sintua datang ke depan membawa lilin menghadap altar/Pendeta—Pendeta
menyalakan lilin—- sambil berkata:
Pergilah, beritakanlah, bahwa Yesus adalah Terang Dunia.
Barang siapa yang percaya kepada-Nya tidak akan berjalan dalam kegelapan..

( sintua menyalakan lilin ke jemaat – dan diiringi musik
dan song leader menyanyi dengan pelan-di BE.616”)

J: menyanyikan KJ. 92
MALAM KUDUS’

1. Malam kudus, sunyi senyap; dunia terlelap.
Hanya dua berjaga terus ayah bunda mesra dan kudus;
Anak tidur tenang, Anak tidur tenang.

2. Malam kudus, sunyi senyap. Kabar Baik menggegap;
bala sorga menyanyikannya, kaum gembala menyaksikannya:
“Lahir Raja Syalom, lahir Raja Syalom!”

3. Malam kudus, sunyi senyap. Kurnia dan berkat
tercermin bagi kami terus di wajahMu, ya Anak kudus,
cinta kasih kekal, cinta kasih kekal.


12. Pengakuan Iman:

L: Marilah kita mengaku iman percaya kita, sebagaimana teman-teman seiman di seluruh dunia,
kita bersama-sama mengucapkannya:

J: Aku percaya kepada Allah….d.s.t…
– jemaat duduk –


13. Nyanyian KJ. 110
DI BETLEHEM T’LAH LAHIR SEORANG PUTRA ”
(Persembahan. Ia,Ib)

1. Di Betlehem t’lah lahir seorang Putera,
Semoga ‘ku menjadi abadi milikNya,
Sungguh, sungguh, abadi milikNya.

2. Hatiku kubenamkan di dalam kasihNya;
padaNya kuserahkan diriku s’lamanya,
sungguh, sungguh, diriku s’lamanya.

3. Ya Yesus, Kau kucinta sepanjang hidupku;
bagiku makin indah cahaya kasihMu,
sungguh, sungguh, cahaya kasihMu

4. Tandanya kuaminkan jaminan janjiMu:
padaMu kutitipkan seluruh hatiku,
sungguh, sungguh, seluruh hatiku


14. Kotbah: Matius 1:18-23
“Penggenapan Janji Allah”


15. Nyanyian KJ 101 : 1…
“Alam Raya Berkumandang“
(Pers. tu STT-HKBP/Sikola Pandita)

1. Alam raya berkumandang oleh pujian mulia;
dari gunung, dari padang kidung malaikat bergema:
Gloria in excelsis Deo! Gloria in excelcis Deo!

..instrument-musik…

2. Hai gembala, kar’na apa sambutan ini menggegar?
Bagi Maharaja siapa sorak sorgawi terdengar?
Gloria in excelsis Deo! Gloria in excelcis Deo!

..instrument-musik…

3. Sudah lahir Jurus’lamat itu berita lagunya.
Puji dan syukur dan hormat dipersembahkan padaNya.
Gloria in excelsis Deo! Gloria in excelcis Deo!

..instrument-musik…

4. Ikutilah, hai gembala, nyanyian sorga yang merdu;
mainkan suling dan rebana dan bersyukur di hatimu!
Gloria in excelsis Deo! Gloria in excelcis Deo!

..instrument-musik…

5. Mari, kita pun kesana untuk melihat Putera.
Mari, kita persembahkan suara dan hati padaNya!
Gloria in excelsis Deo! Gloria in excelcis Deo!


16. Doa : Persembahan, Bapa Kami, Berkat


IV. BERSALAMAN SAMBIL MENYANYIKAN:

Selamat Hari Natal & Tahun Baru
Salam bagimu sekalian, Selamat hari Natal dan Tahun Baru

Seluruh Parhalado dan Pangula Na Gok Tingki
HKBP KRAMATJATI

&
Praeses dan seluruh Pelayan Full Time
HKBP Distrik VIII Jakarta Raya pasahathon:
“Selamat Ari Natal 25-26 Desember 2019
dan
Selamat Tahun Baru 01 Januari 2020


Posted in natalTagged

One thought on “Ibadah Jelang Malam Natal 24 des 2019

Tinggalkan Balasan