Ibadah 00.00 wib 2019

Rangkaian Acara ibadah Keluarga Tahun baru

Jemaat HKBP Kramat Jati

ACARA TAHUN BARU KELUARGA 2019
1 Januari 2019. Pkl. 00.00 WIB


Se-HKBP Distrik VIII DKI Jakarta Raya

Tema:
Berbelaskasih kepada Orang Miskin” 
(Matius 25:40)
P : Pemimpin;
S : semua;
A: Anak

I. PERSIAPAN
Keluarga menentukan yang memimpin acara kebaktian; Di dalam kebaktian diadakan persembahan untuk Huria

II. KEBAKTIAN
1. PANGGILAN BERIBADAH.
P : Kita telah menerima bimbingan Tuhan mengarungi tahun 2018 dan menghantar kita ke tahun baru 2019. Saat ini, kita mensyukuri segala berkat Tuhan, serta memohon tuntunan tanganNya yang penuh kasih bagi kita sepanjang tahun ini.
S : Kiranya Tuhan yang senantiasa menyertai dan memberkati perjalanan hidup kita di tahun yang baru ini.
P : Sebagai ungkapan syukur kita bagi Tuhan, marilah kita mempersiapkan hati dan pikiran kita memasuki ibadah ini, kita memuji Tuhan dari BE. 70 : 1 3 O Jesus, sipangolu au BL. 36
1. Naung salpu taon na buruk i, Ho ma hupuji Tuhanki. (Ai diramoti Ho tongtong, tondingku dohot dagingkon 2X)
2. O Yesus kasihanilah, nyatakan kemurahanMu. Di tahun baru inipun berkatMu makin nyatalah. Di tahun baru inipun berkatMu makin nyatalah.

    2.  VOTUM  INTROITUS  DOA.
    P   :   Pertolongan kita hanya di dalam Nama Allah Bapa dan Nama AnakNya Tuhan Yesus Kristus dan Nama Roh Kudus
    S   :   Amin.
    P   :   Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti.
    S   :   Sebab itu tidak akan takut, sekalipun bumi berubah, sekalipun gunung-gunung goncang di dalam laut.
    P   :   Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab ia baik. Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setiaNya.
    S   :   Tuhan itu kekuatanku dan mazmurku, Ia telah menjadi keselamatanku
    P   :   Marilah kita berdoa.
            Allah Bapak kami, pengasih dan penyayang. Kami mengucap syukur dan berterimakasih kepadaMu atas  penyertaanMu bagi kami pada tahun yang lalu. Engkau memberi kami kekuatan, sukacita dan damai sejahtera dalam menjalani kehidupan kami dari waktu ke waktu.  Bila badai kepedihan menerpa, Tuhan memberi kami kekuatan. Bila jiwa kami menurun lemah, Tuhan memberi kami ketabahan. Ketika kami sakit, Tuhan memberi kesembuhan dan kesegaran. Dalam, kesesakan, Tuhan memberi kami kelegaan. Tuhan meluputkan kami dari rancangan jahat orang fasik, memberi  kedamaian dan kerukunan di tengah keluarga kami. Ya Tuhan, biarlah kasihMu yang abadi menaungi hidup kami selama tahun ini. Terangilah hati kami sehingga kami selalu setia mengikut dan menaati perintah Tuhan. Hanya Tuhanlah yang kami turuti dan sembah sepanjang hidup kami. Amen

3.  MENYANYI BE. 64 : 1  NAUNG MORU DO MUSE SATAON BL. 192
    1.   Naung moru do muse sataon, huhut lam suda bohalhi. Beha do au na sai laon,  Ture do pangalahongki. Lam ganda haporseaonku,  Nang holong ni rohangku pe.Di Jesus dohot Debatangku,  Nang di donganku sasude

4.  KILAS BALIK PERBUATAN TUHAN SELAMA TAHUN 2018.
    P   :   Marilah kita masing-masing mengingat kembali perjalanan hidup kita selama tahun 2018
                --hening30 detik
    P   :   Marilah berdoa di hati masing-masing, mensyukuri segala perbuatan Allah yang ajaib dalam hidup kita sepanjang tahun yang lalu.
    S   :   (berdoa dalam hati masing-masing.sekitar 30 detik)
    P   :   Sembari kita mengingat pertolongan Tuhan, baiklah kita mendengar Firman yang meneguhkan hati kita, dari Ulangan 28:1-2: Jika engkau baik-baik mendengarkan suara Tuhan, Allahmu, dan melakukan dengan setia segala perintahNya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka Tuhan, Allahmu akan mengangkat engkau di atas segala bangsa di bumi.
    J   :   Segala berkat ini akan datang kepadamu dan menjadi bagianmu, jika engkau mendengarkan suara Tuhan Allahmu.

7.  MENYANYI BE. 66 : 2 DEBATA BAEN DONGANMI BL. 52
    2.  Debata baen donganmi,  Molo Debata donganmu
        Ndang tarbahen ho be lilu, sai ture do langkami
        Debata baen donganmi,  Debata baen donganmi

8.  RENUNGAN : 

Renungan
..Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudaraku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk aku(Matius 25:40)

Sepatutnyalah kita mengucap syukur kepada Tuhan kita Yesus Kristus, atas kebaikan-Nya kita dihantarkan memasuki tahun 2019 ini dengan selamat. Jika sejenak kita mengingat perjalanan hidup kita di tahun 2018, ini merupakan momen mengevaluasi sudah sejauh mana kita telah melakukan kehendak Tuhan dalam kehidupan kita? Jika kita menghitung hari, telah berulang kali kita mendengar, belajar atau memperbincangkan Firman Tuhan baik di tengah keluarga, persekutuan kategorial, kebaktian lingkungan dan di ibadah Gereja. Kita harus bersyukur jika Tuhan masih memberi kesempatan bagi kita untuk mendengar Firman Tuhan, sementara ada saudara kita di tempat lain yang begitu susah untuk mendapat kesempatan dan tempat melakukan ibadah dan mendengarkan Firman Tuhan.
Firman Tuhan saat ini mau mengajak kita untuk meninjau ulang tentang buah dari pendengaran kita akan Firman Tuhan. Nas ini merupakan bagian akhir rangkaian nubuat dan ajaran Tuhan Yesus tentang kedatangan-Nya dan penghakiman akhir kelak. Suatu hari kelak bila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya, Ia akan datang sebagai Raja yang adil. Ia akan memisahkan bangsa-bangsa menjadi dua golongan seperti gembala yang memisahkan domba dan kambing. Domba diberi hak masuk ke dalam kemuliaan Sang Raja sedang kambing dimasukkan ke dalam siksaan kekal. Raja yang adil memperhatikan pola dan gaya hidup para murid-Nya selama di bumi ini. Apa yang dilakukan oleh murid-murid-Nya, sekalipun tidak menjadi motivasi murid-murid untuk mendapatkan pahala, ternyata dihargai dan Raja memberikan kemuliaan dan hidup kekal kepada mereka. Penggambaran tentang apa yang akan terjadi kelak di hadapan takhta kemuliaan Raja hendaknya menjadi pelajaran yang perlu kita camkan dan lakukan. Perhatian, bantuan, pemberian tidak kita arahkan kepada orang yang dapat membalas kebaikan kita; justru kepada yang paling hina, kepada yang tidak dapat membalas, kepada yang paling membutuhkan. Itu pun kita lakukan bukan untuk menumpuk pahala dalam Kerajaan Allah tetapi dalam ketulusan, kerendahan hati, dan tidak bermotivasi keuntungan atau kemuliaan diri.
Mari kita isi hari-hari kehidupan kita di tahun 2019, dengan sikap hidup rendah hati, murah hati dan suka menolong orang yang lemah. Dengan demikian, hidup kita menjadi berkat bagi dunia. Hal itu dapat kita lakukan bila hidup kita senantiasa ada di dalam Yesus dan Yesus di dalam kita, sehingga kita berbuah yang baik. Dengan membuahkan yang baik, kita melangkah menjalani tahun baru ini dengan keyakinan berkat Tuhan akan dilimpahkan bagi kita. Tantangan, masalah mungkin akan kita alami seiring dengan perjalanan waktu, namun harus kita ingat bahwa tugas kita adalah tetap berbuat baik kepada semua orang, sebab kita yakin bahwa perbuatan baik akan mengalahkan kejahatan, sebagaimana dikatakan Paulus dalam Roma 12:21 kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan. tunjukkan buah iman dan pendengaran kita terhadap Firman Tuhan dengan komitmen melakukan pelayanan diakoni kepada setiap orang yang membutuhkan. Selamat menjalani tahun 2019, Tuhan Yesus memberkati, Amin.

9.  MENYANYI BE. 69 : 2 Ungkap bahal na umuli BL. 84
    2.  Pingkiranku ulaonku, Tau pasangap Ho ma i
        Dungo manang modom ahu,  Ho tongtong di lambungki
        Nang lao ruar masuk pe,  Ho ma donganki muse

10. Mengucapkan selamat Tahun Baru dan Kesan dan Pesan : masing-masing anggota keluarga. Anak-anak kepada orangtua, suami-istri dan nasehat dari orangtua.

11. DOA SYAFAAT  :

12. MENYANYI BE. 68 : 1 + 5 IHUTHON AU SUDE HAMU BL. 93 (persembahan.)
    1.  Masilelean angka taon,  Ro di ujungna sogot
        O Jesus lehon parrohaon,  Na naeng tongtong marningot
        Di halalao ni aringki,  Huhut manimbang ujung ni

    5.  Tuhanku Yesus tolonglah. Di tahun yang kan datang. Imanku berbuah lebat, batalkanlah hukuman. Kuatkan aku hambaMu memuliakan namaMu.

13. MENAPAKI TAHUN 2019 DALAM PENYERTAAN TUHAN.
    P   :   Tuhan telah memberi jaminan bagi kita menjalani tahun 2018 sebagai tahun Kesehatan bagi HKBP. Mari kita jalani tahun ini dengan sikap kritis menguji segala sesuatu apakah itu berkenan kepada Tuhan?
    S   :   Ya Tuhan, kuatkan kami untuk melakakukan kehendakMu.
    P   :   Tuhan tidak janjikan hidup kita tanpa tantangan dan persoalan, tetapi Dia memberi jaminan penyertaan dan pemeliharaanNya atas  hidup kita.
    S   :   Ya Tuhan, kuatkan kami untuk melakakukan kehendakMu.

    14. DOA PENUTUP (Bapa kami yang di sorga) Lanjut dengan bersalam-salaman.

Posted in Kebaktian Minggu

Tinggalkan Balasan