Arti Nama Minggu HKBP

ARTI MINGGU DALAM MINGGU GERAJAWI ;


e-Hardware Table Counter


Nama-nama Minggu beserta maknanya (H.K.B.P)

No Nama MINGGU Indonesia Batak Toba
01 EPIPHANIAS (Latin) Allah menjadi Manusia Hapapatar, (Debata gabe Manisia)
02 SEPTUAGESIAMA (Latin) 70 hari sebelum Kebangkitan Tuhan Jesus Kristus 70 ari dijolo ni ari Haheheon ni Tuhan Jesus Kristus
03 SEXAGESIMA (Latin) 60 hari sebelum Kebangkitan Yesus Kristus (Paskah) 60 ari dijolo ni ari Haheheon ni Jesus Kristus
04 ESTOMIHI (Latin) Tuhanlah Gunung batu dan pertahananku Sai Ho ma gabe Partanobatoanku
05 INVOCAVIT (Latin) Berserulah kepadaKu Jouhon Ahu
06 REMINISCERE (Latin) Ingatlah segala rahmat, kasih setiaNya Sai ingot ma denggan ni basaNa.
07 OKULI (Esperanto) Mataku tetap terarah kepada TUHAN Sai tong mangaranapi matangku tu Jahowa
08 LETARE (Rumania) Bersukacitalah dan bersorsoraklah Marlas ni roha ma hamu
09 JUDIKA (Latin) Berilah keadilan kepadaku Luluhon ahu ale Jahowa
10 PALMARUM (Latin) Hari Palm / Palma, Tuhan memasuki Gerbang Yerusalem, Minggu perayaan sukacita namun juga dukacita akan penyaliban Kristus. Maremare/Palm
Hamamasuk ni Kristus di harbangan Yerusalem
11 QUASIMODOGENITI (Latin) Seperti Bayi Yang Baru Lahir Songon posoposo na imbaru tubu
12 MICERICORDIAS DOMINI (Latin) Nyanyikanlah ! Kasih Setia TUHAN Sai endehon ma angka asi ni roha ni Jahowa
13 JUBILATE (Latin) Bersoraksorailah Bagi Allah, Hai seluruh Bumi. Marolopolop tu Debata ma sandok tano on
14 KANTATE (Latin) Nyanyikan Nyanyian Baru Bagi TUHAN Endehon hamu ende naimbaru di Jahowa
15 ROGATE (Latin) Berdoa Martangiang
16 EXAUDI (Latin) Dengar dan Jawablah Seruanku Tangihon ma ahu
17 TRINITATIS

(English Trinity)

Ketritunggalan Allah Hasitolusadaon ni Debata.
18 ADVEN (Esti) Penantian Kedatangan Kristus Panomunomuon Haroro ni Sipalua
19 NATAL

christmas (english)

Kelahiran Juruselamat Hatutubu ni Sipalua
20 TAHUN BARU Memasuki Tahun Baru / Masehi Taun Naimbaru

:arsip-dokument – hkbp kramatjati – 2012


HTML : Arti Nama -nama Minggu Tahun Gerejawi – Hkbp Kramatjati ;

MINGGU EPIPHANIAS
:Penampakan Allah: Allah menjadi Manusia
(Hapapatar)

MINGGU SEPTUAGESIAMA
:Tujuhpuluh hari sebelum Paskah/Kebangkitan Yesus Kristus
(70 ari dijolo ni ari Haheheon ni Tuhan Jesus Kristus)

MINGGU SEXAGESIMA
Enampuluh hari sebelum Paskah/Kebangkitan Yesus Kristus
(60 ari dijolo ni ari Haheheon ni Tuhan Jesus Kristus)

MINGGU ESTOMIHI
:Tuhanlah gunungbatu dan kubu pertahananku
(Sai Ho ma gabe Partanobatoanku)

MINGGU INVOCAVIT :
:Berserulah kepadaKu (Jouhon Ahu)

MINGGU REMINISCERE
:Ingatlah segala rahmat dan kasih setiaMu, ya TUHAN
(Sai ingot ma denggan ni basaNa)

MINGGU OKULI
:Mataku tetap terarah kepada TUHAN
(Sai tong mangaranapi matangku tu Jahowa)

MINGGU LETARE
:Bersukacitalah dan bersorsoraklah
(Marlas ni roha jala marolopolop ma)

MINGGU JUDIKA
:Berilah keadilan kepadaku
(Luluhon ahu ale Jahowa)

MINGGU PALMARUM
:Pesta Palma Minggu perayaan sukacita namun juga dukacita akan penyaliban Kristus.
(Maremare/Palm, Hamamasuk ni Kristus di harbangan Yerusalem).

MINGGU QUASIMODOGENITI
:Seperti Bayi Yang Baru Lahir
(Songon posoposo na imbaru tubu)

MINGGU MICERICORDIAS DOMINI
:Nyanyikanlah Kasih Setia TUHAN
(Sai endehon ma angka asi ni roha ni Jahowa)

MINGGU JUBILATE
:Bersoraksorailah Bagi Allah, hai Seluruh Bumi
(Marolopolop tu Debata ma sandok tano on)

MINGGU KANTATE
:Nyanyikanlah Nyanyian Baru Bagi TUHAN
(Endehon hamu ma di Jahowa)

MINGGU ROGATE
:Berdoa (Martangiang)

MINGGU EXAUDI
:Dengar Dan Jawablah Seruanku
(Tangihon ma ahu)

MINGGU TRINITATIS
:Ketritunggalan Allah
(Hasitolusadaon ni TUHAN)

MINGGU ADVEN
:Penantian Kedatangan Kristus
(Haroro /Panomunomuon ni Sipalua i)

MINGGU NATAL
:Kelahiran Juruselamat
(Hatutubu ni Sipalua)

MINGGU TAHUN BARU
:Memasuki Tahun Baru
(Taun Naimbaru)



arsip multimedia worship team worship-liric.hkbpkramatjati.com / http://www.hkbpkramatjati.com



Apa saja Hari Besar Gereja dan nama nama Minggu dalam Tahunan Gerejawi

Hari-hari khusus yang dirayakan oleh gereja/umat Kristen di seluruh dunia dalam rangka memelihara iman kristen dan menyaksikan karya penyelamatan Allah kepada dunia melalui Anak-Nya Yesus Kristus, Juruselamat dunia. Dalam tahun gerejawi, yang menonjol adalah hari raya Natal dan hari raya Paskah. Kedua hari raya ini merupakan hari-hari penentu bagi keseluruhan tahun gerejawi (Natal, Kesengsaraan, Paskah, Kenaikan, dan Pentakosta).

Dalam tahun gerejawi, warna memegang peranan penting. Setiap masa memiliki warna tersendiri, sehingga pelaksanaan tahun gerejawi disertai dengan penggunaan warna. Penggunaan warna kemudian diikuti dengan penggunaan simbol-simbol gerejawi, sehingga tahun gerejawi ditandai dengan simbol dan warna tertentu.

  1. EPIFANIA

Epifania berarti “membuat nyata/jelas”. Masa Epifania dimulai pada tanggal 6 Januari, lamanya bervariasi tergantung penetapan Paskah. Selambat-lambatnya masa Epifania berlangsung sampai Minggu Septuagesima, 64 hari sebelum Paskah. Gereja protestan merayakan Epifania sebagai hari penampakan Yesus setelah dibaptis atau hari perjamuan kudus yang pertama. Ibadah-ibadah ditekankan pada pernyataan Yesus sebagai “Terang bagi bangsa-bangsa kafir”.

Warna liturgy untuk masa Epifania : Putih

Simbol               : Bintang besegi lima didalam lingkaran

Warna dasar       : hijau

Warna bintang    : putih

Warna lingkaran : kuning

Arti:

Bintang adalah lambang cahaya dalam kegelapan. Bintang bersegi lima ini lebih dikenal dengan bintang Yakub yang menunjuk pada terbitnya bintang dari keturunan Yakub (bil. 24:17). Terbitnya bintang ini kemudian dinyatakan melalui kelahiran Yesus yang ditandai pula dengan munculnya bintang di timur (Mat. 2:1-2). Kristus disebut sebagai “Bintang Kejora”, “Bintang Timur” (Why. 22:16) yang gilang gemilang, yang menjadi cahaya dalam kehidupan kita.

  1. MINGGU PRA-PASKAH

Masa Pra-Paskah dirayakan tujuh (7) minggu sebelum Paskah. Selama masa Pra-Paskah jemaat melakukan puasa. Di beberapa gereja masa ini diisi dengan puasa solidaritas untuk diakonia.  Minggu Pra-Paskah merupakan masa untuk mawas diri dan bertobat dengan mengenang pengorbanan Kristus di kayu salib; masa untuk merenungkann ulang undangan hidup baru di dalam Kristus.

Warna liturgy untuk masa pra-Paskah adalah ungu atau hijau, dan pada hari Jumat Agung diganti warna hitam.

Symbol                            : Ikan (Ichtus)

Warna                              : Ungu tua

Warna tepi ikan dan huruf  : kuning

Tulisan di bawah ikan         : Yesus Kristus, Anak Allah, Juru Selamat.

Arti:

Ichtus adalah suatu sandi rahasia di kalangan orang Kristen mula-mula (terdapat dalam katakombe) yang mengalami penganiayaan. Dalam bahasa Yunani kata Ichtus berarti ikan dan merupakan huruf-huruf awal dari nama-nama Yunani bagi Kristus: Iesous Christos Theou Uios Soter yang artinya Yesus Kristus, Anak Allah, Juru Selamat.

  1. JUMAT AGUNG

Jumat Agung di rayakan untuk memperingati kesengsaraan dan kematian Yesus di kayu salib di Golgota untuk menyelamatkan manusia. Jumat Agung adalah hari yang muram, hari untuk berefleksi diri atas segala dosa yang telah dilakukan dan kesediaan untuk bertobat.

Warna liturgi Jumat Agung :  hitam.

Symbol                        : salib dan mahkota duri

Warna dasar               : hitam

Warna salib                 : putih

Wana mahkota           : kuning

Arti:

Salib merupakan lambang yang sudah sangat dikenal untuk menunjuk pada penderitaan Kristus.hukuman salib adalah hukuman mati yang sangat hina pada jaman kuno di Timur Tengah, kemudian digunakan juga oleh bangsa Romawi. Salib dan mahkota duri menunjukkan penghinaan dan kekejaman manusia terhadap Yesus sampai pada kematian-Nya di kayu salib.

  1. PASKAH

Paskah dirayakan sebagai hari kebangkitan Kristus yang merupakan dasar kekristenan. Masa Paskah dimulai pada Minggu Paskah dan dilanjutkan selama 50 hari sampai Pentakosta. Paskah dari kata Ibrani “pesah” yang berarti “melewati” atau “berlalu”, bagi orang percaya berarti berlalunya kuasa dosa dalam hidupnya.

Warna liturgy untuk Paskah  : putih

Symbol                               : bunga lily (putih)

Warna dasar                        : putih

Arti:

Bunga lily merupakan symbol kekekalan. Untuk tumbuh menjadi pohon, umbi bunga lily harus ditanam dan mati di dalam tanah, sesudah itu baru tumbuh kehidupan baru. Lewat Paskah orang percaya telah menerima kehidupan baru yang kekal karena penderitaan dan kematian serta kebangkitan Kristus.

  1. KENAIKAN

Dengan kenaikan-Nya ke sorga, Kristus diakui sebagai Raja di atas segala raja dan Tuhan di atas segala tuhan. Yesus yang mati dan bangkit telah ditinggikan Allah, sehingga mengambil bagian dalam kemuliaan, kekuasaan, dan pemrintahan Allah secara penuh.

Warna liturgy untuk kenaikan: putih

Symbol : salib dan mahkota kemuliaan

Warna dasar : putih

Warna mahkota dan salib : kuning

Arti:

Melalui penderitaan dan kematian Kristus, mahkota duri yang diletakkan di kepala-Nya diganti   dengan  mahkota  kemuliaan  yang dinyatakan melalui kenaikan-Nya. Setiap orang yang percaya kepada-Nya akan memperoleh mahkota kehidupan (Why. 2:10).

  1. PENTAKOSTA

Pentakosta artinya hari kelima puluh (sesudah paskah). Pentakosta dirayakan sebagai hari turunnya Roh Kudus dan hari kelahiran gereja.

Warna liturgy untuk hari Pentakosta: hijau.

Symbol : burung merpati (7ekor), atau lidah api (7buah) dan seekor burung merpati yang menukik.

Warna dasar               : merah

Warna merpati            : perak

Warna lidah api           : kuning pada tepinya

Arti:

Ketujuh ekor burung merpati atau ketujuh lidah api melambangkan ke tujuh Roh Allah (Why. 4:5) membentuk lingkaran yang menghadirkan kekekalan. Kewtujuh ekor burung merpati atau ketujuh lidah api itu juga melambangkan tujuh buah karunia Roh Kudus (Why. 5:12 atau Yes. 12:2-3). Merpati yang menukik dan lidah api menunjuk pada peristiwa pencurahan Roh Kudus pada hari Pentakosta.

MINGGU PENTAKOSTA / MINGGU TRINITAS KE-1

Minggu Pentakosta diikuti oleh masa Trinitas, yang dimulai dengan Minggu Trinitas seminggu kemudian. Hari Minggu Trinitas dirayakan satu minggu sesudah hari Pentakosta (minggu I sesudah Pentakosta) untuk menyaksikan Allah yang esa. Dalam hari raya ini pernyataan Allah dan kekudusan keesaan-Nya menjadi pusat ibadah jemaat.

Warna liturgy Minggu Pentakosta / Minggu Trinitas ke-1: putih

Symbol                 : lingkaran segitiga / triquetra

Warna dasar         : putih

Warna lambang    : merah

Arti:

Lambang lingkaran segitiga merupakan lambang ketritunggalan yang mula-mula. Tiga buah lekukan yang tidak terputus, saling bersambung, menyatakan kekekalan dari ketritunggalan tersebut. Pada pusat ketiga lekukan tersebut terbentuk segi tiga yang merupakan symbol Tri tunggal.

ADVEN

Dari kata latin “Adventus” yang berarti kedatangan, yaitu kedatangan Tuhan Yesus (pada akhir zaman). Karena itu, masa Adven adalah masa penyadaran diri dan pertobatan. Selama Adven, pembacaan Alkitab ditekankan pada pembacaan nubuat-nubuat Perjanjian  Lama tentang kedatangan Mesias. Masa Adven yaitu empat (4) minggu sebelum tanggal 25 Desember.

Warna Liturgi untuk masa Advent : Ungu atau merah lembayung.

Simbol                         : Salib-Jangkar

Warna dasar               : ungu muda

Warna jangkar            : kuning

Arti:

Salib-Jangkar ini digunakan oleh orang Kristen mula-mula yang tinggal di katakombe (Goa bawah tanah untuk tempat persembunyian). Lambang ini adalah warisan bangsa Mesir kuno, namun kemudian menjadi lambang universal yang menunjuk pada penderitaan Kristus. Salab-Jangkar melambangkan pengharapan umat percaya di dalam masa kedatangan Kristus yang kedua.

NATAL

Natal adalah masa yang dimulai pada hari Natal dan berakhir selama 12 hari sampai tanggal 5 Januari malam, sebelum Epifania. Sejak akhir abad IV Natal dirayakan setiap tanggal 25 Desember sebagai peringatan kelahiran Kristus. Semula tanggal 25 Desember oleh dunia kafir dirayakan sebagai pesta Sol Invictus (matahari yang tak terkalahkan). Dengan merayakan 25 Desember sebagai kelahiran Kristus, gereja ingin menyatakan bahwa Terang yang baru, Matahari Kebenaran (Sol Institae), yang dinubuatkan nabi Maleakhi (Mal.4:2) adalah Kristus, Juru Selamat dunia yang datang dari Allah.

Warna liturgi untuk masa Natal: putih

symbol                        : palungan dan pelangi

Warna dasar                : putih

Warna pelangi              : merah, kuning, hijau

Warna palungan           : kuning

Arti:

Pelangi merupakan symbol kesetiaan dan cinta kasih Allah kepada dunia; Allah tidak akan menghancurkan bumi lagi (ingat air bah pada jaman Nuh). Pelangi juga mengingatkan kita tentang kesungguhan Allah untuk memenuhi janjiNya. Palungan memberi arti lawatan Allah kepada manusia yang nyata dalam diri anak-Nya yang tunggal Yesus Kristus sebagai Juru Selamat manusia. Pelangi dan palungan mengungkapkan kasih dan kesetiaan Allah terhadap dunia.

MINGGU SESUDAH MINGGU PENTAKOSTA / MINGGU TRINITAS

Minggu sesudah Pentakosta dirayakan selama 25 minggu. Masa ini disebut Masa Gereja Berjuang. Minggu sesudah Pentakosta untuk mengingatkan kita akan perjuangan hidup gereja sepanjang masa. Dalam perjuangan itu Allah menyertai gereja-Nya.

Simbol,  burung merpati dengan ranting zaitun diparuhnya, perahu layar, dan pelangi.

Warna dasar               : hijau

Warna pelangi             : merah, kuning, hijau

Warna burung              : putih

Warna ranting              : pinggir putih

Warna tiang dan layar   : putih (penuh)

Warna salib                 : hijau

Warna ombak              : putih

Warna perahu              : bergaris putih

Arti:

Perahu merupakan symbol gereja. Ide ini sangat berarti bagi orang Kristen mula-mula yang mengalami penganiayaan dan pergumulan. Mereka percaya bahwa Tuhan menjadi penolong dalam penganiayaan dan pergumulan itu. Hal tersebut ternyata dari perpaduan antara pelangi dan perahu. Dalam symbol ini janji Allah untuk memelihara gereja dan dunia mendapat tekanan yang kuat. Burung merpati dengan ranting zaitun di paruhnya mengungkapkan tentang janji keselamatan dan kehidupan dari Allah yang akan terus menyertai gereja sampai di tujuan.

PEMBAGIAN MINGGU MENURUT TAHUN GEREJAWI

Pembagian minggu-minggu menurut tahun gerejawi yang diikuti oleh gereja pada umumnya, adalah sebagai berikut :

NAMA HARI DEFENISI/MAKSUD WAKTU WARNA BENTUK
Minggu Advent Minggu persiapan Natal Empat minggu sebelum tanggal 25 Desember Ungu Salib jangkar
Hari Raya Natal Hari Kelahiran Kristus Tanggal 25 desember Putih Palungan dan pelangi
Minggu Epifania Hari pernyataan Yesus secara khusus baptisan-Nya S/d tanggal 06 Januari Hijau Bintang bersegi lima
Masa Prapaskah Persiapan Paskah Tujuh minggu sebelum Paskah Ungu atau hitam Ikan (Ichtus)
Jumat Agung Kematian Kristus Hari Jumat sebelum Paskah Hitam atau merah Salib dan mahkota duri
Paskah Kebangkitan Kristus Hari minggu Paskah Putih Bunga lili
Kenaikan Kristus Kenaikan Kristus ke surga Empat puluh hari sesudah Paskah Putih Salib dan mahkota kemuliaan
Pentakosta Turunnya Roh Kudus Sepuluh hari sesudah kenaikan merah Lidah api dan burung merpati
Minggu Pentakosta/Minggu Trinitas ke-1 Hari untuk menghayati ketritunggalan Allah Satu minggu sesudah hari Pentakosta Putih Triquetra
Hari-hari Minggu sesudah Trinitas ke-2 sampai ke-26 Masa gereja Berjuang 25 minggu sesudah minggu Pentakosta/Minggu Trinitas I Hijau Burung merpati dengan ranting-ranting zaitun di paruhnya, perahu berlayar, dan pelangi.

 

 

Keterangan secara rinci minggu-minggu tersebut sebagai berikut (kata yang dicetak miring menunjukkan arti minggu tersebut atau introitus dalam bahasa latin) :

  1. Minggu advent : empat minggu sebelum tanggal 25 Desember
  2. Hari raya Natal : tanggal 25 desember
  3. Minggu Epifania (hari pernyataan Yesus secara khusus : baptisan-Nya s/d tanggal 6 Januari).
  4. Minggu Septuagesima (ketujuh puluh: 70 hari sebelum Paskah).
  5. Minggu Sexagesima (keenam puluh:60 hari sebelum Paskah).
  6. Minggu Quinquagesima (kelima puluh: 50 hari sebelum Paskah).
  7. Minggu Esto Mihi (Minggu Sengsara I) “Jadilah bagiku” Maz. 31:3.
  8. Minggu Invocavit (Minggu Sengsara II) “Bila ia berseru kepadaKu, Aku akan menjawab …” (maz. 91:15).
  9. Minggu Reminiscere (Minggu Sengsara III) “Ingatlah segala rahmatMu dan kasih setiaMu, ya Tuhan”. (Maz. 25:6).
  10. Minggu Oculi (Minggu Sengsara IV) “Mataku tetap terarah kepada Tuhan …. (Maz. 25:15).
  11. Minggu Laetare (Minggu Sengsara V) “Bersukacitalah bersama-sama Yerusalem ….” (Yesaya 66:10).
  12. Minggu Judica (Minggu Sengsara VI) “Berilah keadilan kepadaku, ya Allah ….” (Mazmur 43:1).
  13. Minggu Palmarum (Minggu Sengsara VII).
  14. Hari Raya Paskah : Kebangkitan Kristus.
  15. Minggu Quasimodogeniti (Minggu Paskah ke-1) “ Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir … “

(II Petrus 2:2).

  1. Minggu Misericordias Domini (Minggu paskah ke-2) “ … bumi penuh dengan kasih setia Tuhan “ (Mazmur 33:5).
  2. Minggu Yubilate (Minggu Paskah ke-3) “Bersorak-soraklah bagi Allah, hai seluruh bumi …” (Mazmur 66:1).
  3. Minggu Cantatae (Minggu Paskah ke-4) “Nyanyikanlah nyanyian baru bagi Tuhan … “ (Mazmur 98:1).
  4. Minggu Rogate (Minggu Paskah ke-5) “Terpujilah Allah, yang tidak menolak doaku …” (Mazmur 66:20).
  5. Peringatan Kenaikan Yesus ke sorga.
  6. Minggu Exaudi “Dengarlah Tuhan, seruan yang kusampaikan ….” Mazmur 27:7.
  7. Pentakosta : hari turunnya Roh Kudus.
  8. Minggu Pentakosta/Minggu Trinitas ke-1.
  9. Minggu Trinitas ke-2 – ke-26.