ACARA 25 DESEMBER 2018 PUKUL 17.00 WIB

RANGKAIAN IBADAH DAN PERJAMUAN KUDUS

HKBP KRAMAT JATI – IBADAH NATAL

TEMA :
IMMANUEL : TUHAN BERSAMA KITA
(Matius 1 : 18 – 25)
Selasa, 25 Desember 2018

KJ. NO. 99 : 1 – 3
KJ. 99 GITA SORGA BERGEMA

  1. Gita sorga bergema, “Lahir Raja mulia!
    Damai dan sejahtera turun dalam dunia.”
    Bangsa-bangsa, bangkitlah dan bersoraklah serta,
    Permaklumkan Kabar Baik; Lahir Kristus, T’rang ajaib!
    Gita sorga bergema, “Lahir Raja mulia!”
  2. Yang di sorga disembah Kristus, Raja yang baka,
    lahir dalam dunia dan Maria bundaNya.
    Dalam daging dikenal Firman Allah yang kekal;
    dalam Anak yang kecil nyatalah Imanuel!
    Gita sorga bergema, “Lahir Raja mulia!”
  3. Raja Damai yang besar, Suraya Hidup yang benar,
    menyembuhkan dunia di naungan sayapNya,
    tak memandang diriNya, bahkan maut dit’rimaNya,
    lahir untuk memberi hidup baru abadi!
    Gita sorga bergema, “Lahir Raja mulia!”

KJ. NO. 109 : 6
KJ. 109 HAI MARI, BERHIMPUN

  1. Demi kita ini Ia sudah lahir.
    Peluk Dia dalam iman teguh:
    Cinta kasihNya patut kita balas
    Sembah dan puji Dia, Tuhanmu!

HUKUM TAURAT
MATIUS 25 : 40b

25:40 sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.

KJ. NO. 96 : 1 + 4
KJ. 96 DI MALAM SUNYI BERGEMA

  1. Di malam sunyi bergema nyanyian mulia.
    Malaikat turun mendekat dengan beritanya,
    “Sejaht’ra bagi dunia, t’lah datang Penebus.”
    Heninglah bumi mendengar nyanyian yang kudus.
  2. Hai, kamu yang menanggung b’rat, yang hidup tertekan,
    mendaki, susah jalanmu, langkahmu pun pelan,
    Hai lihat, hari jadi t’rang, bebanmu ditebus.
    Tabahkan hati dan dengar nyanyian yang kudus.

KJ. NO. 100 : 1
KJ. 100 MULIAKANLAH
Muliakanlah, muliakanlah Tuhan Allah, Tuhan Allah Mahatinggi!
Damai sejaht’ra turun ke bumi bagi orang pengasihanNya.
Muliakanlah Tuhan Allah! Damai sejaht’ra turun ke bumi bagi orang,
Bagi orang pengasihanNya, bagi orang pengasihanNya.
Muliakanlah, muiakanlah Tuhan Allah, Tuhan Allah Mahatinggi!
Damai sejaht’ra turun ke bumi bagi orang pengasihanNya.
Amin, amin, amin.

EPISTEL
ULANGAN 18 : 15 – 19

18:15 Seorang nabi dari tengah-tengahmu, dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku, akan dibangkitkan bagimu oleh TUHAN, Allahmu; dialah yang harus kamu dengarkan.
18:16 Tepat seperti yang kamu minta dahulu kepada TUHAN, Allahmu, di gunung Horeb, pada hari perkumpulan, dengan berkata: Tidak mau aku mendengar lagi suara TUHAN, Allahku, dan api yang besar ini tidak mau aku melihatnya lagi, supaya jangan aku mati.
18:17 Lalu berkatalah TUHAN kepadaku: Apa yang dikatakan mereka itu baik;
18:18 seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya.
18:19 Orang yang tidak mendengarkan segala firman-Ku yang akan diucapkan nabi itu demi nama-Ku, dari padanya akan Kutuntut pertanggungjawaban.

KJ. NO. 116 : 1 + 4
KJ. 116 YANG DIPUJI KAUM GEMBALA

  1. Yang dipuji kaum gembala dan disambut malak Allah.
    Yakni Raja Kemuliaan juga lahir bagimu.
  2. Kristus Raja, Allah kita yang menjadi manusia,
    puji, hormat dan syukur.

KJ. NO. 101 : 1…
KJ. 101 ALAM RAYA BERKUMANDANG

  1. Alam raya berkumandang oleh pujian mulia;
    dari gunung, dari padang kidung malaikat bergema:
    Gloria in excelsis Deo! Gloria in excelcis Deo!
  2. Hai gembala, kar’na apa sambutan ini menggegar?
    Bagi Maharaja siapa sorak sorgawi terdengar?
    Gloria in excelsis Deo! Gloria in excelcis Deo!
  3. Sudah lahir Jurus’lamat itu berita lagunya.
    Puji dan syukur dan hormat dipersembahkan padaNya.
    Gloria in excelsis Deo! Gloria in excelcis Deo!
  4. Ikutilah, hai gembala, nyanyian sorga yang merdu;
    mainkan suling dan rebana dan bersyukur di hatimu!
    Gloria in excelsis Deo! Gloria in excelcis Deo!
  5. Mari, kita pun kesana untuk melihat Putera.
    Mari, kita persembahkan suara dan hati padaNya!
    Gloria in excelsis Deo! Gloria in excelcis Deo!

KHOTBAH
MATIUS 1 : 18 – 25

1:18 Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri.
1:19 Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam.
1:20 Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: “Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus.
1:21 Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.”
1:22 Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi:
1:23 “Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel” — yang berarti: Allah menyertai kita.
1:24 Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil Maria sebagai isterinya,
1:25 tetapi tidak bersetubuh dengan dia sampai ia melahirkan anaknya laki-laki dan Yusuf menamakan Dia Yesus.

KJ. NO. 118 : 1…
KJ. 118 SUNGGUH MULIA

  1. Sungguh mulia, berkarunia Hari Natal yang kudus.
    Duka berakhir; Kristus t’lah lahir. Mari bernyanyi dengan merdu!
  2. Sungguh mulia, berkarunia Hari Natal yang kudus.
    Damai ilahi nyata kembali. Mari bernyanyi dengan merdu!
  3. Sungguh mulia, berkarunia Hari Natal yang kudus.
    Sambut semua pujian sorga. Mari bernyanyi dengan merdu!

ACARA PERJAMUAN KUDUS

KJ. NO. 312b
KJ 312b ANAKDOMBA ALLAH
Anakdomba Allah, yang menghapus dosa dunia, kasihanilah kami!
Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia, berilah kami damai!

KJ. NO. 311a
KJ. 311a O ANAKDOMBA ALLAH

  1. O Anakdomba Allah, tersembelih di salib, sabar setiap
    kala, walau ditimpa aib. Kautanggung dosa dunia, sengsara
    seluruhnya. Ampuni kami, o Yesus!

BN. NO. 155
KJ. 155 YERUSALEM, PUSAKA DAUD

  1. Yerusalem, pusaka Daud, betapa kau berubah!
    Mengapakahb tak lagi kau menjunjung citra sorga?
    Mesias datang padamu mencari kebajikan,
    Wajahmu dingin membeku dan Dia Kausalibkan.
  2. Yerusalem, mengapakah kausangkal maksud Tuhan?
    Dimanakah sejahtera yang harus kauwujudkan?
    Di zaman dulu sang Firaun telah berbuat jahat,
    Tak ubah kini punengkau membunuh Jurus’lamat.
  3. Yerusalem, o bundaku, nabi-nabi kaubunuh,
    dan yang diutus padamu engkau lempari batu.
    Merindu Yesus, Putra Daud, mengumpulkan anakmu;
    Engkau ternyata tidak mau, sebab terlalu angkuh.
  4. Yerusalem, Yerusalem, Rajamu sudah datang!
    Seorang Anak Betlehem empunya Kerajaan.
    TakhtaNya suci dan teguh, damaiNya tak berlalu
    Dan Ia menjadikanmu Yerusalem yang baru.

KJ. NO. 37a
KJ. 37a BATU KARANG YANG TEGUH

  1. Batu Karang yang teguh, Kau tempatku berteduh.
    Kar’na dosaku berat dan kuasanya menyesak,
    Oh, bersihkan diriku oleh darah lambungMu.
  2. Walau aku berjerih dan menangis tiada henti,
    apapun usahaku, tak menghapus dosaku.
    Hanya oleh kurbanMu Kaus’lamatkan diriku.
  3. Tiada lain kupegang, hanya salib dan iman;
    dalam kehampaanku kudambakan rahmatMu.
    Tanpa Dikau, Tuhanku, takkan hidup jiwaku.
  4. Bila tiba saatnya kutinggalkan dunia
    dan Kaupanggil diriku ke hadapan takhtaMu,
    Batu Karang yang teguh, Kau tempatku berteduh.

KJ. NO. 39
KJ. 39 ‘KU DIBERI BELAS KASIHAN

  1. ‘Ku diberi belas kasihan, walau tak layak hatiku;
    tadi ‘ku angkuh, kini heran: Tuhan, besarlah rahmatMu!
    Kidung imanku bergema: rahmatMu sungguh mulia,
    Kidung imanku bergema: rahmatMu sungguh muliia!
  2. Walau ‘ku patut dihukumkan, Kaulah penuh anugerah:
    darah PutraMu dicurahkan membasuh dosa dan cela.
    Di manakah selamatku? Hanyalah dalam rahmatMu,
    Di manakah selamatku? Hanyalah dalam rahmatMu.
  3. Ini tetap pengakuanku, jikalau orang ingin tahu:
    hanya berkat pengasihanMu rukunlah aku dan Engkau.
    ‘Ku merendahkan diriku dan kuagungkan rahmatMu,
    ‘ku merendahkan diriku dan kuagungkan rahmatMu.
  4. Jangan seseorang pun di dunia merampas harta hatiku:
    dasar percaya yang ‘ku punya dan alas doa yang teguh;
    hidup dan mati ‘ku tent’ram: rahmatMu, Tuhan, kugenggam,
    hidup dan mati ‘ku tent’ram: rahmatMu, Tuhan, kugenggam!
  5. Ya Tuhan, jangan ambil rahmat yang Kauberi kepadaku,
    kar’na dengannya aku s’lamat sampai ke dalam rumahMu:
    di sana kumuliakanlah rahmatMu s’lama-lamanya,
    di sana kumuliakan rahmatMu s’lama-lamanya!

KJ. NO. 29
KJ. 29 DI MUKA TUHAN YESUS

  1. Di muka Tuhan Yesus betapa hina diriku.
    Kubawa dosa-dosaku di muka Tuhan Yesus.
  2. Di muka Tuhan Yesus tersungkur kar’na dosaku,
    kubuka kerinduanku di muka Tuhan Yesus.
  3. Di muka Tuhan Yesus ‘ku insaf akan salahku;
    bertobat kini hatiku di muka Tuhan Yesus.
  4. Di muka Tuhan Yesus kudapat kasih sayangNya;
    hatiku pasrah berserah di muka Tuhan Yesus.

KJ. NO. 368
KJ. 368 PADA KAKI SALIBMU

  1. Pada kaki salibMu, Yesus, ‘ku berlindung;
    Air hayat Golgota pancaran yang agung.
    SalibMu, salibMu yang kumuliakan
    Hingga dalam sorga k’lak ada perhentian.
  2. Pada kaki salibMu kasihMu kut’rima;
    Sinar Bintang Fajar t’rang yang memb’ri cahaya.
    SalibMu, salibMu yang kumuliakan
    Hingga dalam sorga k’lak ada perhentian.
  3. Pada kaki salibMu kuingat kurbanMu,
    dalam jalan hidupku kukenang selalu.
    SalibMu, salibMu yang kumuliakan
    Hingga dalam sorga k’lak ada perhentian.
  4. Pada kaki salibMu ‘ku tetap percaya,
    hingga dalam sorga k’lak jiwaku bahagia.
    SalibMu, salibMu yang kumuliakan
    Hingga dalam sorga k’lak ada perhentian.

BN. NO. 476
BN No. 476 AKU BUKANLAH MILIKKU
Ndada Au Guru Di Au Be (BL No. 322)

G = Do 3/4, 4/4

1 Aku bukanlah milikku, Yesuslah pemiliknya

Tuhan Yesus Penebusku, ‘ku setia pada-Nya

    Refrein:

    ‘Ku bukan pemilikku, Yesus Jurus’lamatku, Pemilikku

    Dan selama aku hidup, Yesuslah pemilikku

2 Bukan aku tapi Yesus memiliki diriku

Seluruhnya ‘ku serahkan pada Yesus Tuhanku

    Refrein:

    ‘Ku bukan pemilikku, Yesus Jurus’lamatku, Pemilikku

    Dan selama aku hidup, Yesuslah pemilikku

3 Harta dan pekerjaanku, memuliakan nama-Mu

Tercurah darah kudus-Mu, sungguh besar kasih-Mu

   Refrein:

    ‘Ku bukan pemilikku, Yesus Jurus’lamatku, Pemilikku

    Dan selama aku hidup, Yesuslah pemilikku

4 Di tangan-Mu ya Tuhanku, sudah ada namaku

‘Ku ‘kan memuliakan nama-Mu, s’lama ada nafasku

    Refrein:

    ‘Ku bukan pemilikku, Yesus Jurus’lamatku, Pemilikku

    Dan selama aku hidup, Yesuslah pemilikku

KJ. NO. 367 : 1
KJ. 367 PADAMU, TUHAN DAN ALLAHKU

  1. PadaMu, Tuhan dan Allahku, kupersembahkan hidupku:
    dariMu jiwa dan ragaku, hanya dalamMu ‘ku teduh.
    Hatiku yang Engkau pulihkan padaMu juga kuberikan.
  2. Di dalam Yesus Kaunyatakan, ya Bapa, isi hatiMu:
    curahan kasih, kesukaan Engkau limpahkan bagiku.
    Andaikan orang menyadari, niscaya, Tuhan, Kau dicari.
  3. Kumuliakan kuasa kasih, yang dalam Yesus terjelma;
    ‘ku berserah sebulat hati di dalam arus rahmatNya.
    Diriku tak kuingat lagi, lautan kasih kuselami.
  4. Betapa Kau mencari aku, hatiMu rindu padaku.
    Kauraih aku kepadaMu membuat aku milikMu.
    Diriku sudah Kaukasihi, Kau jualah yang aku pilih.
  5. NamaMu, Yesus, suci agung, ya Sumber kasih kurnia;
    padamu datanglah umatMu mencari hidup yang baka.
    Yang bertelut bertadah-tangan, berlimpah-limpah Kaukenyangkan.
  6. Ya Yesus, namaMu kiranya dalam hatiku tertera, supaya
    dalam hidupku nyatalah: Seluruh kata dan
    kerjaku biar penuh dengan namaMu.
Posted in Kebaktian Minggu

Tinggalkan Balasan